Yang Perlu Anda Ketahui sebelum Berwirausaha

Indonesia dikenal sebagai salah satu negara dengan jumlah penduduk terbanyak di dunia, yaitu mencapai jumlah 250 juta jiwa hingga pertengahan tahun 2013. Kepadatan penduduk cenderung memicu permasalahan, diantaranya pengangguran.

Hal ini karena pesatnya pertumbuhan jumlah penduduk tidak diimbangi dengan bertambahnya lapangan pekerjaan. Berwirausaha bisa menjadi solusi terbaik bagi mereka yang telah mengirimkan banyak surat lamaran kerja dan bosan menunggu panggilan interview.

Bagi mereka yang tidak mampu bekerja di bawah tekanan atau bosan dengan rutinitas kantor yang begitu-begitu saja, wirausaha merupakan salah satu cara untuk menghidupi diri sendiri dan keluarga tanpa harus mematuhi perintah dari pihak lain.

Setelah memutuskan untuk memilih wirausaha sebagai mata pencaharian, timbulah satu permasalahan klasik, yaitu dari mana kita bisa mendapatkan modal? Anda bisa memperoleh modal untuk usaha dengan cara :

Menabung

Anda telah bekerja sebagai karyawan atau staf tetap di suatu instansi yang merasa jenuh melakukan pekerjaan yang sama setiap hari. Jika Anda telah bertekad bulat untuk mencoba berwirausaha, ada baiknya jika Anda menyisihkan beberapa persen dari penghasilan untuk Anda gunakan sebagai modal usaha.

Memulai usaha dengan modal yang berasal dari dana pribadi selalu lebih baik karena Anda tidak memiliki beban angsuran. [Baca: Jangan Jadikan Modal Sebagai Alasan untuk Menyerah]

Sistem bagi hasil

Jika Anda tak mempunyai tabungan untuk memulai suatu usaha, Anda bisa mengajak seorang rekan yang telah Anda percayai untuk merealisasikan rencana Anda. Dalam sistem bagi hasil Anda dan rekan perlu membuat perjanjian tertulis tentang persentase pembagian keuntungan usaha.

Misalnya, Anda merupakan pihak penyedia tenaga dan tempat sementara rekan Anda merupakan pihak pemodal. Pada kondisi semacam ini tentunya persentase keuntungan rekan Anda sedikit lebih besar dibandingkan persentase keuntungan yang Anda terima.

Melakukan pinjaman modal usaha

Anda juga dapat memperoleh modal dengan cara mengajukan permohonan pinjaman pada bank. Salah satu produk pinjaman yang dapat Anda gunakan adalah KUR (Kredit Usaha Rakyat), yaitu salah satu program rancangan pemerintah untuk memudahkan upaya masyarakat dalam hal wirausaha sekaligus menciptakan lapangan pekerjaan.

[Baca: Cicipi Kredit Usaha Rakyat Demi Kesejahteraan]

KUR cukup menguntungkan bagi para pemula wirausaha karena suku bunga pinjaman yang diberlakukan cukup rendah, sehingga peminjam tidak akan merasa terbebani dengan angsuran pinjaman yang terlalu besar saat mereka sedang merintis usahanya.

[Baca: Belajar Menghitung Bunga dan Cicilan Kredit Usaha Rakyat Yuk!]

Berdasarkan skenario peminjaman atau lending rational, pinjaman atau kredit usaha dapat dikategorikan sebagai berikut:

a. Asset Convertion Lending

Asset Convertion Lending merupakan pinjaman untuk menambah modal usaha yang akan segera digunakan. Misalnya Anda membuka wirausaha di bidang penjualan sembako dan kewalahan memenuhi permintaan konsumen menjelang hari raya akibat kurangnya modal.

Anda dapat mengajukan pinjaman dengan ketentuan asset convertion lending, dimana Anda menggunakan pinjaman untuk membeli barang yang dibutuhkan oleh konsumen dan segera membayar kembali pinjaman tersebut setelah barang dagangan Anda terjual.

b. Cash Flow Lending

Anda dapat mengajukan kredit usaha cash flow lending sebagai modal dalam bentuk uang kas dengan jangka waktu yang disepakati bersama pihak bank.

Misalnya, Anda mengalami kekurangan modal untuk membeli barang yang akan dijual kembali pada konsumen, sehingga harus mengajukan pinjaman modal usaha pada bank dalam bentuk cash flow lending. Anda harus mengangsur kembali pinjaman tersebut dalam jangka waktu tertentu menggunakan sebagian dari keuntungan usaha.

c. Asset Protection Lending

Pinjaman usaha dengan kategori asset protection lending bertujuan untuk melindungi uang kas atau modal awal Anda saat wirausaha yang Anda jalankan telah mengalami perkembangan. Misalnya saja usaha sembako Anda telah tumbuh sekitar 10% dibandingkan beberapa bulan lalu saat Anda sedang mulai membuka usaha.

Pertumbuhan usaha tentunya harus diimbangi dengan pertumbuhan modal agar Anda dapat mengembangkan toko sembako dengan menambah jumlah dan jenis barang yang diperdagangkan. Untuk mencegah kas toko Anda dari kekosongan dana sementara menunggu barang-barang dagangan laku terjual, Anda dapat mengajukan pinjaman asset protection lending yang besarnya ditentukan berdasarkan pertumbuhan usaha Anda.

Kami dapat membantu Anda untuk mendapatkan pinjaman modal usaha secara cepat, tepat dan aman. Untuk informasi selengkapnya silakan kunjungi DuitPintar.com.