Wujudkan Rumah Impian Melalui KPR

Rumah, adalah tempat dimana kita berlindung, dan berkumpulnya sebuah keharmonisan dalam berumah tangga. Rumah idaman, dapat anda wujudkan melalui sistem kredit atau dengan istilah KPR (Kredit Pemilikan Rumah).

Maka dari itu ada beberapa hal yang harus diketahui dalam mewujudkan rumah idaman Anda. Langkah langkah dalam mengajukan Kredit rumah, kami bagi menjadi 8 (delapan) seperti ulasan berikut ini.

1. Menentukan rumah yang diinginkan.

Tentunya Anda diwajibkan memilih rumah yang nantinya akan Anda beli, saat ini banyak sekali media cetak atau elektronik dalam mencari properti di Indonesia. Anda dapat memilih berdasarkan lokasi, harga maksimum, atau spesifikasi lainnya. Disarankan agar Anda memiliki beberapa alternatif rumah pilihan, dengan tujuan agar dapat membandingkan dari segi harga, lokasi, maupun luasnya. Jelaskan bahwa Anda akan membeli melalui sistem KPR.

2. Rumah yang bersih dari proses hukum (sengketa)

Pastikan rumah tersebut tidak bermasalah, artinya memiliki sertifikat lengkap, termasuk IMB (Izin Mendirikan Bangunan) dan tidak dalam kondisi sengketa.

3. Ikatan tanda jadi

Jika rumah sudah ditentukan, ikatlah dengan tanda jadi. Hal ini adalah bentuk keseriusan Anda untuk memiliki rumah idaman tersebut. Kisaran nominalnya bersifat negotiable, yang jelas bahwa ikatan tanda jadi ini dibawah uang muka atau DP (DownPayment).

4. Pelunasan

Sesuai dengan tenggat waktu yang telah disepakati, Anda diwajibkan untuk melunasi uang muka yang berkisar Antara 20-30%.

5. Proses pengajuan ke bank

Setelah proses diatas, selanjutnya Anda dapat mengajukan kepada pihak bank. Jika rumah tersebut dibeli dari developer (pengelola / pengembang perumahan), biasanya mereka memberikan jasa untuk membantu Anda dalam menangani hal ini. Namun jika Anda tidak membeli melalui pengelola, maka Anda sendiri yang akan mengurus sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan.

Untuk mengajukan KPR, Anda diwajibkan mengisi formulir yang telah disiapkan oleh pihak bank, setelah itu melengkapi dengan dokumen sebagai persyaratan pengajuan KPR, yaitu KTP suami dan istri (jika telah menikah), Kartu Keluarga, surat keterangan penghasilan, laporan keuangan (jika anda seorang wirausaha),  NPWP pribadi, SPT PPh pribadi, copy sertifikat rumah beserta copy IMB.

6. Survey lokasi

Proses survey ini dilakukan oleh pihak bank, dengan tujuan yaitu melakukan survey ke tempat Anda bekerja, lalu ke rumah Anda, serta meninjau rumah idaman yang Anda kehendaki.

7. Wawancara

Berikutnya, Anda akan di undang oleh pihak bank untuk proses wawancara. Untuk lokasi biasanya akan dilakukan di kantor bank tersebut, atau tidak tertutup kemungkinan di kantor Anda. Inti dari wawancara ini adalah bertujuan sejauh mana tingkat keseriusan Anda dalam mengajukan KPR,serta bagaimana kondisi keuangan, dan langkah-langkah Anda dalam memenuhi tanggung jawab dalam membayar angsuran setiap bulan selama jangka waktu yang telah disepakati.

8. Proses akad kredit

Setelah pihak bank menyetujui pengajuan Anda,maka penandatanganan akad kredit menjadi tahap akhir dalam proses ini. Dalam akad kredit tercantum perjanjian Antara Anda dengan pihak bank, baik nilai kredit yang diberikan oleh bank, besaran bunga, angsuran, jangka waktu, serta cara pembayarannya.

Dengan menandatangani akad kredit, artinya Anda telah mendapatkan kunci, dan resmi memiliki rumah. Pihak bank akan membayarkan kekurangan tersebut kepada pihak developer. Nah, bagi Anda yang ingin memiliki rumah, silahkan Anda kunjungi kami di KreditAja.com dan wujudkan impian Anda untuk memiliki rumah idaman.