Wow, 8 Juta UMKM Go Digital di 2019

Pemerintah menargetkan 8 juta Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) go digital melalui platform marketplace hingga 2019 mendatang.

Berdasarkan data pemerintah, jumlah UMKM di Indonesia terdapat 59,6 juta. Dari jumlah tersebut, pemerintah menargetkan pada 2020 sebanyak 8 juta UMKM sudah go online di marketplace.

Menurut Direktur Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim dari Kementerian Kementerian Komunikasi dan Informatika, Septriana Tangkary tahun lalu telah ada 4,6 juta UMKM yang telah masuk platform marketplace.

“Tahun lalu 4,6 juta UMKM sudah di marketplace,” ujar Septriana di Jakarta Convention Center, Jumat (28/9/2018).

Menurutnya, pemerintah akan terus mendorong UMKM agar lebih masif go digital dalam mengembangkan usahanya.

Selain dapat meningkatkan akses pasar, UMKM juga dapat meningkatkan omzet pendapatan dengan menggunakan platform digital.

“Kenapa kita dorong? Kita mau mengajak UMKM untuk naik kelas. Bisa dua kali lipat pendapatannya. Misalnya kalau jual offline dapat Rp 30 juta, online bisa Rp 60 juta,” jelasnya.

Sementara itu, dengan masifnya UMKM go digital juga akan semakin mendorong produk-produk lokal bersaing dipasaran.

Sebab, selama ini marketplace di Indonesia masih dibanjiri oleh produk impor dari negara lain.

“Karena itulah kita ajak 8 juta UMKM go online. Sehingga pendapatan masyarakat naik. Promosi berjalan lancar sesuai harapan Pak Joko Widodo akan hasilkan 300 juta dollar AS atau Rp 1.800 triliun pada 2020,” ungkapnya.

Adapun, dalam menjalankan program tersebut pemerintah juga mengajak pelaku industri e-commerce agar mau mengembangkan UMKM secara masif mulai dari pelatihan hingga pendampingan.

Pelatihan berupa cara pendaftaran di marketplace, mempromosikan produk di marketplace, hingga berjualan secara resmi.

“Kalau cuma pelatihan tapi gak ada pendampingan kasihan. Pendampingan penting buat UMKM. Kita ada grup per daerah,” ujar SME Sales Channel Blibli.com, Agus Mulyo Pribadi.