Upgrade Sedikit Mobilmu Supaya Perjalanan Mudik Makin Aman Terkendali

Siapa yang gak mau perjalanan mudik makin aman dan terkendali? Terutama bila pakai mobil, perjalanan mudik mesti lebih diperhatikan.

Kalau pakai angkutan umum, tinggal bayar tiket dan duduk manis. Ada sopir, masinis, atau pilot yang siap mengantar kita sampai tujuan.

Adapun jika pakai mobil atau kendaraan sendiri, perjalanan menuju kampung halaman ini bakal lebih menantang. Harus dicermati kondisi mobil yang akan dipakai. Jangan sampai mobil yang udah reyot masih dipaksa melaju dari Jakarta sampai Ponorogo, misalnya.

Tapi bukan berarti mobil yang masih gres pasti bisa langsung ditunggangi ke desa. Kadang upgrade diperlukan biar mobil itu lebih oke jika dipakai buat mudik. Berikut ini contoh upgrade mobil yang direkomendasikan bila hendak mudik:

1. Pasang roof rack

Roof rack atau rak pada atap mobil perlu untuk memuat barang bawaan yang gak cukup di kabin. Tapi roof rack ada standarnya, bukan asal pakai tiang dan tali buat ngiket kardus-kardus.

Bila hendak pasang roof rack, disarankan ke bengkel resmi. Tanyakan mana yang cocok buat mobil kita. Selain itu, pastikan kapasitas yang diperbolehkan.

mudik makin aman
Biasanya dijuluki ‘mobil berkonde’ nih hehehe yang penting tetap aman ya! (Roof Rack / okezone)

Jangan sampai mentang-mentang sudah ada roof rack lantas semua barang dibawa ke atap. Kelebihan muatan bisa bikin konsumsi BBM makin boros.

Selain itu, ada risiko kecelakaan jika bawa barang terlalu banyak. Belum lagi jika barang jatuh dan tercecer di jalan.

2. Kaca film

Mobil yang baru keluar dari pabrik belum terpasangi kaca film. Biar mudik lebih nyaman tanpa gangguan sengatan sinar matahari, kaca film mesti dipasang.

Bisa saja pas beli mobil kita nego minta bonus dipasangi kaca film. Beberapa dealer bahkan punya program khusus beli mobil gratis kaca film.

Bila gak ada fasilitas itu, baru cari tempat pasang kaca film di pinggir jalan. Sebaiknya cari rekomendasi dari teman atau keluarga. Sebab, kaca film harus dipasang dengan hati-hati dan kualitasnya bagus agar benar merasa nyaman di dalam kabin.

3. Phone holder

Phone holder atau tempat buat masang ponsel di dekat setir bisa jadi diperlukan. Pertama, buat buka Google Maps atau Waze untuk memantau lalu lintas.

mudik makin aman
Biar aman hape diletakkan pakai ini ya, jangan malah sibuk main hape ya! (Phone Holder / sehatbumiku)

Kedua, untuk komunikasi telepon via Bluetooth. Bila mobil sudah terpasang Bluetooth, bisa langsung dikoneksikan agar langsung terima telepon via speaker.

Jadi, konsentrasi pada setir gak terganggu oleh tangan yang mengutak-atik hape. Ada banyak jenis car holder, tinggal pilih mana yang paling sesuai dengan kebutuhan dan tentu saja isi dompet.

4. APAR

Ini yang sering luput diperhatikan. Alat pemadam api ringan (APAR) boleh jadi sangat diperlukan di jalan.

Bagaimana bila tiba-tiba terjadi korsleting dan muncul api? Bila gak langsung dipadamkan, bisa merembet ke kabin dan bahkan seluruh bodi mobil. Gak jadi mudik deh.

Harga APAR untuk mobil ukuran 500 ml hanya Rp 50 ribuan kok. Itu udah lengkap dengan bracket, tinggal pasang.

5. Kabel AUX atau colokan USB

Mudik bakal lebih nyaman jika ada iringan lagu. Jadi, bila belum ada, upgrade lah mobilmu dengan kabel AUX atau colokan USB.

Tinggal colokkan hape atau flash disk ke colokan, kabin bakal lebih semarak. Beberapa jenis musik bahkan bagus buat menambah konsentrasi. Dengan begitu, kita bisa menikmati perjalanan mudik dengan hati-hati tapi tetap riang gembira.

mudik makin aman
Biar gak bete di perjalanan, dengerin musik aja biar santai dan gak terasa lelah. (Kabel USB / hondabrio)

6. Car charger

Gak ada yang mau mati gaya ketika mudik. Penumpang pasti main-main hape dalam perjalanan, sehingga ada risiko hape mati kehabisan baterai.

Inilah gunanya ada car charger. Cari yang standar saja ya, sesuaikan dengan kelistrikan. Sebaiknya pasang car charger ketika akan digunakan, dan copot saat sudah selesai.

Sebab, masih ada listrik dari aki yang tersedot jika car charger tertancap walau gak ada hape. Sama saja kayak charger di rumah, penting jika mau irit tagihan listrik.

Salah satu hal yang dinanti dalam menyambut momen Lebaran adalah mudik. Meski terancam dihadang kemacetan, mudik tetap dijalani karena sudah jadi bagian dari tradisi.

Karena itu, jalanan bakal lebih ramai. Macet pun gak terhindarkan. Risikonya adalah mobil kena baret tanpa sengaja.

Bila apes, malah terlibat kecelakan dan mobil penyok. Untuk mengantisipasi kejadian ini, sebaiknya bekali diri dengan asuransi mobil.

Dengan asuransi, biaya servis bakal lebih ringan. Terutama jika mobil rusak berat. Ketika beli mobil dengan cara kredit, sudah ada asuransi yang diterapkan. Ada dua jenis asuransi mobil, yaitu total lost only (TLO) dan all risk atau komprehensif.

TLO adalah asuransi buat mobil yang hilang atau gak bisa lagi digunakan. Sedangkan asuransi yang lebih diperlukan buat mudik adalah jenis all risk atau menyeluruh, yang gak hanya meng-cover kehilangan tapi juga risiko lain, seperti baret, lecet, dan sebagainya.

Pelajari baik-baik dulu jenis asuransi yang dibutuhkan. Bila tanpa asuransi, risikonya adalah duit THR kesedot buat perbaikan mobil, lho. Hati-hati berkendara, ya.

 

 

Yang terkait artikel ini:

[Baca: Pilih Asuransi Mobil Terbaik Ini untuk Mobil Kesayanganmu]

[Baca: Supaya Tagihan Listrik Gak Jebol, Simak Nih 5 Cara Efektif Menghemat Listrik Rumah]

[Baca: Gaji di Bawah Dua Digit Jangan Jiper Mau Kredit Mobil, Coba Cara Ini Nih]