UMP 2018 Naik 8,71 Persen, Siap-Siap Atur Gajimu Kayak Gini

Pemerintah RI telah menetapkan kenaikan Upah Minimum Provinsi alias UMP 2018 sebesar 8,71 persen. Angka 8,71 persen ini didapat dari pertumbuhan nasional sebesar 4,99 persen dan tingkat inflasi 3,72 persen.

Khusus buat yang tinggal di Jakarta, sudah tahu kan UMP saat ini adalah Rp 3.355.750? Tahun depan diperkirakan naik jadi Rp 3.648.035.

Dengan adanya kenaikan UMP ini, lantas apa kabar dengan gajimu? Apakah ada desas-desus di kantor akan kenaikan gaji tahun depan? Atau malah sudah ada surat edaran khusus dari divisi HRD tentang kenaikan gajimu?

Idealnya sih, gajimu ikut naik juga sebanyak 8,71 persen ya. Tapi dengan adanya kenaikan gaji, bukan berarti itu adalah kesempatan emas untuk hidup konsumtif nih. Manfaatkanlah kenaikan gaji tahun depan buat empat hal ini:

1. Mulai investasi saham

Kenapa kok investasi saham? Saham kan risikonya gede, kalau rugi gimana?

Jangan panik dulu, kamu harus tahu bahwa investasi yang satu ini potensinya sedang bagus. Coba aja lihat pergerakan indeks harga saham gabungan atau IHSG yang saat ini udah berada di level tertingginya, yaitu di atas 6.000-an.

ump 2018
Belum ngerti cara investasi saham? Belajar saja dari sekarang, gak ada kata terlambat demi masa depan cerah (bursa saham/bbj)

Pada Rabu 25 Oktober 2017, IHSG naik 73,26 persen ke posisi 6.025,43. Level ini adalah level tertinggi IHSG dalam sejarah lho! Dan banyak analis yang memprediksi kalau tren kenaikan IHSG ini masih akan berlangsung hingga tahun depan.

Jadi kalau kamu beneran naik gaji seiring dengan kenaikan UMP 2018, ayo mulai alokasikan gajimu untuk investasi saham. Jangan sampai ketinggalan momentum pertumbuhan pasar modal cuma karena kamu takut memulai. Kalau kayak gini sih ya gak kaya-kaya bro!

[Baca: Jangan Takut Investasi Saham, Kalau Bisa Kenapa Nggak]

2. Melunasi utang

Mumpung kondisi perekonomianmu juga lagi baik, kamu juga bisa memanfaatkannya untuk segera melunasi utang. Tapi bila gak ada utang, maka tabung saja untuk kebutuhan dana darurat.

Gak usah nambah-nambah utang deh, apalagi buat tujuan konsumtif. Mulai sekarang, coba bedakan mana yang utang produktif dan mana utang konsumtif. Jangan asal ngutang aja ya!

[Baca: Sebelum Berutang, Cari Tahu Dulu Bedanya Utang Produktif dan Utang Konsumtif]

3. Belum punya rumah? DP sekarang juga

Pengin banget beli rumah secara kredit? DP aja sekarang. Kenapa sekarang?

Tahu dong kalau selama tahun ini, Bank Indonesia (BI) udah nurunin suku bunga acuan BI 7-day Repo Rate sebanyak dua kali atau setara 50 basis poin. Artinya, tinggal nunggu waktu aja untuk bank-bank ikut menurunkan suku bunga kreditnya, termasuk suku bunga kredit pemilikan rumah alias KPR.

ump 2018
Bunga KPR turun terus gaji naik, wih pas banget nih buat DP rumah (beli rumah/compare hero)

Direktur Utama Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo sempat mengungkapkan kalau penurunan suku bunga KPR diprediksi mencapai 50 basis poin. Dan seperti diketahui, suku bunga KPR saat ini ada di angka 13,25 persen.

Gaji naik, bunga KPR turun. Pas banget kan buat DP rumah?

4. Pertimbangkan buka bisnis  

Dengan adanya kenaikan UMP 2018, gak menutup kemungkinan daya beli masyarakat juga meningkat. Gak salah dong kalau kamu mempertimbangkan diri untuk buka bisnis atau usaha sampingan.

Kalau belum tahu caranya, belajar dulu bisa kok. Gak ada kata terlambat untuk yang satu ini.

ump 2018
Buka bisnis? siapa takut (buka bisnis/money matters 101)

Mulailah untuk membuka bisnis secara online terlebih dulu jika kamu adalah pemula. Bisnis online punya risiko yang rendah, biaya operasionalnya pun gak ribet. Paling cuma harus jeli sama biaya ongkir barang.

Kamu bisa memulainya dengan menjual barang-barang yang kiranya diminati masyarakat. Untuk jualannya sendiri, manfaatkan lapak-lapak gratis di Tokopedia, Kaskus, BukaLapak, atau situs-situs e-commerce lainnya.

[Baca: Mau Buka Bisnis Tapi Modal Sedikit? Jangan Manyun, Simak Opsi Ini Deh]

So, sudah ngerti kan sama apa yang harus dilakukan kalau ketiban rezeki saat UMP 2018 naik? Intinya, naik gaji bukan berarti jadi kesempatan untuk foya-foya atau jadi konsumtif ya. Ini justru kesempatan besar buatmu untuk semakin bijak ngelola uang dan memikirkan masa depan.

Yuk jadi generasi yang melek keuangan dan bilang “tidak” untuk budaya konsumtif!