Transportasi ke Jakarta Fair 2015: Pilih Shuttle Bus, Angkot, atau Kendaraan Pribadi?

Rugi deh kalau gak mengunjungi Pekan Raya Jakarta (PRJ) atau Jakarta Fair 2015, terutama yang tinggal di Jakarta dan sekitarnya. Acara tahunan ini selalu punya hal baru di setiap perhelatannya.

 

Tahun ini, Jakarta Fair akan digelar selama 38 hari atau tercatat sebagai yang paling lama! Pada tahun-tahun sebelumnya, Jakarta Fair cuma digelar 30 hari.

 

Artinya, kesempatan buat berkunjung ke sana semakin besar. Tapi, kalau sudah niat ke sana, kira-kira enaknya naik apa  ya?

 

Kalau yang mau gratisan, bisa naik shuttle bus yang disediakan manajemen Jakarta Fair. Naik kendaraan pribadi boleh, tapi hati-hati parkirnya. Kendaraan umum juga bisa.

 

Biar lebih jelas, simak rincian transportasi ke Jakarta Fair 2015 berikut ini:

 

1. Shuttle bus

shuttle bus PRJ atau IRTI Monas

 

 

Panitia PRJ menyediakan 6-8 shuttle bus gratis dengan rute:

 

  • IRTI Monas – Jakarta Fair (Pintu 2) – IRTI Monas
  • Halte Transjakarta Landas  Pacu Timur/Rusunawa Kemayoran – Jakarta Fair (Pintu 2) – Halte Transjakarta Landas Pacu Timur/Rusunawa Kemayoran
  • Mangga Dua Square – Jakarta Fair (Pintu 2) – Mangga Dua Square
  • Stasiun Kemayoran – Jakarta Fair (Pintu 2) – Stasiun Kemayoran

 

Jadwal:

 

  • Senin – Kamis : 15.00 – 23.00
  • Jumat – Minggu dan Hari libur : 09.00 – 23.00

 

Kalau tinggal di dekat titik keberangkatan shuttle bus itu, enak. Bisa jalan kaki gak perlu keluar ongkos. Tapi kalau pengin naik bus gratis itu tapi gak bisa diakses dengan jalan kaki, ada solusinya.

 

Solusinya yaitu naik kendaraan pribadi terus parkir di titik keberangkatan. Kapasitas area parkir di masing-masing titik keberangkatan:

 

  • IRTI Monas: Mobil 300 dan sepeda motor 700
  • Gedung sekitar Landas Pacu Timur:

 

        • Rusunawa Kemayoran (tergantung kendaraan penghuni rusunawa)
        • Apartemen Blossom Residence (tergantung kendaraan penghuni rusunawa)
        • Mangga Dua Square: Total 10.000 mobil+motor
        • Stasiun Kemayoran: Total 300 mobil+motor

 

2. Kendaraan pribadi

parkiran JiExpo

 

Kalau mau naik kendaraan pribadi sebagai transportasi ke Jakarta Fair di JIExpo bisa juga. Kapasitas parkir di JIExpo 22 ribu motor dan 9 ribu mobil.

 

Tapi waspada terhadap juru parkir liar. Sebisa mungkin parkir di area dalam JIExpo.

 

Tarif parkir resmi di JIExpo:

 

  • Mobil: Rp 20 ribu sehari
  • Motor: Rp 10 ribu sehari

 

Rute jalan menuju lokasi PRJ kalau pakai kendaraan pribadi dibagi menjadi berikut:

 

  • Mobil:
      • Dari Bandara Soekarno-Hatta: Tol Bandara → Tol Wiyoto Wiyono → Exit Kemayoran → Kemayoran → PRJ. 
      • Dari arah Cawang : Cawang → Tol Wiyoto Wiyono → Exit Ancol Timur → Jl. RE Martadinata → Kemayoran -→ PRJ. 
      • Dari arah Grogol : Grogol → Jl. Kyai Tapa > Roxy → Jl. Hasyim Asyhari → Jl. Gajah Mada → Jl. Sukarjo Wiryapranoto → Jl. Samanhudi → Jl. Angkasa > Kemayoran > PRJ. 
      • Dari arah Pulogadung : Pulogadung → Jl. Perintis Kemerdekaan → Jl. Suprapto → Jl. Galur → Jl. Tanah Tinggi → Jl. Haji Ung → Kemayoran → PRJ. 
      • Dari arah Semanggi : Semanggi → Jl. Sudirman → Jl. MH Thamrin → Jl. Medan Merdeka Barat → Jl. Majapahit → Jl. Veteran → Jl. Dr Sutomo → Jl. Garuda > Kemayoran > PRJ.

 

  • Motor:

Kalau naik motor dari timur, bisa melewati jalur mobil dari arah Pulogadung di atas. Selain itu, bisa juga lurus lewat Matraman kemudian Jalan Pasar Senen sampai Gunung Sahari, terus belok kanan ke Jalan Angkasa.

 

Sedangkan kalau dari barat, ada beberapa jalan yang bisa dilalui. Pokoknya pastikan masuk Jalan Gunung Sahari. Kemudian arahkan motor ke Jl. Angkasa hingga sampai ke arena PRJ.

 

3. Angkutan umum

Halte Busway Transjakarta Landas Pacu Timur

 

 

Kalau mau rame-rame naik angkutan umum ke PRJ juga bisa. Lokasi PRJ lumayan gampang diakses lewat angkutan umum kok.

 

Rute angkutan umum yang lewat di sekitar PRJ:

 

  • Busway XII Pluit – Tanjung Priok (turun di Halte Landas Pacu Timur, terus naik shuttle bus atau jalan kaki)
  • Damri Bandara – Gambir (turun di PRJ)
  • Metromini  10 Senen – Sumur Batu (turun di PRJ)
  • Mikrolet 53 Pulogadung – Kota (turun di PRJ)
  • KRL Bekasi-Jakarta Kota dan sebaliknya (turun di Stasiun Rajawali terus naik mikrolet 53)

 

Kalau tidak dilewati angkutan itu, naik saja angkutan yang mengarah ke terminal terdekat dengan PRJ, yaitu Pasar Senen. Terminal Pasar Senen sebagai terminal besar di Jakarta tentunya dilewati banyak angkutan umum.

 

Ini rinciannya:

 

  • Dari Cimone : naik Mayasari 106/77
  • Dari Ps. Minggu naik Metro 62 ke Manggarai
  • Dari Manggarai : naik Metromini 17
  • Dari Lebak Bulus : naik Kopaja 20
  • Dari Cikarang : naik PAC 122
  • Dari Grogol/Kalideres : naik Kopami 12
  • Dari Pulogadung : naik Mikrolet 53
  • Dari Kota : naik Mikrolet 12
  • Dari Pasar Rebo : naik Mayasari 17A
  • Dari Depok : naik PAC 134
  • Dari Kampung Melayu : naik Mikrolet 01
  • Dari Rawamangun : naik Metromini 03
  • Dari Bekasi Timur : naik Mayasari 9A/PAC 24
  • Dari Blok M : naik PPD 67

 

Kalau sudah sampai Senen, langsung cari Metromini 10 tujuan Sumur Batu/Sunter. Terus bilang ke sopir atau kernetnya mau turun di PRJ.

 

Jika naik angkutan umum, pastikan sudah menyiapkan ongkos. Karena harga BBM naik-turun, ongkos angkot juga ikutan. Tapi terakhir ongkos yang ditetapkan pemerintah DKI yaitu:

 

  • Bus besar: Rp 9 ribu
  • Bus sedang (AC): Rp 7 ribu
  • Bus kecil: Rp 3.500
  • Kopaja: Rp 4 ribu
  • Metromini: Rp 4 ribu
  • Mayasari Bhakti non-AC: Rp 4 ribu

 

Sedangkan tarif KRL diberlakukan mekanisme per kilometer. Jadi penumpang membayar Rp 2.000 untuk naik KRL, terus Rp 1.000 per 1-10 kilometer berikutnya. Tarif KRL Bekasi-Jakarta Kota yang lewat PRJ sebesar Rp 3.000. [Baca: Sosialisasikan 5 Hal Ini Demi Kemajuan Angkutan Nasional Kita]

 

Kalau naik bus Transjakarta, tarifnya gak berubah walau harga bahan bakar turun-naik. Rinciannya:

 

  • Pukul 05.00-07.00: Rp 2.000
  • Pukul 07.00-23.00: Rp 3.500

 

Oiya, bus Transjakarta udah pakai tiket elektronik lho, kayak KRL. Jadi kita bayarnya gak pakai duit cash, tapi kartu prabayar. Salah satunya pakai e-money yang diterbitin oleh bank tertentu.

 

 

motor
Asal ngojeknya ga kayak gini yaaa

 

 

 

Itulah beberapa pilihan transportasi yang bisa digunakan buat menuju PRJ. Kalau gak bawa kendaraan sendiri tapi mau langsung sampai, bisa pakai taksi, ojek, atau bajaj.

 

Kalau pakai taksi, minta turun di Pintu 2 PRJ. Tapi tarifnya kemungkinan besar lebih mahal daripada naik angkutan umum, tergantung dari mana berangkatnya. Kalau naik ojek/bajaj, tinggal pintar-pintarnya kita yang nawar.

 

Seperti disebut sebelumnya, PRJ kali ini adalah yang terlama karena berlangsung pada 29 Mei hingga 5 Juli 2015. Siapin bujet buat belanja karena, kayak sebelum-sebelumnya, bakal banyak diskon di pesta ulang tahun Jakarta ini!

[Baca: 10 Tips Belanja di PRJ (Pekan Raya Jakarta) 2015]

 

 

 

Image credit:

  • http://cdn1-a.production.liputan6.static6.com/medias/690521/big/b1.jpg
  • http://lh3.googleusercontent.com/-wA2xa2oufPs/URkY1641DqI/AAAAAAAAA6o/xaqx4PHcrpE/s1600/boc-jiexpo28.jpg
  • http://stat.k.kidsklik.com/data/photo/2013/02/14/1019056-halte-busway-museum-fatahillah-620X310.JPG
  • http://2.bp.blogspot.com/-dLMNiJTqWsE/T0NyT_UdvcI/AAAAAAAAAiQ/IA6i66-sXIY/s1600/foto%2Blepas%2Bmotor%2Bmuat%2Bbanyak_budisusilo.jpg