Ternyata Ini 7 Ketakutan dalam Karir yang Sering Dirasakan Para Pekerja

Santi bertopang dagu sambil menerawang jauh menatap jendela ruang kerjanya yang terletak di lantai 10. Sesekali ia menarik dan menghela nafas panjang. Rekan kerjanya, Yudi, lama-kelamaan jadi kepo melihat perilaku Santi.

“San, galau banget kelihatannya. Ada apa sih kalau boleh kepo?”

Santi gak bergeming, tatapannya tetap saja ke luar jendela. “Hmmm…aku sudah 5 tahun kerja di sini Yud, tapi kok masih begini-gini aja ya?” jelas Santi masih dengan mimik galaunya.

Kegundahan Santi soal kariernya yang selama 5 tahun terasa mandek, pasti pernah kita alami juga. Wajar kok, namanya juga manusia. Ya harus ada rasa takut atau khawatir karena manusia gak bisa memprediksi apa yang akan terjadi di hari esok.

Memangnya apa saja sih ketakutan dalam karir yang sering kita rasakan tapi gak kita ungkapkan? Ini dia tujuh ketakutan tersebut:  

1. Takut membuat kesalahan

Gak ada manusia yang sempurna. Sekuat apa pun mencoba pasti suatu saat akan melakukan yang namanya kesalahan. Ngaku deh, walau kesalahan itu wajar, kita masih sering merasa takut jika suatu saat melakukannya. Terutama dalam pekerjaan atau karir.

ketakutan dalam karir
Gak usah segitu stresnya bro, manusia bisa berbuat salah kok! (Stres / isigood)

Saat melakukan kesalahan dalam pekerjaan, kita sering merasa takut manajemen akan mencatat kesalahan tersebut sebagai catatan buruk dan menjadikannya poin minus dalam performa kerja kita.

Gak jarang juga kita takut bahwa kesalahan yang terkait dengan pekerjaan akan membuat kita kehilangan pekerjaan alias dipecat.

2. Takut kurang berkontribusi bagi perusahaan

Semua pekerja idealnya pasti ingin memberi kontribusi bagi perusahaan tempat mereka bekerja. Entah karena alasan sudah dibayar oleh perusahaan atau sebagai pencapaian alias prestasi diri sendiri.

Tapi, rasa gak percaya diri dan minder entah mengapa sering muncul. Ujung-ujungnya kita akan merasa insecure dan malah jadi gak berguna bagi perusahaan.

Yang mengkhawatirkan jika perasaan takut yang seperti ini juga bisa memengaruhi psikologis dan bikin performa kerja malah makin menurun.

3. Takut mandek dalam karir

Semua pekerja pasti ingin berkembang jadi lebih baik. Jadi wajar kalau rasa takut stuck alias mandek dalam berkarier sering dirasakan sebagian besar dari kita.

ketakutan dalam karir
Gak mau cuma jalan di tempat kayak adik-adik yang latihan berbaris ini kan hehehe (Berbaris / wordpress)

Gak mau pastinya bertahun-tahun berkarier hanya ada di posisi yang sama. Sebab salah satu pengakuan alias pencapaian dalam karir adalah peningkatan jabatan atau posisi. Bukan untuk ajang pamer atau gaya-gayaan ke orang lain ya, tapi lebih ke pembuktian kemampuan diri sendiri.

4. Takut hanya terjebak dalam rutinitas, bukan passion

Takut hanya terjebak dalam rutinitas kerja yang itu-itu saja alias monoton dan membosankan juga jadi salah satu hal yang kita sering alami. Jangan-jangan apa yang sudah dilakukan selama bertahun-tahun hanyalah kewajiban belaka?

Apa kita gak ada bedanya kayak robot yang diprogram untuk melakukan sesuatu setiap hari dengan cara yang sama dan hasil yang sama? Pasti pertanyaan ini sering muncul dalam benak pekerja.

5. Takut terkena PHK

Pemutusan Hubungan Kerja alias PHK sudah pasti jadi momok mengerikan bagi semua pekerja. Seperti kita tahu, peluang kerja di kota besar memang luas, tapi persaingan untuk mendapatkannya pun gak mudah.

Belum lagi perkara potensi industri atau bidang kerja yang digeluti. Apakah masih berpeluang untuk tumbuh? Jika ada keraguan di sini, maka wajar sering muncul ketakutan akan pemecatan tiba-tiba. Sebab, masa depan industrinya saja mulai mengkhawatirkan.

6. Takut potensi diri gak berkembang

Manusia itu makhluk yang dinamis, dengan kata lain sangat mungkin untuk berubah. Berubah yang dimaksud di sini bukan jadi Ksatria Baja Hitam ya, tapi menjadi manusia yang lebih berkualitas. Masa mau sih puas dan pasrah dengan potensi diri yang begitu-begitu saja?

ketakutan dalam karir
Mumpung masih muda, produktif, banyak baca, update dong semua potensi diri! (Baca Buku / selagimuda)

Sementara itu di sekeliling kita, rekan-rekan sudah mencapai ini dan itu. Jadi wajar kalau muncul ketakutan bahwa gak akan pernah bisa mengembangkan potensi diri sendiri seperti orang lain.

Ketakutan kayak gini tuh yang sering bikin kita malah gak bisa maju. Padahal semua orang bisa kok berkembang. Tergantung niat, kemauan, serta usaha nyata.

7. Takut gak bisa memperoleh pekerjaan yang lebih baik

Seperti yang sudah sering dibahas, peluang karir khususnya di kota-kota besar memang lebih luas, tapi persaingannya juga ketat. Kadang, faktor keberuntungan juga gak bisa dipungkiri jadi salah satu faktor yang menentukan.

Namun yang sering bikin karir kita stagnan dalam kurun waktu yang cukup lama salah satunya adalah rasa gak percaya diri.

Tanpa sadar, kita sering memenjarakan diri sendiri dengan rasa takut yang berlebihan sehingga memilih diam di zona nyaman. Dengan kata lain, takut mengambil risiko gagal atau ditolak tanpa mau berjuang terlebih dulu.

Memiliki rasa takut itu wajar, sebab kita itu manusia biasa. Tapi jangan sampai rasa takut ini justru menjadi penghalang utama bagi kita untuk mencapai kesuksesan, khususnya dalam hal karier. Sebaliknya, jadikan ketakutanmu itu sebagai motivasi dan penyemangat agar karier makin cemerlang.

 

 

Yang terkait artikel ini:

[Baca: Jangan Buru-buru Resign Saat Passion Gak Sejalan dengan Karir Lakukan Ini Dulu]

[Baca: Kamu Belum Sukses Berkarir di Usia Kepala Tiga Kalau]

[Baca: Sudah Masuk Usia Kepala 3 Idealnya Sudah Punya 6 Kualitas Berkarir Ini]