Ternyata Begini Tips Mengatur Keuangan Sesuai Urutan Lahir

Buat sebagian orang, mengatur keuangan adalah salah satu hal yang sulit dilakukan. Umumnya kondisi tersebut dialami oleh mereka yang kerap hidup konsumtif.

Jangankan memiliki tabungan atau investasi, yang ada malah terjerat utang dan ujung-ujungnya kerja buat membayar utang doang.

Biar kamu gak mengalami hal tersebut, mending simak yuk gimana cara mengatur keuangan sesuai urutan lahir di keluarga.

Kenapa sesuai dengan urutan lahir? Soalnya, menurut ilmu psikologi, urutan lahir dapat memberikan pengaruh yang cukup besar terhadap kepribadian seseorang, termasuk soal finansial.

Gak usah berlama-lama lagi, gini tips mengatur keuangan sesuai urutan lahir di keluarga yang bisa kamu terapkan biar terbebas dari utang seperti yang dilansir dari daveramsey:

[Baca: Buat Pemula, Ini Panduan Investasi Saham dari Ahlinya]

1. Anak Sulung

mengatur-keuangan
mengatur keuangan (brilio)

Umumnya anak sulung bakal mengikuti pola orangtuanya, termasuk soal mengatur keuangan. Selain gak memiliki kakak yang bisa dijadikan panutan, anak sulung juga biasanya mendapat perhatian lebih dari orangtuanya saat mereka belum memiliki adik.

Karena itu, gak heran kalau anak tertua bakal lebih dewasa dan dapat mengatur uang dengan baik. Mereka juga tahu cara buat mengatur pos-pos pengeluaran dan pemasukan setiap bulan.

Sayangnya, anak sulung cenderung menghindari risiko, apalagi jika udah berurusan sama uang. Hal itu yang bikin mereka enggan buat mengalokasikan kekayaannya buat investasi.

Tapi jika ada yang memberikan dorongan serta pengertian yang menurutnya masuk akal dari orang terdekatnya, mereka gak bakal ragu buat mencobanya.

Karena merasa udah dapat mengatur keuangan dengan baik, anak sulung biasanya sulit mempercayai orang lain buat mengatur keuangannya.

Padahal gak ada salahnya lho meminta nasihat dari ahlinya. Misalnya kamu pengin investasi saham dan kamu bersikeras gak membutuhkan bantuan pialang, padahal kamu belum paham betul cara bermain investasi saham. Itu mah sama aja bunuh diri. Untung gak, buntung iya.

Karena ini urusannya sama duit, jadi gak ada salahnya kan percaya sama orang lain buat mengatur keuanganmu.

2. Anak Tengah

mengatur-keuangan
Anak Tengah (slowrobot)

Berbeda dengan anak sulung, anak tengah malah cenderung memiliki sifat boros dan gak bisa mengatur uang dengan baik.

Selain itu, sifat borosnya juga bisa dipengaruhi dari pergaulannya. Pasalnya anak tengah itu umumnya mudah beradaptasi, ramah, dan pintar bergaul sehingga banyak disukai orang.

Sayangnya jika mereka bertemu dengan teman-teman yang hobinya belanja dan hidup konsumtif, bakal bikin keuangan anak tengah semakin berantakan.

Karena itu, mereka membutuhkan bantuan dari orang-orang terdekatnya buat lebih dapat mengatur keuangannya biar dapat mengontrol kebiasaan borosnya itu.

Nasihat atau masukan dari orang-orang terdekat seperti keluarga, pasangan, atau sahabatnya bakal didengar banget. Pasalnya, anak tengah cenderung terlalu mendengarkan pendapat orang lain.

[Baca: Ini Cara Mengatur Keuangan yang Simpel tapi Kerap Terlupakan]

3. Anak Bungsu

mengatur-keuangan
Anak Bungsu (essentialkids)

Gak sedikit orang yang beranggapan kalau anak bungsu itu manja dan tentu aja gak bisa mengatur uang dengan baik.

Emang ada benarnya juga, karena mereka sejak kecil udah bergantung pada orangtua dan kakak-kakaknya. Apalagi kalau segala keinginannya selalu dituruti. Yang ada bikin mereka gak belajar gimana cara mengatur keuangan.

Biar kondisi tersebut gak berlarut-larut, ada baiknya orangtua atau saudara-saudara mulai membiasakan diri buat gak menyokong anak bungsu melulu.

Berikan kepercayaan kepada mereka biar terbiasa mengatur uang sendiri dengan bikin rencana keuangan secara berkala. Ingatkan juga buat lebih hati-hati buat berbelanja.

4. Anak Tunggal

mengatur-keuangan
Anak Tunggal (merdeka)

Umumnya anak tunggal memiliki kepribadian yang perfeksionis, ambisius, dan terorganisir. Wajah aja sih, karena mereka menjadi pusat perhatian orangtuanya.

Tapi, anak tunggal juga dimanja banget serta mendapat kasih sayang dan perhatian yang besar dari orangtuanya. Hal tersebut bikin  anak boros dan gak bisa mengatur keuangan dengan baik.

Karena itu, coba hilangkan mindset kalau orangtua bakal selalu menuruti seluruh keinginanmu. Dan coba buat mengatur uangmu dengan baik, salah satunya adalah bikin pos-pos pengeluaran dan pemasukan setiap bulan.

Dengan gitu, kamu bakal dapat mengatur keuangan sendiri dan gak tergantung lagi dengan orangtuamu. Setuju?

[Baca: 7 Cara Mengatur Keuangan Rumah Tangga Buat yang Bergaji Rp 4 Juta]

Itu dia tips mengatur keuangan sesuai urutan lahir di keluarga yang bisa kamu terapkan biar gak hidup penuh dengan utang. Semoga bermanfaat!