Tarif Tol JORR Naik Gak Usah Panik, Ini 5 Cara Irit Ongkos Tiap Hari

Beberapa waktu lalu, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menetapkan kebijakan integrasi sistem transaksi dengan menyeragamkan tarif Tol JORR (Jakarta Ring Road) jarak jauh dan dekat menjadi Rp 15 ribu.

Dengan begitu, tarif tol JORR mengalami kenaikan sekitar Rp 5.500 untuk jarak pendek, sekaligus penurunan tarif pada jarak jauh sebesar Rp 5.000.

Rencana penyesuaian tarif tol JORR ini  telah mengalami dua kali penundaan. Semula, penerapan tarif baru direncanakan mulai berlaku tanggal 13 Juni 2018 lalu, kemudian dicanangkan kembali pada 20 Juni 2018. Tapi kebijakan tersebut kembali ditunda.

Menurut Corporate Secretary PT Jasa Marga (Persero) Tbk Agus Setiawan, penundaan ini dilakukan karena arus balik mudik masih berlangsung.

Walau kini belum dapat dipastikan kapan tarif baru diberlakukan, bagi kamu pengguna jalan Tol JORR, sudah harus bersiap nih. Jangan sampai penyesuaian tarif ini membuat kondisi dompetmu terancam.

Ternyata banyak lho cara yang bisa kamu lakukan untuk menyiasati kenaikan tarif tol. Biar uang gak banyak melayang, coba deh lima alternatif hemat biaya transportasi berikut ini.

1. Gunakan promo BBM dari kartu kredit atau debitmu

Tarif tol JORR
(Image: intersport)

Biar biaya transportasi makin irit, pengeluaran uang buat BBM juga harus diperhatikan. Gak perlu bayar full jika bisa dapat diskon. Coba cari tahu promo BBM yang sedang berlangsung pada kartu kredit atau kartu debit yang kamu pegang.

Contohnya nih, nasabah BTN yang memiliki dana sebesar Rp 10.002.018 di Tabungan BTN Batara selama 30 hari bisa mendapatkan cashback transaksi di SPBU hingga Rp 250 ribu.

Atau promo dari kartu kredit Mandiri yang memberikan diskon hingga Rp 50 ribu untuk transaksi akumulatif senilai Rp 600 ribu. Kedua promo ini berlaku hingga 30 Juni nanti.

2. Beralih ke transportasi umum

tarif tol jorr
(image: genmuda)

Coba pelajari rute dari rumah ke kantormu. Cari tahu apakah ada transportasi umum yang bisa diakses dengan mudah.

Misalnya, jika ternyata rumah dan kantor dekat dengan stasiun, menggunakan KRL Commuter Line adalah pilihan yang bijak. Jika tidak, kamu juga bisa memilih Transjakarta. Kedua tarif transportasi umum tersebut gak lebih dari Rp 5.000. Cukup murah kan?

3. Manfaatkan promo transportasi online

tarif tol jorr
(Image: tribun)

Jika merasa tak nyaman menggunakan transportasi umum seperti KRL Commuter Line atau Transjakarta, kamu bisa gunakan transportasi online. Ada banyak lho promo yang ditawarkan transportasi online berbasis aplikasi. Promo yang ditawarkan pun bersifat berkala sehingga gak perlu khawatir kehabisan diskonan tarif.

Selain promo, transportasi online seperti Grab dan Gojek juga menawarkan sistem reward. Artinya, makin sering kamu menggunakan jasa mereka, makin banyak promo yang bisa kamu nikmati.

4. Beralih menggunakan motor

Jika tak mau berpaling pada transportasi umum tapi ogah bayar tarif tol, maka naik motor aja. Terkadang, menggunakan motor pribadi memang lebih hemat dibanding dengan transportasi online. Di sisi lain, kamu juga bisa terhindar dari kemacetan karena lebih mudah bergerak dengan motor.

 

5. Bergabung di komunitas Nebengers

Sejak 2011 lalu, komunitas Nebengers hadir dengan konsep sederhana tapi sangat bermanfaat, yaitu saling menawarkan tumpangan dengan sistem patungan biaya bensin. Bermula dari Twitter, saat ini komunitas Nebengers telah memiliki aplikasi sendiri.

Melalui aplikasi Nebengers ini kamu bisa mencari tumpangan atau justru memberi tumpangan. Biaya transportasi pun menjadi lebih hemat karena ditanggung bersama. Selain hemat, menggunakan Nebengers kamu juga dapat memperluas relasi lho.

 

Kenaikan tarif tol JORR gak selalu harus disertai dengan membengkaknya biaya transportasimu. Tentunya, kamu harus punya strategi biar bisa menekan berbagai biaya itu. Coba aja salah satu alternatif di atas dan buktikan berapa rupiah yang bisa kamu hemat.