Targetkan Penjualan US$ 5 Juta, Ini Mainan Indonesia yang Tembus Pasar Dunia

Kata siapa Indonesia selalu impor mainan dari luar negeri? Nyatanya ada loh mainan produksi Tanah Air yang sudah menembus pasar dunia. Setelah sukses merambah pasar Eropa melalui Spielwarenmesse Toys Fair, akhir Januari 2019 produk boneka produksi OZco mengekspansi pasar Amerika Serikat (AS).

Lewat ajang “North American International Toy Fair New York 2019”, event mainan terbesar di Amerika Utara OZco menargetkan omset US$ 5 juta. Pameran mainan yang diikuti oleh 1000 exhibitor mainan dari 100 negara ini, dan menampilkan puluhan ribu jenis mainan ini dianggap sebagai pasar yang potensial.

“Minggu lalu kami baru pulang dari sana (Toy Fair New York 2019). Event tersebut merupakan pasar yang bergensi di Amerika. Perputaran uang industri mainan di Amerika ke pasar global sendiri kurang lebih US$ 28 Milliar,” ujar Iwan Tjen CEO Fors Fortis Corporation selaku produsen OZco.

Pembuktian Kualitas Mainan Asli Indonesia

Selain untuk menyasar pasar AS, pihaknya juga ingin menunjukkannya kepada dunia luar jika produk boneka buatan Indonesia ini merupakan salah satu yang terbaik. Masuknya OZco ke pasar mainan Paman Sam dengan menggandeng mitranya Dr Giuseppe Lambardo.

Pria yang akrab di sapa Joe tersebut optimis boneka OZco akan memiliki pasar yang baik di AS. “Produk boneka OZco sangat disukai dan banyak dibeli karena karateristiknya yang unik dan juga kualitasnya sangat bagus.

Terbukti saat pameran kemarin banyak pembeli yang mengunjungi stan kami. Untuk di Amerika, saya menargetkan omzet penjualan di tahun 2019 ini sebesar US$ 5 juta,” ujar Dr Giuseppe Lambardo.

Untuk target selanjutnya OZco akan terus masuk ke pasar besar baik di Eropa, Amerika dan juga Asia. Saat ini beberapa produk boneka OZco yang telah ada di Indonesia bisa dibeli dengan sistem daring atau online shopping. Selain juga di beberapa toko mainan dan ranch market.

Secara industri, pertumbuhan bisnis mainan diprediksi gak akan terpengaruh oleh situasi politik. Pihaknya optimis selama konsisten merilis produk baru, brand perusahaan akan tetap diburu konsumen loyal.

Belum lagi jika melihat tipikal orang Indonesia yang sangat konsumtif, dan tanpa pikir panjang dalam memanjakan buah hatinya.