Tanah Nganggur Kena Pajak Progresif? Yuk Sulap Jadi Tambang Emas!

Wacana penetapan pajak progresif terhadap tanah nganggur cukup menjadi sorotan belakangan ini. Namun, sampai saat ini Pemerintah Indonesia masih mengkaji ulang masalah tersebut.

Entah mau digolongkan sebagai Pajak Bumi Bangunan (PBB) atau Pajak Penghasilan (PPh), intinya itu pajak progresif. Tujuan penetapan pajak progresif itu adalah untuk meminimalisir tanah-tanah nganggur yang tidak produktif.

Menteri Keuangan Sri Mulyani juga bilang kalau banyak tanah nganggur yang didiamkan hingga harganya terus naik. Jelas aja, investasi tanah itu memang besar keuntungannya, dan harganya pun makin lama makin mahal.

Tapi, hal itu justru dinilai gak baik. Karena tanah seyogyanya bisa dimanfaatkan untuk hal yang menguntungkan masyarakat.

Nah, khusus buat kamu yang punya tanah nganggur nih, kenapa gak kamu sulap aja jadi tambang emas? Bukan tambang emas beneran, maksudnya tambang emas di sini adalah aset yang menghasilkan uang.

Dengan begitu, tanahmu pun jadi aset produktif. Dan kamu juga bisa menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat.

Berikut adalah jenis usaha yang bisa kamu bangun dengan memanfaatkan tanah lapangmu. Pastinya bisa jadi bekal kesuksesan di masa depan deh.

1. Lapangan futsal

Daripada tanahnya nganggur, kenapa gak dijadiin lapangan futsal? Target pasarnya pun luas. Mulai dari anak sekolah sampai eksekutif muda.

tanah nganggur kena pajak progresif
Pengemar futsal itu sama banyak nya dengan penggemar sepakbola jadi jangan takut kekurangan peminat kalo kamu buka usaha ini (lapangan futsal / futsalin)

Selain bisa mempekerjakan orang untuk jaga lapangan futsal, kamu juga berkontribusi membuat warga jadi lebih sehat.

Buat yang tertarik, perlu dicatat nih kalau lapangan futsal itu ada dua tipe, yaitu indoor dan outdoor. Dan kamu butuh dana yang gak sedikit. Untuk outdoor bisa butuh biaya sekitar Rp 200 jutaan, sudah termasuk harga rumput sintetis dan jaring.

Outdoor futsal memang seru, tapi penggunaannya gak bisa 24 jam. Belum lagi kalau hujan, sudah pasti pada malas main futsal.

Mau bikin indoor juga bisa, tapi harus modal bangunan. Otomatis harus merogoh kocek lebih dalam lagi.

2. Bangun ruko

Ruko atau rumah toko jelas menjanjikan untuk prospek bisnis. Tapi semuanya tergantung sama lokasi, apakah strategis atau tidak.

tanah nganggur kena pajak progresif
sekiranya tanah kamu jauh dari keramaian atau daerah sepi bikin ruko mungkin gak bisa dijadiin opsi (ruko / rumahdijual)

Percuma bangun ruko kalau tanah nganggur milikmu benar-benar ada di lokasi terpencil yang gak dilalui kendaraan umum dan jauh dari perumahan. Kamu pasti kesulitan untuk mencari penyewa potensial.

Untuk bangun ruko, kamu juga harus mengurus Izin Mendirikan Bangunan (IMB) terlebih dulu. Biaya bangun ruko memang gak murah, tapi potensi keuntungannya pun besar.

3. Bangun gudang

Usaha sewa gudang juga menguntungkan. Tapi selain modal besar, kamu harus pikirkan luas sekaligus letak tanah.

tanah nganggur kena pajak progresif
Bisa jadi pilihan yang menarik kalau lokasi tanah kamu dekat dengan tol (gudang kosong / jualsewaproperty)

Untuk membangun gudang, setidaknya kamu punya tanah seluas 10 hektare. Semakin dekat dengan bandara, kawasan industri, atau pelabuhan semakin cerah pula prospeknya.

Sudah pasti investasi dalam membangun gudang ini sangat besar dari segi biaya. Ditambah lagi, harus ada sumber daya manusia yang kamu pekerjakan untuk manajemen gudang.

Selain izin bangunan, ada juga izin gangguan yang harus kamu lengkapi. Tapi kalau memang kamu melihat ada potensi untung besar lewat bisnis ini, kenapa mesti ragu?

4. Sewakan saja tanahnya

Bingung mau diapain tanah nganggurnya? Kenapa gak disewakan saja?

Kamu bisa sewakan ke pengusaha SPBU untuk didirikan pom bensin. Atau bisa juga ke orang yang mau buka usaha cuci mobil atau bengkel.

Gak perlu dijual kan tanahnya? Kamu juga bakal dapat untung tiap bulan dari asetmu itu.

Gak ada modal? Ajukan pinjaman saja!

Untuk mengubah tanahmu jadi aset produktif emang sudah pasti butuh modal. Lalu kalau gak punya, gimana?

Gampang. Kamu bisa ajukan pinjaman multiguna. Kenapa multiguna? Karena bunganya lebih rendah jika dibandingkan dengan kredit tanpa agunan (KTA). Proses pengajuannya pun cepat dan mudah.

Sekarang, kamu bisa mengajukan kredit ini secara online. Tanpa keluar rumah, aplikasi permohonan kreditmu sudah bisa diproses ke bank. Produk yang ditawarkan pun lebih beragam, dengan jenis jaminan yang bervariasi. Kamu bisa menjaminkan kendaraan pribadi atau sertifikat rumah. Tinggal dipilih yang sesuai kebutuhan.

Jadi, sudah gak ada alasan kan untuk bisa memanfaatkan tanah nganggurmu jadi aset produktif?

Kalau bisa dimanfaatkan jadi sumber pendapatan, kenapa gak? Dan kalau kamu bisa menciptakan lapangan pekerjaan lewat tanah lapang itu, kamu sudah berkontribusi dalam mengurangi pengangguran.

 

CTA BFI

Yang terkait artikel ini:

[Baca: Punya Tanah Nganggur, Kredit Bangun Rumah Saja]

[Baca: 3 Hal yang Kudu Dicermati Sebelum Beli Tanah Secara Kredit]

[Baca: Perhatikan Rambu-rambu berikut Sebelum Memulai Investasi Tanah]