Susah Mendapatkan Promosi Jabatan, Mending Lakukan Cara Ini Deh

Gak ada orang yang mau kariernya stuck di satu posisi. Pastinya ingin punya karier menanjak semua, kecuali yang udah telanjur kejebak di zona nyamannya.

Sekali merasa takut keluar dari comfort zone itu, sudah. Pasti karier ya begitu-begitu saja. Dan, artinya, penghasilan juga gak bakal naik signifikan.

Tapi, gimana kalau ternyata susah mendapatkan promosi jabatan? Mungkin rasanya seperti Cinta yang galau menunggu Rangga menepati janjinya kembali saat bulan purnama tiba.

Memang, secara umum, promosi akan datang dengan sendirinya kalau kerja kita bagus. Apalagi kalau sampai mengalahkan pekerja lain. Bisa langsung melesat kayak jet F-16.

Namun, sayangnya, kebiasaan ini gak berlaku di semua perusahaan. Soalnya, masih ada perusahaan yang manajemennya belum matang, atau malah bosnya otoriter.

[Baca: 7 Tanda Diperbudak Atasan: Cek Dulu Apakah Kamu Korbannya?]

Tapi, dengan bekal pikiran positif, kita masih bisa mengharap kenaikan karier. Siapa tahu memang belum saatnya masa emas itu datang. Atau, ternyata performa kerja pegawai lain lebih tokcer ketimbang kita!

mendapatkan promosi jabatan
Karier itu ibarat naik anak tangga, dakilah sampai titik teratas

Lakukan saja cara-cara ini demi mengejar promosi karier:

1. Kerja keras, tuntas, lugas

Yang dimaksud dengan kerja keras, tuntas, dan lugas adalah kerja tak kenal lelah. Lakukan ini tiap hari, seolah-olah itu adalah ujian kenaikan kelas.

Tapi bukan lantas gak pernah buang air kecil saat kerja. Bisa jadi penyakit malah. Atau gak pernah ambil jatah cuti. Yang ada justru stres.

[Baca: Tips Bahagia di Tempat Kerja: 5 Tanda Kamu Kurang Piknik]

Sebaliknya, selesaikan semua tugas pada hari itu tepat waktu dan sebaik-baiknya. Jika memungkinkan, malah kalau bisa sebelum jam pulang sudah kelar segalanya.

Jadi, bisa ambil tugas tambahan yang berhubungan dengan tugas utama. Namun pastikan tugas tambahan ini juga selesai dengan baik. Bukan malah berantakan meski bukan tugas utama.

Jangan pula ambil tugas gak berkaitan. Misalnya jabatannya analis kredit, tapi bantu-bantu di meja akuntan.  Bisa-bisa malah dianggap sok kerja keras kalau begini.

2. Kenalan dengan semuanya

Berjejaring itu penting, terutama demi menaikkan karier. Tapi bukan asal berjejaring, lho, ya.

Bukannya mau pilih-pilih teman, tapi dalam dunia kerja posisi itu menentukan prestasi. Jadi, sebaiknya berkenalanlah dengan para atasan di tiap divisi, juga pegawainya.

mendapatkan promosi jabatan
Jalin relasi yang bagus sama rekan kerja dan kolega di luar kantor

Pas jam istirahat, ajak makan siang bersama. Momen ini bisa dimanfaatkan dengan bertanya tentang jalur karier mereka, terutama para bos, untuk dijadikan pelajaran.

Ceritakan pula target kamu dalam karier. Intinya, bikin mereka tahu bahwa kamu punya target dalam kerja, dan berusaha keras meraih target itu.

[Baca: Percuma Naik Gaji Jika Masih Mempertahankan 5 Cara Mengatur Keuangan Ini]

3. Belajar…belajar….belajar….

Belajar gak hanya dilakukan di sekolah. Saat promosi karier tak kunjung datang, bisa kita manfaatkan untuk terus belajar.

Khususnya, belajar tentang bidang jabatan yang kita kejar. Misalnya mengincar jabatan kepala marketing. Ketahui soal apa pun tugas pejabat itu.

Caranya, selain dengan berjejaring seperti contoh poin kedua di atas, bisa ikut seminar-seminar dan workshop. Agar bisa sekali dayung dua-tiga pulau terlampaui, cari sendiri seminar/workshop terkait dan beritahukan ke manajemen agar kita bisa dikirim ke sana.

Bilang bahwa pengetahuan dari kegiatan itu akan berguna buat perusahaan. Jadi, ada dua hal yang bisa kita rengkuh:

  • Manajemen tahu bahwa kita punya minat belajar tinggi
  • Kita bisa mendapat pengetahuan baru di luar tempat kerja
mendapatkan promosi jabatan
Jangan takut sama kompetisi, lakukan semua dengan maksimal

Meski begitu, jangan sampai kita menyelewengkan kepercayaan perusahaan. Begitu disetujui ikut seminar macam-macam, eh, resign. Keterlaluan itu namanya.

Tiga poin di atas bisa coba dipraktikkan. Jika target promosi karier tercapai, otomatis kehidupan finansial bakal meningkat. Jangan lelah mengejar target itu, meski mendapat banyak rintangan.

[Baca: Jika Karir Mentok Jangan Buru-buru Resign, Jawab Dulu 3 Pertanyaan Ini]

 

Image credit:

  • http://d27bf9iy63vb4h.cloudfront.net/wp-content/uploads/2015/04/naik-jabatan.jpg
  • http://cdn.klimg.com/merdeka.com/i/w/news/2012/06/25/59577/670×335/promosi-jabatan-bisa-pengaruhi-kesehatan-jantung.jpg
  • http://forumpajak.org/wp-content/uploads/sites/38/2015/03/perebutan-jabatan.jpg