Susah Cari Kerja? Mungkin Kamu Khilaf Belum Manfaatin Dunia Digital

Orang-orang sering ngeluh susah cari kerja karena banyak hal. Tapi ada satu hal yang mungkin terlupa, yakni belum manfaatin dunia digital.

Pada punya akun Facebook, Twitter, dan Instagram dong. Masak iya tiap hari nge-twit, like, comment, share, tapi gak manfaatin dunia digital buat masa depan?

Padahal aktivitas di dunia maya itu bisa berujung keberhasilan mendapatkan pekerjaan yang didambakan. Bagaimana caranya? Simak di bawah ini.

1. Bikin akun LinkedIn

susah cari kerja
Selain harus punya Linkedin, cari tahu juga gimana cara bikin akun yang bagus (Linkedin/Pinterest)

Jangan cuma bikin akun medsos buat curhat gak penting atau malah share info hoax. Udah tahu LinkedIn?

Medsos yang satu ini adalah tempat berkumpulnya para profesional di bidang masing-masing. Akun perusahaan bonafide pun banyak di sini. Mereka rutin membagikan info lowongan terkini.

Makanya kalau selama ini kamu belum punya akun LinkedIn, ya wajar susah cari kerja. Di sini, kita bisa mengikuti akun-akun perusahaan ok punya, juga berkomunikasi langsung dengan orang HRD-nya.

Dan gak cuma bagi info, mereka kerap mencari pegawai lewat LinkedIn. Bila menemukan yang cocok, mereka bakal ngirim pesan soal tawaran kerja itu. Makanya, kita kudu punya LinkedIn dan memolesnya dengan info background keahlian sehingga dilirik oleh para pencari kerja.

Kalau info LinkedIn-mu mengesankan banget, bukan gak mungkin ada banyak perusahaan yang ngedeketin lho.

[Baca: Bingung karena Diterima Kerja di Lebih dari Satu Perusahaan? Pilih yang Punya 6 Kelebihan Ini]

2. Serbu situs pencari kerja

Di Indonesia, sudah banyak situs pencari kerja. Bila kita mendaftarkan diri ke semuanya, kesempatan dapet kerja bakal lebih besar.

Kadang sebuah perusahaan mem-posting lowongan kerja di satu-dua situs saja. Saat punya akun di semua situs pencari kerja, info itu bakal masuk ke e-mail yang kita daftarkan.

Tapi jangan lupa isi lengkap informasi di akunmu. Selain itu, pastikan mengirim surat lamaran dengan format baik lewat situs tersebut. Bukan sekadar sebar CV tanpa etika menulis surat lamaran.

[Baca: Cari Kerja Susah? Jangan-Jangan Kamu Melakukan 4 Kesalahan Ini]

3. Gabung di forum dan aktif di thread lowker

Forum seperti Kaskus masih jadi pilihan perusahaan untuk mencari tenaga. Kalau merasa susah cari kerja, segera bergabunglah ke sana dan aktif ikuti thread di kategori lowongan kerja alias lowker.

susah cari kerja
Jangan sampai nulis-nulis ginian ya gara-gara susah cari kerja (butuh kerja/shutterstock)

Bagusnya, di forum-forum seperti ini banyak juga info kerja part-time. Jadi, selagi cari pekerjaan tetap, bisa coba kerja part-time dulu buat nambahin pundi-pundi keuangan.

4. Follow akun medsos perusahaan incaran

Perusahaan besar banyak yang sudah punya akun medsos populer seperti Facebook dan Twitter. Follow atau like page mereka agar selalu update dengan semua informasi seputar perusahaan itu, terutama lowongan kerja.

Dari page itu pun kita bisa pelajari bagaimana budaya kerja perusahaan yang diincar lewat aktivitas atau foto yang di-share. Bahkan kita bisa menjalin komunikasi dengan orang yang sudah bekerja di sana untuk mendapat segala info yang dibutuhkan, seperti apa saja benefit yang ditawarkan.

5. Bangun portofoliomu dalam bentuk blog atau website pribadi

Internet menyediakan sarana promosi diri yang luar biasa. Salah satunya lewat blog atau situs pribadi. Dijamin, dilema susah cari kerja langsung sirna.

Alih-alih menulis resume pada selembar file Microsoft Word, kita bisa menggunakan blog atau situs pribadi untuk menjelaskan portofolio yang kita punyai. Cantumkan semua karya yang pernah kita buat di sana.

susah cari kerja
Ditolak gara-gara gak ada portfolio? Wah miris banget (ditolak/sales placement)

Bila gak bisa bikin blog atau situs yang menarik, bisa pakai jasa web developer. Tapi pakai blog WordPress gratisan saja sebenarnya sudah cukup. Yang penting, portofolio itu jelas menonjolkan kelebihan yang kita miliki.

Kita yang tergolong angkatan kerja pada era ini termasuk beruntung lho. Tanpa harus keluar rumah, bisa tetap cari lowongan kerja.

Bayangkan ayah dan ibu kita dulu. Mereka mesti naik-turun angkutan umum buat menelusuri lowongan dari satu perusahaan ke perusahaan lain.

Gak jarang waktu seharian habis buat cari kerja tapi akhirnya gak dapet. Apalagi jika ketemu satpam yang resek minta sogokan agar mau ngasih surat ke HRD. Ini banyak digambarkan dalam film-film jadul, kayak Warkop DKI.

Sebagai pemuda-pemudi generasi bangsa yang melek teknologi, mestinya kita manfaatkan betul dunia digital untuk hal-hal berguna, termasuk buat kelangsungan karier. Semoga tips ini bisa bermanfaat buatmu supaya gak lagi susah cari kerja ya!

[Baca: Bikin Karier Makin Cemerlang dengan Install 6 Aplikasi Kerja Ini di Smartphone-mu]