Supaya Tagihan Listrik Gak Jebol, Simak Nih 5 Cara Efektif Menghemat Listrik Rumah

Listrik pastinya sudah jadi kebutuhan pokok. Kalau gak ada listrik gimana mau melakukan aktivitas. Sering kan tuh yang namanya ibu-ibu teriak saat lihat tagihan listrik rumah membengkak bahkan jebol. Makanya harus mulai belajar gimana ngirit penggunaan listrik.

Kita sering gak menyadari kalau konsumsi listrik adalah salah satu pengeluaran yang cukup besar dan rutin. Mulai dari televisi, kulkas, mesin cuci, setrika hingga sekadar nge-charge handphone. Dampak irit pemakaian listrik lumayan loh, uang hasil penghematan bisa bikin tabungan makin gendut.

Nah, supaya tagihan gak jebol dan emang niat ngirit, pemakaian listrik harus mendapat perhatian ekstra. Simak 5 cara efektif menghemat listrik rumah:

1. Cek tarif listrik

Penyesuaian Tarif Tenaga Listrik PLN berguna untuk melihat update data hitungan tarif listrik. Jadi jika ada perubahan kamu bisa tahu. Tarif listrik rumahan bisa kamu cek pada bagian Tarif Rumah Tangga.

Internet yang kamu sering banget gunakan buat media sosial, bisa juga digunakan untuk memantau perubahan tarif PLN yang selalu diinformasikan ke publik lewat media massa.

[Baca: Cara Hitung Tagihan Listrik Biar Tarif Listrik Turun Ada Efeknya]

MENGHEMAT LISTRIK RUMAH
Tarif listrik masih bisa turun kok, tapi janga lantas bisa boros

2. Cek harga pulsa

Bagi pengguna listrik yang berlangganan dengan sistem pra bayar atau pulsa, harus rajin memantau apakah benar jumlah listrik yang dikonsumsi sama dengan harga pulsa. Seperti yang dikhawatirkan oleh Menteri Kemaritiman dan Sumber Daya Rizal Ramli, ditakutkan ada permainan di balik harga pulsa listrik.

Semisal harga pulsa Rp 100 ribu, ternyata yang dikonsumsi hanya Rp 70ribu. Tapi, klarifikasi dari PLN menjelaskan bahwa yang dihitung PLN adalah kilowatt-hour (kWh), bukan rupiah.

Biaya listrik biasanya sudah termasuk biaya administrasi dan pajak. Contoh perhitungan dari PLN.

Contoh:

Pembelian Token PLN seharga Rp 20.000

Golongan Daya R1 1300 Watt (daerah Kabupaten Karawang)

Perhitungan:

Biaya administrasi bank = Rp 1.600

PPJ = 3%

Biaya per KWh = Rp 790

Maka KWh yang didapat:

= ((20.000 – 1.600) – 3% ) / 790

= ((18.400) – 552) / 790

= 17.848 / 790

= 22,59 KWh

Dengan contoh sederhana di atas, jumlah listrik yang diperoleh dari pulsa yang dibeli bisa dicek sesuai atau gak. Kalau ternyata beda, kita bisa menghubungi kantor PLN di area kita. Kalau mau cepat ditangani ya terpaksa datang langsung.

MENGHEMAT LISTRIK RUMAH
Punya berapa peralatan elektronik di rumah?

3. Hitung biaya listrik dari alat elektronik

Kalau mau repot sedikit tapi mencegah biaya listrik membengkak, kamu harus menghitung pengeluaran listrik dari pemakaian alat elektronik di rumah.

Semisal nih, kamu menggunakan televisi berdaya 0,8 Ampere