Sudah Tahu Cara Menaikkan Limit Kartu Kredit? Simak di Sini Yuk!

Hore, akhirnya gaji naik juga! Selamat ya! Dengan kenaikan gaji, pastinya kemampuan finansial pun bertambah dong. Yang tadinya nabung cuma bisa Rp 500.000 sebulan, coba ditambah alokasinya jadi Rp 1 juta. Yang tadinya investasi cuma Rp 300.000, bisa dinaikkan jadi Rp 500.000.

Gaji naik memang berjuta-juta rasanya. Hati senang dan pikiran pun tenang. Saat mengalami momen ini, coba manfaatkan untuk menata ulang kondisi finansialmu. Selain menaikkan porsi tabungan dan investasi, apa lagi ya yang bisa dilakukan?

Bagaimana kalau menaikkan limit kartu kredit?

Eits, jangan menghakimi dulu. Menaikkan limit kartu kredit bukan berarti mendorong perilaku konsumtif. Banyak manfaat yang bisa diambil di balik keputusan ini lho. Misalnya untuk kebutuhan biaya rumah sakit yang gak murah atau kebutuhan darurat lain yang membutuhkan dana besar.

menaikkan limit kartu kredit
Makin tinggi limit kartu kredit, biasanya makin banyak fasilitas yang bisa didapat. (SPG Kartu Kredit / neraca)

Ketika uang tunai tak ada di tangan, maka kartu kredit bisa dijadikan juru selamat. Kalau limitnya naik, otomatis biaya yang bisa ditalangi oleh bank juga semakin besar.

Nah, salah satu poin yang dipertimbangan bank untuk menaikkan limit kartu kredit nasabahnya adalah kenaikan gaji. Mereka melihat bertambahnya gaji sebagai salah satu jaminan bahwa tagihan bisa lancar dibayar.

Tapi, sudah tahu kan cara menaikkan limit kartu kredit? Sebenarnya caranya sangat simpel, yaitu menelepon bank penerbit kartu kita.

Namun bukan berarti kalau gaji naik dan sudah menelepon bank lantas limit bakal naik. “Mbak/Mas, saya mau minta limit kartu kredit dinaikkan. Gaji saya sudah naik, lho.” Lha kok enak.

Atau malah tanpa ba-bi-bu langsung mengancam mau tutup kartu kalau limit gak dinaikkan. Bisa saja ancaman itu berhasil, tapi bank bukanlah bocah balita yang nurut saja ketika diancam.

Ada prosedur yang mesti dijalani untuk meminta kenaikan limit kartu kredit. Selain menelepon, kita bisa datang ke bank yang bersangkutan.

Namun bila bisa lewat telepon atau online, ngapain repot-repot datang ke sana? Yang penting, siapkan segala materi agar permohonan untuk menaikkan limit kartu kredit bisa dikabulkan.

menaikkan limit kartu kredit
Gak usah ribet ya, nanti dibantu sama costumer service (Customer Service / mycspn)

Seperti disebutkan sebelumnya, kenaikan gaji cuma salah satu poin yang dipertimbangkan. Yang lebih penting adalah riwayat tagihan.

Bila tagihan terus dibayar lunas tiap bulan, bukan mustahil malah kita yang ditelepon bank untuk ditawari kenaikan limit. Sebab, kita dianggap sebagai nasabah teladan.

Jadi, satu hal yang kudu disiapkan dari awal sebagai cara menaikkan limit kartu kredit adalah lancarnya tagihan bulanan. Gak peduli gaji naik 3x lipat, kalau tagihan masih belum lunas, ya wassalam.

Prosedur menaikkan kartu kredit di tiap bank berbeda. Namun umumnya alurnya sama, yaitu:

1. Telepon ke call center untuk meminta kenaikan limit. Dalam percakapan via telepon, biasanya kita akan diberi nomor laporan. Setidaknya kita diberi penjelasan soal syarat-syarat permohonan itu.

2. Membuat surat permohonan kenaikan limit dengan mencantumkan nomor laporan dari call center, bila ada.

3. Scan KTP, NPWP, dan kartu kredit bagian depan

4. Scan slip gaji berstempel perusahaan

5. Kirim surat dan hasil scan dokumen ke alamat e-mail yang diberitahukan call center saat telepon, atau bisa cek di situs bank tersebut

menaikkan limit kartu kredit
Datang ke bank buat ajukan proses permohonan ya (Petugas Bank / tribunnews)

Biasanya, bank akan memproses permohonan itu dalam waktu maksimal 5 hari kerja. Analis kredit bank akan menilai apakah kita bisa mendapat kenaikan limit kredit dengan melihat riwayat tagihan dan nominal gaji.

Kenaikan limit yang disetujui bervariasi, tergantung hasil penilaian analis. Bisa saja hanya 25 persen, atau mungkin 100 persen.

Yang pasti, kita mesti menyiapkan sejumlah pertanyaan ketika permohonan disetujui, antara lain:

1. Apakah ada kenaikan iuran tahunan, atau malah bisa dapat free iuran lagi setahun?

2. Apakah ada perubahan bunga?

3. Apakah perlu datang ke bank untuk mengganti kartu kredit dengan yang baru?

4. Fasilitas apa saja yang bisa didapat setelah limit naik?

Meminta kenaikan limit kartu kredit itu sah-sah saja. Namun riwayat kredit harus tetap dijaga. Dengan kata lain, tagihan tiap bulan mesti dilunasi seperti sebelumnya.

Jangan sampai langsung belanja gila-gilaan hingga mendekati limit baru tanpa memikirkan tagihan. Toh, kenaikan limit bisa dimanfaatkan selain untuk belanja, misalnya meningkatkan usaha.

Kartu kredit dengan limit lebih tinggi bisa dipakai buat beli bahan baku usaha. Cari deh fasilitas cicilan 0 persen atau bunga tetap, sehingga meringankan beban tagihan per bulan.

CTA Mega Visa Platinum

 

Yang terkait artikel ini:

[Baca: Limit Kartu Kredit Itu Asal-Usulnya Darimana Sih?]

[Baca: Program Cicilan 0 Persen Kartu Kredit Cuma Bisa Nguntungin Kalau Kamu Baca Triknya Ini!]

[Baca: Pakai Kartu Kredit Sebagai Modal Buka Usaha Ratusan Juta, Bisa Banget!]