Strategi Pinjam Uang Cepat Tanpa Jaminan untuk Tutupi Biaya Pendidikan

Musim pendaftaran masuk sekolah sebentar lagi tiba. Ini sama saja musim orangtua pada menyibukan diri. Sibuknya bukan sekadar mencari sekolah yang terbaik, tapi juga memikirkan biaya pendidikan yang mesti dipenuhi.

 

Yang disebut terakhir ini yang bikin kalang kabut. Muncul kekhawatiran jika saldo di tabungan tak mencukupi. Orangtua yang tak punya persiapan tabungan atau asuransi pendidikan biasanya  yang paling kerepotan menghadapi musim tahun ajaran baru ini. [Baca: Kenapa Orangtua Lebih Memilih Tabungan Pendidikan]

 

Sebenarnya pemerintah berusaha menekan biaya pendidikan. Misalnya lewat mekanisme Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk program wajib belajar 9 tahun.

 

Sedangkan biaya kuliah di perguruan tinggi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengklaim sudah terjangkau. Klaim itu didasari dari pemberlakuan Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri (BOPTN).

 

Lalu Kementerian juga menerapkan Peraturan Mendikbud Nomor 55 Tahun 2013. Dalam Pasal 1 Ayat 3 disebutkan definisi uang kuliah tunggal (UKT) adalah sebagian biaya kuliah tunggal yang ditanggung mahasiswa berdasarkan kemampuan ekonominya. Jadi mahasiswa dari keluarga miskin akan membayar UKT yang relatif rendah dan berlaku sampai mahasiswa tersebut lulus. (*Ref 1)

 

Tentu saja itu kabar melegakan. Hanya tetap saja belum jadi obat dari kepeningan dari memikirkan biaya pendidikan. Tetap saja orangtua mesti berkutat dengan pertanyaan dari mana mencari sumber pendanaan biaya pendidikan?

 

Pinjam uang cepat tanpa jaminan ke bank? Mencari informasi beasiswa? Pertanyaan yang mesti dicari jawabannya mengingat jadwal pendaftaran tahun ajaran baru segera dibuka.

 

Misalnya opsi ke bank yang dikerap jadi solusi tempat pinjam uang tanpa jaminan maupun dengan agunan. Silakan lirik pembiayaan multijasa iB pendidikan yang ditawarkan perbankan syariah. Produk ini peminjaman uang tanpa jaminan bisa membantu kebutuhan biaya pendidikan.

 

Di sini perbankan syariah menyodorkan pembiayaan bagi orangtua yang kesulitan membayar biaya pendidikan bagi buah hati. Orangtua tinggal mengajukan pembiayaan multijasa iB pendidikan ini ke bank syariah.

 

Selain itu tetapkan juga berapa lama pinjaman itu akan diangsur. Misalnya setahun atau dua tahun.

 

Selanjutnya bank syariah yang akan mengurus semua pendaftaran dan mentransfer biaya pendidikan langsung ke sekolah. Biasanya bank syariah mengenakan fee untuk jasa ini. Skema pembiayaan multijasa iB ini bisa meringankan beban biaya masuk sekolah.

 

Kekurangan dana bisa ditambal dengan cara ini. Asyiknya tak perlu mengagunkan aset. Pembiayaan multijasa iB ini bisa jadi strategi cara pinjam uang tanpa jaminan.

 

 

*Ref 1: http://www.kemdiknas.go.id/kemdikbud/berita/1655