Stop Ngeluh! Ini 5 Peluang Usaha dari Membeludaknya Driver Ojol

Makin maraknya driver ojek online gak cuma bisa dijadiin peluang kerja, tapi juga peluang usaha lho.

Kalau kamu aktif di media sosial seperti Facebook atau Twitter, pasti pernah dengar keluhan soal izin pekerja asing yang dipermudah. Apalagi bila kamu ikut grup Facebook driver ojek online alias ojol.

Banyak driver ojol yang merasa iri terhadap pekerja asing itu. Dalam benak mereka, kok orang asing dibantu mau cari kerja. Sedangkan warga negara sendiri mesti banting tulang dan peras darah buat cari nafkah tiap hari.

Sebenarnya, perbandingan yang seperti itu gak bisa sepenuhnya diamini. Soalnya, izin bukan lantas dibikin mudah buat semua warga asing yang kerja di Indonesia.

Tetap ada tes kemampuan, seleksi, dan lain-lain. Kalau gak memenuhi syarat, ya gak bakal dikasih izin.

Kita boleh iri, bahkan protes, kalau punya kemampuan yang sama atau justru lebih daripada mereka, namun gak dibantu cari kerja. Namun tentunya perbandingan kemampuan ini butuh tes lebih lanjut.

Jadi, daripada ngeluh tiap hari tanpa solusi, mending putar otak untuk menjaga tabungan tetap terisi. Khususnya buat driver ojol, sejatinya ada peluang besar di depan mata.

Peluang usaha yang udah disebutkan di atas tadi berhubungan dengan makin membeludaknya driver ojek online di seluruh daerah, terutama kota-kota besar. Per Maret 2017 saja, jumlah driver Go-Jek ada seperempat juta orang.

Itu baru dari Go-Jek lho. Belum dari Grab, Uber, dan aplikasi-aplikasi transportasi online lain yang kecil. Jumlah ini terus membengkak karena perekrutan masih dilakukan oleh perusahaan-perusahaan tersebut.

Artinya, persaingan antar-driver ojol bakal makin sengit. Berebut order, jelas. Terlebih skema insentif dan tarif terus diperbarui dan dianggap kurang memihak driver.

Namun alih-alih ngeluh terus-terusan malah bikin stres, kenapa gak coba usaha baru manfaatin membeludaknya driver ojol? Di bawah ini ada beberapa jenis usaha yang mungkin bisa digeluti:

1. Warkop Wi-Fi

peluang usaha
Demi menghindari kasbon, lengkapi warkop Wi-Fi dengan poster “DILARANG NGUTANG” (tribunnews)

Driver ojol identik dengan kopi. Kayaknya kafein menjadi doping agar kuat narik sepanjang hari. Itu berarti warung kopi berpotensi digeluti.

Namun bukan sembarang warkop, melainkan warkop dengan fasilitas tambahan Wi-Fi. Dijamin driver ojol bakal berduyun-duyun datang karena bisa dapat koneksi Internet gratis.

Layanan Wi-Fi yang bisa dipilih antara lain yang pakai kabel seperti First Media, Indihome, seperti Biznet, hingga yang portabel seperti Bolt dan Smartfren. Secara umum, koneksi Internet kabel lebih oke.

Namun biaya langganannya cenderung lebih mahal. Koneksi Internet portabel amat bergantung pada kekuatan sinyal yang ada di daerah setempat, tapi biasanya murah.

Sebaiknya bandingkan dulu tarif masing-masing. Khusus Wi-Fi dari modem portabel, dicoba dulu sinyalnya di daerah warkopmu. Kalau ternyata lemah, disarankan memilih yang pakai kabel saja agar pelanggan gak kabur.

[Baca: 5 Usaha Rumahan yang Menjanjikan dengan Modal Maksimal Rp 7 Juta]

2. Bengkel ojol

peluang usaha
Status bengkel partner resmi bakal mendongkrak reputasi, terlebih bila diskon terus diadakan (kontan)

Makin banyak driver ojol, artinya makin banyak sepeda motor. Karena itulah usaha bengkel motor bisa dijadikan pilihan peluang usaha selanjutnya.

Gak perlu bengkel resmi, karena ongkosnya pasti mahal. Buka bengkel biasa saja yang bisa melayani segala merek motor.

Agar menarik driver ojol datang, berikan diskon khusus buat mereka. Misalnya diskon 10 persen dari total biaya, atau sistem kupon yang bila terkumpul dalam jumlah tertentu bisa servis gratis.

Biar gak terlalu dalam merogoh kocek buat promosi ini, diskon mungkin bisa diterapkan pada hari tertentu saja, misalnya tiap Senin. Bisa juga penawaran dalam bentuk lain, seperti driver ojol gratis soft drink bila servis di situ.

Yang penting hitung betul biaya buat promosi khusus itu agar gak nombok. Dalam jangka panjang, mungkin kelak bisa ngajak perusahaan ojek online untuk kerja sama secara resmi.

Kerja sama itu kemungkinan besar bikin nama bengkel lebih terangkat. Dan, tentu saja, menarik lebih banyak driver ojol.

3. Warung makan ojol

peluang usaha
Artis Baim Wong udah tahu peluang, bikin promo khusus buat driver ojol (dream.co.id)

Selama orang masih butuh makan, usaha warung tetap berpotensi sukses. Dalam kaitan dengan membeludaknya driver ojol, peluang usaha ini bisa diperbesar jika punya program khusus buat mereka.

Driver ojol banyak yang masih narik saat jam makan. Bila mau mencoba, buka saja warung makan yang memberikan harga khusus buat para driver itu.

Bikin promo pada jam tertentu, misalnya pukul 12.00-13.00 dan 19.00-20.00. Pada jam itu, driver ojol dapet diskon 20 persen, umpamanya.

Atau warungmu dihubungkan dengan layanan pembelian makanan online, lalu kasih promo ke driver yang dapat order beli makan di situ. Mungkin driver diberi kupon diskon yang bisa dipakai hingga batas waktu tertentu.

Jadi, nanti driver bakal kembali lagi ke warung. Tapi kali ini sebagai konsumen warungmu, bukan beli buat orang lain.

[Baca: Peluang Usaha Buat Anak Muda Terbuka Lebar di 10 Daerah Ini]

4. Counter pulsa

peluang usaha
Kalau nunggu order, driver sering kebablasan main game online. Paketan pun habis, mesti beli lagi biar bisa narik (a2apple.com)

Counter pulsa menjadi pilihan peluang usaha selanjutnya. Alasannya, driver ojol 100 persen bergantung pada data Internet untuk bekerja.

Memang, saat ini sudah banyak saluran buat beli pulsa. Dari marketplace sampai layanan Internet banking.

Tapi gak semua driver tahu akan hal itu, terutama yang bukan generasi milenial. Beli pulsa/data di counter tetap jadi pilihan karena simpel saat lagi narik di jalan.

Syukur-syukur bisa buka counter pulsa di banyak tempat sekaligus. Dengan begitu, driver ojol bisa lebih banyak dijala.

Promo diskon khusus buat driver ojol bisa menjadi daya tarik. Bisa juga bikin program member. Untuk jadi member, harus ngasih salinan kartu tanda pengenal yang valid.

Nantinya, member cukup kirim SMS atau miss call untuk beli pulsa/data. Pembayaran bisa dilakukan kemudian.

Untuk menghindari hal-hal yang gak diinginkan, batasi nominal nilai pulsa/data jika berminat pakai program member ini. Misalnya Rp 100 ribu dan harus dibayar paling lamnbat esok hari.

Dengan demikian, jika ada driver ojol nakal yang jadi member hanya untuk kabur setelah pesan pulsa, kita gak terlalu terbebani dana yang hilang. Toh, kepolisian selalu siap membantu dengan adanya kartu pengenal dan data lain milik driver nakal itu yang kita pegang.

5. Buka pangkalan

peluang usaha
Pangkalan campur warung, lebih asoy (poskotanews)

Ide usaha ini mungkin yang paling butuh banyak biaya. Pangkalan driver ojol saat ini diketahui amat terbatas.

Kebanyakan pun hanya kecil atau bekas pangkalan ojek konvensional. Malah lebih banyak driver ojol yang suka mangkal di trotoar atau pinggir jalan sehingga menambah kemacetan.

Bila punya modal, mungkin bisa buka lahan untuk dijadikan pangkalan ojek online. Lahan 50 meter persegi juga sudah cukup. Atau mungkin punya tanah nganggur? Bisa deh dimanfaatin.

Caranya, bikin perjanjian kontrak dengan komunitas driver ojol setempat. Cari komunitas yang resmi, ada ketua, sekretaris, sampai bendahara kalau ada.

Nantinya, lahan disewakan kepada anggota komunitas itu sesuai dengan kontrak, misalnya selama sebulan. Tapi usahakan minta pembayaran sewa di muka. Gak mau kan nanti kontrak habis terus mereka pergi begitu saja?

Pepatah lama bilang, banyak jalan menuju Roma. Hal itu bisa diartikan bahwa banyak jalan menuju kesuksesan.

Bila merasa susah mencari nafkah dengan cara saat ini, mungkin ada cara lain yang bisa ditempuh. Lima peluang usaha di atas di antaranya.

Akan lebih mudah menjalaninya jika kamu punya pengalaman sebagai driver ojol. Sebab, pasti sudah tahu kebiasaan dan celah yang bisa dimanfaatkan dari para driver itu. Ngeluh doang jelas gak akan memecahkan masalah. Yuk usaha!

[Baca: Jadi Driver Ojek Online Perih, Begini Cara Mengatasinya]