Skenario Simulasi Kredit Mobil Bekas Bantu Ambil Keputusan

Orang mungkin lebih suka membeli barang baru tapi dalam urusan membeli mobil, hal itu bisa jadi bukan keputusan terbaik. Alasan utamanya karena harga mobil. Tapi dengan membeli mobil bekas, seseorang bisa mendapatkan nilai lebih untuk uangnya. (*Ref 1)

 

Hal utama yang mesti disadari adalah membeli atau kredit mobil bekas pasti berbeda dengan membeli mobil baru. Butuh ketelitian ekstra dan punya pengetahuan cukup tentang mobil. Kalau perlu minta dampingi kenalan atau seseorang yang lebih paham seputar mobil.

 

Inilah kenapa membeli mobil bekas bisa disebut gampang-gampang susah. Maksud hati untuk berhemat ketimbang beli mobil baru, tapi apa daya bisa rugi jika salah menentukan pilihan. Selain itu, kerumitan lainnya adalah menentukan tahun keluaran mobil yang sesuai dengan ketersediaan dana.

 

Jika kasusnya membeli dengan kredit, maka pertimbangannya ada pada besaran angsuran plus ditambah dana pemeliharaan mobil tersebut. Atas dasar itu, sangat disarankan menjadikan ketersediaan dana sebagai patokan untuk memilih mobil. Menghimpun informasi harga pasaran mobil bekas dan informasi kredit mobil menjadi mutlak di sini.

 

Caranya bisa dengan mendatangi sejumlah showroom mobil bekas yang bonafid. Di sana biasanya tersedia barisan mobil bekas dengan kualitas yang terjamin. Selain soal harga, konsumen bisa membandingkan satu merek dengan merek lain dengan segala kelebihan dan kekurangannya di saat bersamaan.

 

Biasanya petugas counter showroom sudah siap dengan segala pertanyaan konsumen. Utamanya seputar pembelian dengan cara kredit. Mereka sudah membekali diri dengan beragam produk kredit mobil murah yang bisa dipilih.

 

Nah, pertanyaan pamungkas dari petugas showroom pastinya adalah jumlah uang muka, masa kredit (tenor), dan besaran angsuran. Sebelum menjawabnya, mintalah bantuan mereka untuk membuatkan simulasi kredit mobil bekas.

 

Buatlah beberapa skenario simulasi kredit mobil bekas berdasarkan nilai uang muka dan besaran cicilan. Ingatlah, makin pendek dan kecil besaran pinjaman maka bunga yang dibebankan pun makin ringan!

 

Jika tak puas dengan produk kredit yang ditawarkan showroom dan menganggap bunganya terlalu mencekik, masih ada cara lain kok. Cukup hitung berapa besar kekurangan dana yang mesti dipenuhi jika membeli secara tunai.

 

Lantas, carilah dana tunai tanpa jaminan ke bank untuk menutupi kekurangan itu. Opsi ini akan membuat kita ‘berutang’ ke bank. Atau bisa pula mempertimbangkan pinjaman tanpa jaminan non bank jika lebih menguntungkan.

 

Mobil sudah dipilih dan mekanisme pembayaran sudah dilakukan. Lalu apakah ada hal lain yang perlu diketahui?

 

Yup, satu lagi. Pastikan dulu kelegalan mobil itu. Sangat disarankan untuk mengecek surat-surat kendaraan. Jika kendaraan berplat B (dalam area hukum Polda Metro Jaya), pengecekan bisa lewat SMS ke 1717.

 

Hal lain yang tak kalah penting adalah pelunasan pajak. Perhatikan kapan pajak itu habis berlakunya. Sebisa mungkin mendapatkan kendaraan dengan durasi pajak yang lebih lama agar tak perlu menyiapkan dana ekstra untuk membayarnya.

 

Setelah semuanya beres, jangan lupa pertimbangkan untuk mengasuransikan mobil Anda. Hal ini juga tak kalah pentingnya, loh.

 

*Ref 1: http://lib.uin-malang.ac.id/?mod=th_detail&id=05550001