Siapkan Dana Tunai Darurat dengan 5 Trik Ini, Cocok Buat yang Suka Boros

Menyiapkan dana tunai buat keadaan darurat sering kali jadi opsi terakhir buat orang-orang. Padahal, keadaan darurat ini bisa terjadi kapan aja.

Nah, buat kamu yang sering kali boros dan menempatkan dana ini pada urutan terakhir. Sebagai informasi aja, minimal dana darurat ideal itu adalah sekitar tiga sampai enam kali gaji.

[Baca: Cara Mengatur Keuangan yang Simpel Banget: Metode 50/20/30]

Yuk, simak tips berikut buat nabung dana tunai untuk keadaan darurat.

1. Jangan tunda, berapa dana tuani yang ada segera simpan

dana tunai
Gak perlu tunggu tanggal gajian bulan depan (biopharma-reporter)

Mulailah dari sekarang, gak perlu tunda bulan depan. Kamu bisa mulai dengan nominal terkecil apapun.

Misalnya, kalau emang bulan ini kamu banyak pengeluaran dan kamu udah kepikiran buat nabung dana darurat, yuk sisihkan aja. Kenapa? Kalau nunggu bulan depan, bisa-bisa bulan depan juga gak jadi.

2. Bikin daftar pengeluaran dan lihat berapa dana tunai yang bisa disisihkan

dana pintar
Bikin budgeting itu penting (rockstarfinance)

Selanjutnya kamu bisa bikin daftar pengeluaran kamu. Dari situ kamu bisa lihat berapa dana sebenarnya bisa kamu sisihkan.

Selama ini kamu gak bisa nabung dana tunai buat keadaan darurat bisa jadi karena gak bikin daftar ini. Jadi, kamu merasa punya uang, padahal pas akhir bulan tabungan kamu terkuras.

Malah sebisa mungkin sisihkan sekitar 10 persen buat dana darurat setiap bulannya. Biar gak terpakai, sisihkan sejak awal kamu terima gaji.

3. Anggap dana tunai darurat ini adalah utang

butuh dana cepat online
Anggap sedang ngutang (mortgagecalculator)

Biar makin kepaksa buat nabung, kamu bisa anggap dana darurat ini sebagai utang. Ingat, tadi idealnya dana darurat yang dimiliki adalah minimal tiga kali gaji maka bikin goal seperti itu.

Kamu bisa terapkan tujuan buat nabung hingga dana tersebut terkumpul. Sembari menabung, kamu anggap kamu sedang lakukan cicilan.

Supaya lebih terpacu, kamu bisa nabung melalui deposito atau reksadana biar gak gampang lakukan penarikan.

[Baca: 4 Tips Menyiapkan Dana Darurat Karena Kamu Gak Tahu Apa yang Akan Terjadi Esok]

4. Sisihkan uang receh yang kamu miliki

anda butuh pinjaman dana tunai
Uang receh gak bisa diremehkan (feex)

Trik ini terlihat sepele namun ternyata bisa membuahkan hasil luar biasa. Pernah baca pengalaman orang yang bisa beli mobil atau barang mewah dengan uang receh?

Biasanya uang receh sering kali dibiarkan gitu aja. Kadang hilang gitu aja. Buat kamu yang sering kali boros, menabung mulai dari uang receh bakal bantu banget.

DuitPintar pernah bahas mengenai pengalaman orang yang beli barang dengan uang receh, lho.

[Baca: Uang Receh Bisa Dipakai Buat Beli Barang Mewah Kok, 5 Orang Ini Membuktikannya]

5. Bikin asuransi aja

pinjaman dana tunai jamsostek
Asuransi emang bukan dana tunai tetapi tetap penting (coveredama)

Selain dana tunai darurat, ada baiknya kamu bikin asuransi, lho. Emang sih bentuknya bukan uang tunai yang siap sedia tetapi bisa dimanfaatkan dalam keadaan darurat tertentu.

Semisal kamu jatuh sakit, kamu gak perlu khawatir gimana buat bayar rawat inap dan sebagainya.

Sedikit catatan, kebanyakan asuransi kesehatan di Indonesia belum meng-cover rawat jalan. Terkecuali, asuransi kesehatan kamu disediakan oleh kantor.

[Baca: Gak Cuma di Tabungan, Dana Darurat Juga Bisa Disimpan di…]

Jadi, mulai sekarang, yuk, siapkan dana tunai ini. Kita gak tahu kapan terjadi musibah atau ada keperluan dadakan. Dengan siapkan dana seperti ini, kamu gak bakal pusing buat ngutang.