Siapkan Anggaran Lebih Karena Tagihan Listrik Naik Per 1 Juli 2014

Silakan cek daya listrik di rumah. Jika masuk golongan berdaya 1.300, 2.200, 3.500, hingga 5.000 volt ampere (VA), bersiap saja menganggarkan lebih untuk tagihan bulan Juli. Pasalnya, PLN sudah bersiap menaikkan tarif listrik untuk golongan yang disebut sebelumnya itu.
Masing-masing daya itu kenaikannya berbeda tapi rata-rata 11,36 persen, 10,43 persen, dan 5,70 persen. PLN berencana akan melaksanakan kenaikan listrik secara bertahap selama dua bulan mulai 1 Juli. Perusahaan setrum itu mengklaim kenaikan tarif listrik dapat menghemat subsidi sampai triliunan rupiah.
Pemerintah mendukung rencana PLN tersebut. Menteri ESDM dan Mineral Jero Wacik menilai rumah tangga yang terkena kebijakan penyesuaian tarif termasuk golongan mampu. Lagi pula, dia berdalih jika PLN membutuhkan dana untuk terus menambah jumlah pelanggan listrik.
Selain rumah tangga, pihak lain yang terkena kebijakan penyesuaian tarif ini adalah sektor industri I-3 non-go public. Tarifnya dinaikan secara bertahap rata-rata 11,57 persen setiap 2 bulan mulai 1 Juli 2014. Diperkirakan kebijakan ini akan berpengaruh terhadap penghematan subsidi listrik sebesar Rp 4,78 triliun.
Menurut Permen No. 9 Tahun 2014 itu, penyesuaian Tarif Tenaga Listrik Yang Disediakan oleh PT PLN itu telah mendapat persetujuan DPR-RI sesuai hasil Rapat Kerja Komisi VII DPR-RI dengan Menteri ESDM pada 21 Januari 2014.
Sesuai Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2013 tentang APBN 2014, alokasi anggaran untuk subsidi listrik mencapai Rp 71,4 triliun, termasuk kekurangan pembayaran 2013 Rp 3,5 triliun.Di luar itu, subsidi listrik dicadangkan pula sebesar Rp 10,4 triliun.
http://www.kemendagri.go.id/news/2014/04/17/mulai-mei-tarif-listrik-golongan-besar-dan-industri-naik-bertahap-oleh-desk-informasi