Siapa Bilang Jadul? Pinjaman Koperasi Itu Gampang Lho!

Koperasi biasanya diidentikkan dengan lembaga keuangan zaman dulu yang biasanya diisi oleh orangtua, jadul! Termasuk untuk urusan pinjamannya. Padahal tahu gak sih, pinjaman koperasi ternyata lebih unggul daripada bank konvensional, lho.

Koperasi sendiri adalah lembaga keuangan non-bank yang punya badan hukum. Landasan hukumnya ada pada Undang Undang Nomor 17 Tahun 2012. Biasanya koperasi didirikan oleh masyarakat yang didukung dan mendukung para anggotanya.

[Baca: Mencari Pinjaman Kilat? Ini Lho 5 Tempat Rekomendasinya]

Secara singkat, koperasi memiliki sistem keanggotaan. Setiap anggota koperasi tersebut nantinya ikut berkontribusi secara demokratis pada jalannya koperasi. Terdapat pengurus dan pengawas yang dipilih saat rapat anggota koperasi.

Nah, jenis koperasi paling populer di Indonesia adalah koperasi simpan pinjam. Biar lebih jelas soal koperasi, yuk kenalan dulu! Siapa tahu kepincut sama lembaga satu ini.

Keunggulan Koperasi Dibandingkan Layanan Keuangan Lain

pinjaman koperasi
Koperasi simpan pinjam (tribunnews)

Khususnya kamu yang butuh pinjaman, terutama buat modal usaha, pinjaman koperasi itu lebih menguntungkan. Berikut ini alasannya:

[Baca: 5 Tempat Pinjaman Uang Cepat yang Bisa Dicoba Saat Butuh Dana Dadakan]

1. Bunga yang lebih terjangkau

Suku bunga yang diterapkan oleh koperasi gak kalah dengan pinjaman bank. Kemenkop atau Kementerian Koperasi dan UKM menetapkan suku bunga pinjaman di koperasi adalah di angka 7 persen per tahun.

Suku bunga tersebut sama dengan angka suku bunga pada KUR alias Kredit Usaha Rakyat yang disediakan oleh bank.

2. Syarat yang lebih mudah daripada bank

Syarat pengajuan pinjaman ke koperasi pun jauh lebih praktis ketimbang bank. Apalagi kalau kamu punya relasi di koperasi tersebut, kamu bakal bisa direkomendasikan buat dapat pinjaman.

Buat lebih gampangnya lagi, kamu bisa jadi anggota koperasi terlebih dahulu. Gak sedikit koperasi yang bahkan sediakan pinjaman tanpa agunan. Kemudian, prosesnya pun sangat singkat.

3. Dapat SHU setiap tahun

Bila kamu gak cuma meminjam aja, tetapi juga jadi anggota maka kamu bakal dapat SHU setiap tahunnya. SHU adalah sisa hasil usaha yang bakal dibagikan sesuai kesepakatan di awal yang dibagikan setiap tahun.

Jadi, secara gak langsung sebenarnya kamu kayak lagi berinvestasi di koperasi.

Tertarik buat jadi anggota koperasi atau ajukan pinjaman ke lembaga tersebut? Berikut panduan buat jadi anggota maupun ajukan pinjaman ke koperasi.

Syarat Jadi Anggota dan Ajukan Pinjaman Koperasi

pinjaman koperasi tanpa jaminan
Jadi anggota dulu biar gampang minjam di koperasi (harianhaluan)

Berikut syarat secara umum buat jadi anggota koperasi. Bisa jadi beberapa koperasi lainnya menerapkan syarat berbeda ya.

[Baca: Siapa Bilang Kuno? Nih 6 Manfaat Menjadi Anggota Koperasi]

  • Berstatus warga negara Indonesia.
  • Keanggotaan adalah perorangan, bukan badan usaha.
  • Setuju terhadap aturan koperasi, mulai dari anggaran hingga kewajiban bayar simpanan wajib dan pokok.

Nah, berikut prinsip dasar yang harus kamu pahami dan tunaikan bila jadi anggota koperasi:

  • Saat kamu udah jadi anggota koperasi, kamu wajib bayar Simpanan Pokok yang dibayarkan sekali itu aja.
  • Setiap bulannya, setiap anggota wajib bayar Simpanan Wajib.
  • Ada pula Simpanan Sukarela yang mirip tabungan, nominal dan frekuensinya gak ditentukan.
  • Dana cadangan merupakan sisa hasil usaha yang gak dibagikan ke anggota, melainkan digunakan buat nambah modal koperasi.
  • Terdapat pula modal pinjaman yang dilakukan oleh pengurus koperasi kepada bank atau lembaga keuangan lainnya.
  • Terdapat juga Donasi yang berasal dari orang lain yang diberikan pada koperasi.

Udah paham dengan prinsip dan cara jadi anggota koperasi? Kamu pun bisa ajukan pinjaman ke koperasi.

Emang sih buat lakukan pinjaman koperasi, sebenarnya kamu gak harus jadi anggota koperasi dulu. Namun tetap aja kamu nantinya bakal dianggap calon anggota.

Berikut cara pengajuan pinjaman ke koperasi yang mesti kamu ikuti:

1. Jadi anggota koperasi terlebih dahulu

Cara pertama yang udah pasti adalah kamu bisa jadi anggota koperasi terlebih dahulu. Cara ini bakal lebih memudahkan kamu buat dapat pinjaman.

Kemudian, kamu isi formulir pengajuan pinjaman dan lengkapi syarat dokumen yang diminta.

2. Hubungi marketing koperasi

Gimana kalau kamu belum jadi anggota koperasi? Kamu bisa hubungi marketing koperasi yang kamu incar.

3. Ajukan pinjaman koperasi melalui rekomendasi

Cara ini terbilang lebih praktis lagi. Bila kamu punya keluarga ataupun teman dekat yang merupakan anggota koperasi, kamu bisa minta mereka merekomendasikan kamu buat dapat pinjaman.

Pastikan mereka punya track-record bagus agar aplikasi kamu pun disetujui.

4. Lengkapi data administrasi

Udah dapat jalannya ke koperasi tersebut? Sekarang saatnya buat lengkapi data administrasi yang diminta.

Biasanya kamu bakal diminta buat isi formulir pengajuan pinjaman. Kemudian, kamu pun diminta buat memberikan fotokopi KTP atau Kartu Tanda Penduduk. Bila udah menikah, kamu perlu berikan pula fotokopi KTP pasangan.

Lalu, beberapa syarat dokumen lainnya yang biasa diminta adalah Kartu Keluarga dan rekening listrik. Ada pula yang meminta dokumen slip gaji dan agunan.

Setelah kamu lengkapi administrasi dan pihak koperasi mempertimbangkan, kamu tunggu deh hasilnya!

Dari semua langkah di atas, paling mudah bila kamu udah jadi anggota koperasi sih. Ini karena koperasi pasti bakal mendahulukan anggotanya buat dapat pinjaman.

Jadi, mulai sekarang kamu bisa deh pertimbangin koperasi sebagai tempat menabung dan investasi, serta pinjaman.