Sering Kerja di Rumah? Lakukan 6 Jurus Ini Biar Makin Produktif

Sejatinya, kerja di rumah maupun di kantor tantangannya sama. Harus tetap fokus, bisa menyelesaikan tugas sesuai tenggat waktu, serta lancar berkomunikasi dengan kolega. Akan tetapi, tantangan itu lebih akan lebih terasa berat bagi mereka yang kerja di rumah.

Mengapa demikian? Karena distraksi yang muncul saat kamu kerja di rumah tentu lebih banyak daripada di kantor. Selain itu, gak ada atasan yang mengawasi kerjamu, jadi kamu bakal lebih leluasa santai-santai kerjanya.

Membangun ruang kerja guna meminimalisir distraksi mungkin bisa jadi solusi. Tapi, apakah hal itu bisa membantumu menghadapi distraksi dari Internet? Kayak notifikasi di medsos atau situs-situs favoritmu.

Khusus buat yang sering kerja di rumah, ada enam tips yang wajib kamu ketahui buat meningkatkan produktivitas. Yuk disimak!

1. Tetap fokus dengan bantuan tiga aplikasi ini

Seperti yang disebutkan di atas, distraksi yang muncul lewat Internet bisa mengganggumu untuk tetap fokus. Sebaliknya, terlalu fokus bekerja dan lupa istirahat juga gak baik buat kesehatan. Agar urusan kerja dan istirahatmu jadi seimbang, manfaatkan saja tiga aplikasi ini:

1. RescueTime

RescueTime bisa memberikan laporan soal berapa lama waktu yang kamu habiskan untuk suatu kegiatan di komputer saat offline maupun online. Kamu bisa tahu berapa lama kamu main game, surfing Internet, dan bekerja.

kerja di rumah
Ada sosmed, ada info gosip terbaru, ada berita politik. Beehh siwerr bos, gak kelar-kelar nih kerjaan (distraksi internet/betanews)

Laporan penggunaan komputermu pun bakal tercatat dan kamu bisa menilai sendiri seberapa produktif kamu dalam bekerja di rumah. Kalau ternyata kamu kebanyakan main game, maka besok-besok uninstall saja game-nya biar fokus kerja.

Oh ya, aplikasi ini bisa diunduh secara gratis kok, asalkan kamu pakai versi Lite. Kalau versi premiumnya bakal kena biaya langganan US$9 per bulan.

1. Self Control

Aplikasi ini bisa digunakan oleh pengguna MAC atau PC (lewat Chrome Extension). Fungsinya adalah untuk memblokir seluruh situs yang kamu anggap sebagai distraksi. Situs yang dimaksud bisa saja media sosial atau blog-blog yang kamu subscribe, jadi gak akan ada notifikasi yang muncul saat kamu kerja. Simple kan.

2. Time Out

Kalau yang ini berfungsi untuk mengingatkanmu beristirahat dari aktivitas sehari-hari. Biasanya kalau keasyikan kerja, sebagian dari kamu sering lupa makan nih. Nah install saja aplikasi ini biar hidupmu lebih balance.

[Baca: Bikin Karier Makin Cemerlang dengan Install 6 Aplikasi Kerja Ini di Smartphone-mu]

2. Sortir isi email-mu secara rutin

Email memang fungsinya seperti kotak surat, tapi jangan lantas menggunakan email untuk percakapan dengan tim. Kalau ini yang kamu lakukan, yang ada isi email bakal menumpuk dan kamu pun malas untuk membukanya.

Prioritaskan penggunaan email untuk berkomunikasi dengan klien atau pihak di luar perusahaan. Jangan lupa juga untuk membersihkan Inbox dari email-email yang bersifat promosi.

3. Manfaatkan jaringan komunikasi digital

Nah, biar urusan komunikasi dengan tim jadi makin lancar, gunakan saja aplikasi messaging seperti Slack atau Google Hangout. Dengan Slack, kamu bisa mengklasifikasikan grup percakapan sesuai proyek kerja yang berjalan.

kerja di rumah
Komunikasi lancar, kualitas kerja jadi maksimal (kerja di rumah/womansday)

Kedua aplikasi ini juga punya fitur video atau phone call. So, gak usah khawatir kalau ada meeting. Kamu bisa melakukan conference call bersama tim kerjamu meski kamu ada di rumah.

4. Manfaatkan Google Docs, Slides, dan Sheet agar transfer dokumen makin praktis

Masih ngandalin Microsoft Word, Power Point atau Excel offline? Yah kuno banget sih.

Metode itu bakal menyulitkanmu saat harus mengirim dokumen ke tim. Kamu harus buka email dan melampirkan dokumennya di sana. Kalau tiba-tiba emailmu masuk ke Spam, ya wassalam. Si penerima pasti bilang dokumennya belum diterima.

Tapi jika kamu pakai aplikasi yang satu ini, dokumen dengan format word, excel, atau powerpoint pasti terkirim dengan cepat. Tinggal klik tombol share di bagian kanan atas dan masukkan alamat email penerima atau tinggal kirim link aja via aplikasi chat.

Selain itu, kamu juga bisa memeriksa sekaligus mengedit isi dokumen secara berbarengan dengan rekanmu. Siapa yang terakhir mengedit, namanya akan muncul di bagian atas.

Belum lagi, aplikasi ini juga punya fitur autosave. So, kalau tiba-tiba laptop atau komputer mati gak usah khawatir datanya hilang.

[Baca: 5 Cara Agar Tetap Produktif Meski Bekerja dari Rumah]

5. Gunakan aplikasi to-do list biar gak lupa sama tugas-tugasmu

Aplikasi to-do list memang cukup banyak dan punya fitur beragam. Namun intinya adalah, aplikasi ini bertujuan untuk mengingatkanmu akan tugas-tugas dan progresnya.

kerja di rumah
Tulis semua agendamu di aplikasi to do list biar gak pusing (catatan/suite life)

Untuk yang satu ini, kamu bisa cobain aplikasi bernama Trello atau iDone This. Cara penggunaannya tergolong sederhana, dan dijamin gak bakal kelewat deadline deh.

6. Jadwalin meeting pakai Google Calendar

Ketika kamu bekerja di rumah, maka potensi lupa akan jadwal meeting juga besar lho. Gak ada yang bisa mengingatkanmu kecuali kamu sendiri.

Biar gak kelupaan, manfaatkan Google Calendar tiap hari. Ketahui waktu meeting-mu dengan baik, jadi kamu punya persiapan yang matang untuk meeting tersebut. Kalau kamu cuek, yang ada kamu kelabakan pas lihat notifikasi meeting di ponselmu.

Dengan mengetahui enam rahasia di atas, maka gak sulit bagimu untuk meningkatkan produktivitas saat kerja di rumah. Zaman sudah makin canggih, sudah banyak aplikasi yang bisa menunjang produktivitas kerja lho, yuk dimanfaatkan.

[Baca: Ini Biaya-Biaya yang Mungkin Membengkak Kalau Keseringan Kerja di Rumah]