Sering Dilupakan, 5 Biaya Ekstra Ini Bikin Cekak Saat Belanja di Mall

Belanja di mall udah bukan hal aneh lagi. Apalagi buat kamu yang berdomisili di ibu kota. Bisa jadi tempat tinggalmu bahkan dikelilingi deretan mall besar yang mudah dijangkau.

Seorang karyawan di Jakarta Pusat bahkan mengaku hampir ke mall setiap hari lantaran lokasinya berdekatan dengan kantor.

Sah-sah aja sih belanja di mall. Saat pengin membeli barang yang udah lama jadi incaran, terus ada promo sale yang menggiurkan, tentu kamu jadi menghemat banyak uang. Lagipula belanja di mall bisa sekalian cuci mata. Siapa tahu ada barang bagus yang kamu butuhkan. Betul gak?

Eits, hati-hati dengan mindset seperti itu.

Sekilas sih tampak menguntungkan, tapi saat ditelisik lebih lanjut, banyak pengeluaran gak perlu yang menyiksa kondisi keuangan lho kalau belanja di mall. Ada banyak biaya tambahan yang sering luput dari perhitungan.

Biaya tambahan ini nih yang suka bikin kamu cekak di akhir bulan. Apa aja ya?

1. Biaya parkir

belanja di mall
(image: wajibbaca)

Walau mall ditujukan sebagai ruang publik, bukan berarti kamu bisa menikmatinya secara cuma-cuma. Salah satu buktinya adalah kamu perlu membayar parkir. Rata-rata tarif parkir mall di Jakarta tahun 2017 adalah Rp 2.000 per jam buat motor dan Rp 5.000 per jam buat mobil.  

Tarif ini diprediksi naik hingga 30 persen pada 2018.

Kenaikan tarif parkir disebabkan oleh naiknya pajak parkir dari 20 persen hingga 30 persen. Kenaikan pajak parkir ini dibebankan pada pengguna sehingga bakal langsung dirasakan dampaknya pada penetapan tarif parkir di sejumlah gedung, termasuk mall.

2. Makan

belanja di mall
(image: infomakan)

Walau tujuan semula cuma belanja, waktu lama yang dihabiskan di mall gak jarang bikin perut keroncongan. Kalau udah gini, makan di mall adalah hal praktis yang bisa dilakukan.

Dengan berbagai pilihan kuliner, kamu yang sedang lapar pasti gak bisa tahan godaan buat makan.

Enak dan praktis sih, tapi kalau di luar rencana awal, otomatis kamu perlu mengeluarkan bujet tambahan.  Belum lagi harga di restoran-restoran mall gak selalu ramah kantong.

Jangan lupakan soal pajak 10 persen dan biaya layanan alias pajak jasa sebesar lima persen. Hal ini tentu bikin kamu merogoh kocek lebih dalam.

3. Biaya ‘duduk’

belanja di mall
(image: sebandung)

Selain makan, ‘duduk’ di mall juga berbayar lho. Sehabis memasuki berbagai pertokoan di mall, gak jarang kita merasa lelah dan ingin beristirahat sejenak, kan? Sayangnya, gak semua tempat ada spot buat beristirahat atau sekadar buat duduk santai.

Alhasil kamu perlu masuk ke salah satu kafe buat bisa menikmati hal tersebut.

Tentunya, kamu gak bakal duduk dengan cuma-cuma. Paling gak, kamu harus memesan satu jenis minuman sebagai ‘syarat’ keberadaanmu di kafe tersebut. Walau gak besar, tetap aja biaya ini menambah rincian bujet di luar dugaan.

4. Minuman

belanja di mall
(image: primahapsari)

Berjam-jam belanja di mall, wajar banget kalau merasa haus. Kalau udah gini dan gak ada pilihan lain selain beli, maka kamu harus mengeluarkan uang minimal Rp 20 ribu nih.

Belum sama biaya camilan kalau kamu mudah tergoda aroma manis yang juga banyak dijajakan di mall. Intinya, buat minum aja bisa sampai puluhan ribu.

5. Belanja lain-lain

Kapan pun kamu pergi ke mall, pasti ada aja promo yang ditawarkan. Mulai dari kebutuhan sehari-hari hingga produk-produk buat menunjang penampilan.

Kalau gak waspada, bisa-bisa kamu pulang membawa banyak kantong belanjaan yang gak ada dalam anggaran. Biaya belanja lain-lain ini gak jarang bahkan lebih besar dari bujet belanja yang sebelumnya udah kamu rencanakan.

Selain lima biaya tambahan di atas, barangkali masih ada biaya-biaya lain yang jarang kita sadari.

Maka biar tetap bisa hemat saat belanja di mall, ada tiga hal nih yang perlu kamu lakukan:

1. Bikin anggaran pengeluaran

Ke mana pun tujuanmu, saat hendak berbelanja pastikan telah bikin shopping list terlebih dulu. Kalaupun pengin sedikit lebih longgar, sediakan bujet gak terduga dengan limit yang telah kamu tentukan di awal. Patuhi anggaran yang telah kamu buat.

2. Membawa cash seperlunya

Setelah bikin shopping list, paling gak kamu bakal tahu berapa uang yang dibutuhkan. Sebaiknya jangan mengisi dompet lebih dari jumlah uang dalam anggaran tersebut buat mencegah keinginan belanja yang muncul secara impulsif.

3. Membawa air mineral

Membawa air mineral jangan dianggap sepele. Walau awalnya terlihat bagai penghematan kecil, tapi dengan menyediakan minum, kamu bakal selalu terhidrasi saat berjalan-jalan di mall.

Itu dia lima biaya tambahan yang bisa jadi kecil, tapi kalau keseringan ya bikin bokek juga.

Salah satu alternatif belanja di mall yang bisa kamu lakukan adalah dengan berbelanja online. Dengan gitu lima biaya ini gak bakal keluar dari dompet.