Sepeda Motor Anti Banjir: Pilihan Tepat untuk Kondisi Tahunan Jakarta

Jika hidup di Jakarta, kita harus pandai-pandai menyiasati keadaan. Kalau jalan macet, kita mesti berangkat lebih pagi buat ngantor. Kalau jalan banjir parah, hindari biar kendaraan enggak mogok di jalan.

 

Tapi siasat itu juga mendatangkan risiko. Jika berangkat pagi, artinya kita harus bangun lebih awal. Dan kalau hindari jalan banjir yang notabene  akses utama ke tujuan, kita harus siap memutar lebih jauh dan bahkan telat sampai di tujuan.

 

Khusus soal jalan banjir, sebenarnya ada satu siasat lagi buat bikers. Yaitu pakai motor antibanjir.

 

Bicara soal motor yang tahan dibawa menembus banjir, pasti motor itu berbodi tinggi atau high ground clearance. Dan ngomongin seputar motor tinggi, ujungnya pasti motor trail.

 

Pada dasarnya motor trail memiliki jenis-jenis yang berbeda. Namun yang legal untuk dipakai di jalanan adalah jenis motor trail dual sport atau dual purpose. Motor trail ini bisa digunakan on-road dan off-road.

 

Kelengkapan motor pabrikannya sudah memenuhi standar berkendara di jalan raya. Trail dual sport dilengkapi dengan lampu depan dan lampu rem, sign, klakson, spion, sampai spakbor. Surat-suratnya sah untuk nerabas jalanan.

 

Supermoto merupakan salah satu jenis motor trail yang patut jadi pilihan juga. Setting motor ini mirip dengan motor trail alam, tapi dengan ban yang berbeda. Ban supermoto khusus untuk jalan beraspal.

 

Ini dia perbedaan motor trail dual purpose dan supermoto. Serupa tapi tak sama, ya?
Ini dia perbedaan motor trail dual purpose dan supermoto. Serupa tapi tak sama, ya?

 

Harga motor trail dual sport atau dual purpose berkisar Rp 20-150 juta. Kalau tabungan belum cukup, kita bisa membeli lewat cara kredit. Dengan memberikan minimal DP 25 persen, kita sudah bisa memboyong trail itu dan menghajar banjir Jakarta.

 

Harganya memang sedikit di atas rata-rata harga motor pada umumnya. Tapi manfaatnya sepadan dengan biaya yang kita keluarkan.

 

Apalagi saat ini, syarat dan ketentuan kredit motor cukup gampang dipenuhi. Tapi, jika masih punya tanggungan lain, kita bisa juga memilih motor matic keluaran terbaru dari Yamaha yang diklaim antibanjir. X-Ride namanya.

 

Yamaha X-Ride dijuluki skuter matic off-road. Ground clearance motor ini tinggi dan suspensinya cocok dipakai buat melewati jalanan yang enggak rata. Yang paling oke, harganya sangat ramah di kantong: Rp 14 jutaan!

 
Kalau memakai motor trail begini, dijamin perjalanan menembus banjir di Jakarta lancar jaya. Tapi selera orang berbeda-beda. Bisa saja trail tidak cocok dengan keinginan dan kebutuhan kita.

 

Jangan khawatir.  Masih ada cara lain: modifikasi saja!

 

Ada 5 hal utama yang harus diperhatikan ketika akan memodifikasi sepeda motor anti banjir:

 

1. Air intake system

Pastikan air intake system berada di lokasi yang jauh dari tanah. Saluran udara ini vital untuk menjaga mesin tetap menyala walau ada banjir. Dengan meletakkan air intake system di tempat yang tinggi, risiko kemasukan air atau kotoran yang bisa menghambat aliran udara lebih kecil.

 

Hayo... air intake system motormu, letaknya di mana?
Hayo… air intake system motormu, letaknya di mana?

 

2. Filter udara

Filter udara berfungsi menyaring segala macam kotoran yang masuk ke mesin. Pastikan memasang filter udara yang mampu menyaring partikel debu hingga ukuran terkecil. Filter yang top juga mampu menyarung abu vulkanis hasil letusan gunung api.

 

3. Knalpot

Lubang knalpot atau muffler harus berada di tempat yang tinggi. Dengan begitu, air tak mudah masuk. Selain itu, lengkapi knalpot dengan lubang pembuangan agar air yang masuk bisa langsung mengalir keluar dan tidak menimbulkan karat.

 

4. Cap and coupler

Cap and coupler vital untuk menjaga arus listrik tetap mengalir. Karena itu, gunakan bahan yang anti-air agar kelistrikan terjaga dan mencegah korsleting.

 

5. Aki/baterai

Sama dengan air intake system dan knalpot, aki harus ditempatkan di lokasi yang tinggi. Gunanya agar air tak gampang merasuk ke sumber daya mesin ini. Lokasi yang direkomendasikan adalah di bawah jok.

 

 

Motor matik trail keluaran Yamaha ini rupanya tangguh juga!
Motor matik trail keluaran Yamaha ini rupanya tangguh juga!

 

Nah begitu lah kira-kira solusi menerabas banjir tahunan. Tapi ingat, motor antibanjir bukan berarti antimaling juga, ya. Jadi, untuk melindungi motor yang manfaatnya luar biasa ini, sebaiknya kita mengambil asuransi kendaraan bermotor.

 

Enggak lucu, kan, kalau sudah beli mahal-mahal dengan cara kredit tapi motor lenyap sebelum cicilan lunas. Lebih baik kita mengambil langkah antisipasi ini, karena sebenarnya asuransi juga adalah bentuk investasi yang memberikan manfaat pada masa mendatang bagi konsumen.

 

 

Image credit:

  • http://www.otomotifnet.com/otoweb/images/image/2010/News/05%20Mei/minggu%203/beda-spek-KLX-1.jpg
  • https://ridertua.files.wordpress.com/2012/04/engine-vario-125.jpg?w=640
  • http://www.gilamotor.com/wp-content/uploads/2013/11/X-Race-Challenge-Yamaha-X-Ride-10.jpg