Segini Nih Harga Rumah Joglo Anies Baswedan di Lebak Bulus

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memiliki rumah 2 lantai yang terletak di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Dari segi desain, rumah Anies memang luar biasa keren dan unik. Pasalnya, rancangannya mengadopsi gaya rumah adat Jawa Tengah sehingga terlihat stand out di antara rumah-rumah modern di Jakarta.

Dengan mengusung konsep Rumah Joglo, rumah 2 lantai itu punya pekarangan yang luas dan terlihat asri. Anies juga punya hobi yang sama dengan Presiden Jokowi yaitu memelihara burung. Kicauan burung membuat suasana rumah jadi terasa seperti di kawasan pedesaan yang asri.

Selain burung, termasuk diantaranya jenis cucakrowo, Anies juga memelihara ikan koi. Di dekat kolam ikan, ada dua rumah joglo kecil. Satu digunakan untuk tempat istirahat petugas keamanan rumah, sedangkan satu lainnya untuk ruang tunggu tamu.

Bagian depan rumah ditumbuhi rumput dengan kontur tanah yang unik, di mana di bagian tepi halaman justru lebih tinggi dari daerah sekitarnya. Kira-kira berapa ya harga rumah mantan Menteri Pendidikan ini?

Udah pasti mahal deh, nanti kita akan hitung perkiraan harganya di poin terakhir, mengacu harga-harga tanah di wilayah yang sama.

Tapi sebelum kita cari tahu soal harganya, gimana kalau kamu lihat dulu soal fakta rumah nyentrik ini. Berikut ulasannya.

1. Rumah 2 lantai itu dibangun di tanah seluas 1.600 meter persegi

rumah 2 lantai
Yang punya rumah lagi baca koran (Viva)

Rumah yang terletak di Jl. Lebak Bulus Dalam II, Cilandak, itu dibangun di tanah seluas 1.600 meter persegi. Luas bangunannya hanya seperempat dari total luas tanah.

Tanah ini dibeli oleh Anies pada tahun 2009. Proses pembangunan rumah ini ditangani langsung oleh sahabat SMA Anies, Danang Anggoro Mukti yang konon kabarnya ahli dalam merancang rumah Joglo.

2. Lokasi di dekat perkampungan dengan akses jalan sempit

rumah 2 lantai
Yang punya rumah udah dateng nih (Viva)

Walaupun rumah 2 lantai ini adalah rumah pejabat, tapi jalan yang jadi akses ke sana cukup sempit. Karena sempit, jalan tersebut hanya bisa dilalui oleh satu mobil saja.

Kalau ada dua mobil yang berpapasan, mau gak mau ya salah satunya harus ngalah. Kalau gak gitu ya gak ada yang bisa lewat.

Memang benar, tanah yang dibeli Anies dulunya adalah tanah yang gak laku karena akses jalannya cukup sempit. Selain sempit, struktur tanahnya gak rata dan penuh semak belukar. Mungkin aja Anies dapat harga spesial karena tanahnya belum terjual untuk kurun waktu yang lama.

3. Material kayu di rumah Anies adalah kayu berusia ratusan tahun

rumah 2 lantai
Paten banget deh rumahnya pak Gubernur yang satu ini (Viva)

Rumah Joglo Anies Baswedan memang bukan rumah Joglo biasa. Material kayu yang ada di rumah itu adalah kayu tua yang usianya sudah mencapai ratusan tahun dan didatangkan langsung dari Solo!

Wah gak kebayang deh berapa ya harganya. Walaupun bukan kayu eksotik, tapi kalau umurnya sudah lama alias sudah matang, otomatis harganya mahal!

Sebenarnya, Danang yang membantu proyek pembangunan rumah 2 lantai itu sempat ke Ponorogo untuk belanja kayu furniture pada tahun 2008. Tapi di sana, dia malah menemukan kayu-kayu besar yang akhirnya dijadikan material rumah Anies.

4. Proses rekonstruksi kayu rumah Anies mencapai satu tahun

rumah 2 lantai
Beginilah interior rumah pak Gubernur (Rumah123)

Untuk membuat ornamen-ornamen rumah Joglo, udah pasti kayu-kayu tersebut harus direkonstruksi. Nah prosesnya saja memakan waktu satu tahun.

Alhasil, dipilihlah konsep Joglo Satrio Pinayungan, ragam Joglo yang ditemukan di Kraton Surakarta. Gokil deh, tanahnya aja udah mahal, belum lagi bangunan dan interiornya.

5. Difungsikan sesuai dengan rumah adat Jawa Tengah pada umumnya

rumah 2 lantai
Nobar di rumah Anies (Tempo)

Rumah 2 lantai itu bukan cuma difungsikan sebagai tempat tinggal doang lho. Anies ternyata tetap menjunjung tinggi filosofi Rumah Joglo untuk tempat tinggalnya.

Bagian atas atau lantai dua rumah Anies digunakan untuk kegiatan masyarakat. Pada akhir pekan, banyak anak-anak kecil di lantai dua rumah Anies, karena lantai itu dialihfungsikan sebagai tempat PAUD (pendidikan anak usia dini).

Selain menyelenggarakan PAUD, Anies juga menyelenggarakan kegiatan Posyandu untuk lansia dan pengajian di lantai dua. Seru juga ya.

Lantas, ruangan di lantai dasar digunakan untuk apa ya? Mari simak poin selanjutnya.

6. Bagian bawah digunakan untuk area keluarga

rumah 2 lantai
Keluarga Baswedan (Wanita Indonesia)

Lagi-lagi sesuai dengan filosofi Joglo nih. Bagian bawah rumah difungsikan sebagai ruang pribadi si pemilik rumah.

Ruangan itu dipenuhi dengan perabotan yang dibuat dari kayu bekas yang sudah diolah. Kalau kamu perhatiin, perabotan seperti lemari, meja, dan pintu di rumah 2 lantai itu ternyata terbuat dari kayu bekas lho.

Soal pemilihan material, kabarnya Anies juga memastikan bahwa gak ada satupun perabotan yang terbuat dari kayu hasil penebangan. Kalaupun ada, kayunya berasal dari kebun, bukan dari hutan. Lantai rumahnya juga bukan keramik, melainkan semen yang dibuat halus.

Mengapa demikian? Ternyata, konsep itu ditujukan untuk menjaga kelestarian lingkungan. Oke juga nih pemikirannya pak Anies.

7. Rumah ini sesuai dengan impian Anies Baswedan

rumah 2 lantai
Walah, ini mah serasa lagi di kraton (Tempo)

Bisa dikatakan, walau rumah ini terlihat jadul tapi ini memang sesuai dengan impian dan kebutuhan keluarga Anies.

Secara lokasi, rumah ini memang sudah sesuai dengan keinginan. Anies juga menginginkan anak-anaknya tumbuh dewasa di komunitas kampung. Dan memang benar bahwa rumah Joglo ini letaknya gak jauh dari perkampungan.

“Kalau kita lihat kan ini tanahnya dekat dengan kampung. Dan harganya murah sekali. Meski aksesnya jelek, tapi saya semangat betul dengan tanah ini,” ujarnya, seperti dikutip Detik.

Murah? Waduh, murah menurut pak Anies kira-kira berapa rupiah nih? Gimana kalau kita itung saja valuasi harga properti di wilayah sekitar rumah pak Anies.

Prediksi harga rumah Anies Baswedan

Menurut pantauan MoneySmart di berbagai situs marketplace properti, harga tanah di wilayah Lebak Bulus, Cilandak, dipatok di seputaran Rp 12 juta per meter persegi. Kalau memang pak Anies punya tanah seluas 1.600 meter persegi, maka bisa jadi harga tanah rumah pak Anies mencapai Rp 19,2 miliar! Itu baru tanahnya doang lho.

Kira-kira berapa ya harga bangunannya? Menurut laporan dari Detik, total luas bangunan rumah Anies Baswedan adalah 9 x 10 meter persegi = 90 meter persegi.

Salah satu situs jasa pembangunan rumah Jawa di Jogjakarta, Rumah Jawa Jogja menawarkan tiga paket jasa pembangunan rumah. Yang termahal adalah Rp 3,5 juta per meter persegi.

Sebut saja, ongkos pembangunan rumah pak Anies ini adalah Rp 4 juta per meter persegi. Maka 90 meter persegi x Rp 4 juta = Rp 360 juta.

Jadi, prediksi harga rumah pak Anies saat ini adalah Rp 19.200.000.000 + Rp 360.000.000 = Rp 19.560.000.000

Gimana menurutmu? Itu masih hitungan kasar dari harga pasaran lho. Bisa jadi mungkin lebih mahal lagi. Material bangunan rumah pak Anies juga mahal tentunya.

Seperti itulah rumah 2 lantai milik Gubernur Anies Baswedan yang bernuansa tradisional nan asri. Tertarik membangun rumah kayak pak Anies? Silahkan saja, asal bujetnya sudah tersedia.

Strategi pak Anies dalam membangun rumah juga cukup baik dari sisi biaya. Ya kurang lebih mirip dengan strategi pak Jokowi deh. Beli tanahnya dulu, setelah itu baru membangun rumahnya.

Tentu saja metode ini bisa dimanfaatkan untuk menekan biaya. Selain itu, kamu juga bisa memilih material bangunan yang berkualitas.