Sebelum Tahu Manfaat Asuransi Mobil yang Sebenar-benarnya, Jangan Keburu Alergi Duluan!

Kadang merasa alergi begitu ada yang sebut-sebut asuransi mobil? Alergi karena sudah kebayang besaran premi yang mesti dibayar, ya? Sudah begitu aturan-aturan yang tertera di polis tentang mana saja yang dijamin kayaknya ribet deh.

 

Bila memandangnya dengan sempit, wajar jika sebagian orang malas mengasuransikan kendaraannya. Padahal kalau dipandang secara komprehensif, besaran premi itu sepadan dengan manfaatnya.

 

Terlebih lagi manfaat asuransi mobil bukan sekadar menjamin kerugian saja tapi ada layanan plus-plus lainnya.

Maka itu perlu ditekankan dulu apa saja benefit dari asuransi mobil.

 

1. Berikan rasa nyaman dan aman

Tak perlu lagi dag dig dug saat berkendara di jalan raya. Perasaan itu lenyap karena ada jaminan dari asuransi yang menanggung risiko kejadian saat berkendara.

 

2. Cegah alami kerugian yang besar

Ketika sudah resmi mobil diasuransikan maka secara otomatis semua risiko yang bakal terjadi dengan kendaraan dan pemiliknya beralih ke perusahaan asuransi. Kerugian finansial pun dapat ditekan.

 

3. Jaga nilai kendaraan

Harga kendaraan tak murah. Maka itu, asuransi menjadi jaminan aset yang dimiliki nilainya tetap. Ketika terjadi apa-apa dengan kendaraan maka asuransi yang mengembalikan nilai kendaraan itu seperti semula. Bandingkan saat mobil ringsek terus dijual, pasti jatuh harganya.

 

4. Layanan personal

 

Layanan derek gratis sudah jadi standar fasilitas asuransi mobil.
Layanan derek gratis sudah jadi standar fasilitas asuransi mobil.

 

Ketika mengalami keadaan darurat, maka pihak asuransi bisa membantu. Misalnya saja layanan derek gratis 24 jam, montir, dan lain-lain.  [Baca: Bengkel dan Asuransi: Pertimbangan dalam Ambil Asuransi Kendaraan]

 

Jadi apa itu asuransi mobil?

Ada rujukannya yaitu Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No 74/PMK.010/2007  khususnya Pasal 1 ayat (2). Asuransi Kendaraan Bermotor adalah produk asuransi kerugian yang melindungi tertanggung dari resiko kerugian yang mungkin timbul sehubungan dengan kepemilikan dan pemakaian kendaraan bermotor.

 

Pendeknya, asuransi mobil itu menjamin risiko kerugian atau kerusakan pada kendaraan. Risiko itu mulai dari tabrakan, perbuatan jahat orang lain, pencurian, kebakaran dan sambaran petir. Tentunya penggantian itu sesuai dengan kondisi yang tercantum dalam Polis Kendaraan Bermotor Indonesia.

 

Jenis pertanggungan asuransi mobil

Secara garis besar, jenis pertanggungan asuransi mobil dibagi dua yakni:

 

– Comprehensive/All Risk

Jenis ini menawarkan jaminan segala macam kerusakan kendaraan baik minor maupun mayor. Semua kerusakan remeh temeh pun seperti bodi kendaraan lecet diserempet, spion patah, stoplamp pecah, dan lain sebagainya, diganti pihak asuransi.

 

– Total lost only (TLO)

 

Coba berapa duit benerin mobil ringsek begini.
Coba berapa duit benerin mobil ringsek begini.

 

Asuransi ini hanya menjamin penggantian bila kendaraan mengalami kerusakan total mencapai di atas 70%. Di samping itu juga memberi penggantian jika kendaraan menjadi target tindakan kriminal pencurian atau pun perampokan. [Baca : Beda Benefit TLO, All Risk, dan Kombinasi Juga Cara Hitung Preminya]

 

Cara kerja asuransi mobil

Apa saja yang ditanggung perusahaan asuransi sebenarnya telah ada standarisasinya yang tercantum dalam PSKBI ( Polis Standar Kendaraan Bermotor).[Baca: Yuk, Pahami PSKBI Agar Klaim Asuransi Anda Tak Ditolak]

 

Hanya dalam perkembangannya, perusahaan asuransi sangat kreatif memberi layanan tambahan bagi konsumen di luar PSKBI itu. [Baca: Kalkulasi Benefit Asuransi dari Perluasan Jaminan]

 

Layanan tambahan alias perluasan jaminan itu seperti risiko akibat huru hara, kerusuhan, terorisme, dan lain sebagainya. Termasuk juga layanan derek gratis dan layanan 24 jam.

 

Nah biar tahu bagaimana asuransi mobil itu berasa manfaatnya, mungkin bisa pakai contoh kasus pencurian mobil. Pemilik mobil yang sudah mengasuransikan kendaraannya, baik itu jenis comprehensive maupun TLO, berhak mengajukan klaim kerugian.

 

Hal pertama adalah melaporkan ke polisi dalam tempo 1X24 jam. Lalu polisi akan menerbitkan surat kehilangan yang akan berguna untuk proses klaim asuransi dan memblokir surat-surat kendaraan tersebut.

 

Segera urus surat pemblokiran STNK dan BPKB begitu mobil dicuri.
Segera urus surat pemblokiran STNK dan BPKB begitu mobil dicuri.

 

Setelah itu ada waktu 72 jam setelah kejadian untuk melapor ke pihak asuransi. Proses klaim baru bisa dilakukan setelah proses pencarian dari pihak kepolisian berlangsung selama 60 hari.

 

Berikut ini lampiran klaim mobil hilang

– Formulir klaim yang telah diisi

– Salinan polis asuransi kendaraan
– Salinan SIM & STNK
– Dokumen asli laporan kehilangan dari kepolisian
– BAP bila diperlukan
– BPKB, Faktur, STNK (asli)
– Kwitansi bermeterai kosong rangkap 3 (tiga)
– Kunci kontak kendaraan (minimal 2 buah)
– Surat Keterangan Kadit Serse Polda
– Surat tanda pemblokiran STNK Polda

 

[Baca : Rentetan Cara Mengurus Dokumen Klaim Asuransi Kehilangan Kendaraan]

 

Tak perlu panik saat mobil saat mobil kenapa-napa.
Tak perlu panik saat mobil saat mobil kenapa-napa.

 

Dengan adanya asuransi, umur kedongkolan kita tak bakalan panjang. Perlu ditekankan, tujuan utama dari produk ini adalah melindungi aset dari hal-hal yang tidak diinginkan. [Baca: Memahami Pentingnya Asuransi Bagi Masa Depan Keuangan Anda]

 

Dengan begitu tak ada sesal di kemudian hari bila ada risiko menimpa kendaraan. Biar lebih afdol lebih baik melakukan tambahan perluasan jaminan yang sesuai kebutuhan. Misalnya jaminan pihak ketiga, huru-hara, maupun banjir.


Maka penting menyadari sejak awal perlunya melindungi kendaraan kesayangan dengan asuransi mobil. Biar enggak bokek ketika mobil harus absen ke bengkel gara-gara ketiban musibah.

 

 

 

Image credit:

  • http://beritadaerah.co.id/wp-content/uploads/2014/11/Layanan-derek-Gratis-051114-Bal.jpg
  • http://assets.kompas.com/data/photo/2011/07/19/1440548620X310.jpg
  • http://stat.ks.kidsklik.com/statics/files/2013/08/13778528601792192709.jpg
  • http://www.imagesource.com/Doc/IS0/Media/TR16/f/0/1/b/IS09A85Z2.jpg