Sebelum Kamu Tarik Tunai Kartu Kredit Pahami Dulu Cara Kerjanya Ya

Artikel DuitPintar.com ini pernah ditayangkan oleh partner content kami, Suara.com

 

Kamu harus tahu kalau kartu kredit gak cuma dikenal sebagai alat pembayaran saja. Kamu bisa menggunakannya untuk menarik uang tunai mirip kartu debet.

 

Walaupun sekilas mirip kartu debet, tetap saja ada perbedaannya ya. Gak sedikit orang yang berpikir bahwa menarik uang tunai menggunakan kartu kredit penuh ‘biaya siluman’.

 

Kalau kamu masih berpikir seperti itu, bisa jadi kamu belum memahami cara kerja fitur kartu kredit satu ini.

Simak dulu deh penjelasan berikut ini sebelum memutuskan.

 

[Baca: Hati-hati Aturan Tarik Tunai Kartu Kredit Baca Tuntas Sampai Tulisan Terkecilnya]

 

 

Apa Itu Tarik Tunai?

Beberapa pakar keuangan gak menganjurkan kita untuk memanfaatkan fitur kartu kredit ini. Tapi, sebenarnya ada keuntungan juga loh dibalik fitur ini.

 

Dengan fitur tarik tunai, kamu bisa mengambil uang tunai di gerai ATM. Fitur ini memang gak gratis alias kamu akan dibebankan bunga dan biaya penarikan.

 

Uang tersebut nantinya akan dibebankan ke tagihan kartu kreditmu. Tentu saja kamu gak bisa menarik uang tunai sembarangan ya. Ada batasan maksimum jumlah uang yang bisa kamu ambil atau limit cash advance.

 

tarik tunai kartu kredit

Gesek sana, gesek sini lalu jegeeeerrr shock lihat tagihan! 

 

 

Nah, limit penarikan tersebut berbeda-beda tergantung limit kartu kreditmu. Rata-rata bank memperbolehkan penarikan tunai 40 hingga 60 persen dari total limit kartu kredit.

 

Misalnya saja, limit kartu kreditmu adalah Rp 10 juta, maka maksimal penarikan tunai adalah Rp 4 juta.

 

Mau Tarik Tunai Kartu Kredit? Simak Dulu Caranya

Tarik tunai kartu kredit itu sebenarnya gampang kok. Tinggal datang saja ke gerai ATM yang berlogo Visa atau Mastercard saja.

 

Tapi yang harus diingat, ada biaya tarik tunai dan bunga. Biaya tarik tunai akan langsung dibebankan saat penarikan. Umumnya biaya tarik tunai adalah sebesar 4 persen atau Rp 50 ribu tergantung mana yang lebih besar.

 

Sedangkan bunga tarik tunai adalah bunga yang terakumulasi tiap bulan selama tagihanmu masih ada. Bank Indonesia sudah menetapkan bunga maksimum sebesar 2,95 persen per bulan atau 35,40 persen per tahun.

 

[Baca: Melakukan Tarik Tunai Kartu Kredit Itu Ide Bagus Asal Kamu Ingat 3 Poin Ini]

 

 

Contoh nih, kamu memiliki kartu kredit BNI dan menarik tunai Rp 1 juta. Biaya tarik tunai adalah Rp 50 ribu karena 4 persen dari Rp 1 juta hanya Rp 40 ribu.

 

Bunga yang dibebankan adalah 2,95 persen bila kamu nggak melunasi tagihanmu. Tapi, kamu bisa terbebas dari bunga ini jika melunasi semua tagihan tepat pada waktunya dan bayar penuh.

 

tarik tunai kartu kredit

Nah pake kaca pembesar kalo perlu, biar gak ada aturan yang kelewat, kayak detektif yak hehehe

 

 

Jika kamu nggak melunasi tagihan tersebut dan hanya membayar sebesar Rp 200 ribu, maka perhitungannya adalah:

 

Rp1 juta + 50 ribu – 200 ribu = Rp 850 ribu

Rp 850 ribu + (2,95% x 850 ribu = Rp. 25.075) = Rp 875.075

 

Jadi, tagihan kamu pada bulan selanjutnya setelah membayar Rp 200 ribu tadi adalah Rp 875.075.

 

 

Kemudahan tarik tunai memang menggiurkan pastinya, apalagi kalau lagi butuh banget. Tapi fitur ini cuma dianjurkan untuk keadaan darurat saja. Kalau kamu gak yakin bisa melunasi tepat waktu ya sebaiknya urungkan deh niat menarik tunai.

 

[Baca: Nih Alasan Kenapa Tarik Tunai Kartu Kredit Sah-sah Saja Saat Kepepet]

 

 

 

Image Credit:

  • http://gesektunaimalang.com/wp-content/uploads/2015/09/Jenis-perhitungan-gestun.jpg
  • https://toko-bagus.net/wp-content/uploads/2016/02/trik-kartu-kredit.jpg