Sebelum Investasi, Yuk Kenali Ciri-ciri Emas Palsu dengan 6 Cara Ini

Emas palsu kini banyak beredar di pasaran. Hal tersebut disebabkan karena emang emas cukup jadi favorit sebagai instrumen investasi.

Emas adalah produk investasi yang harganya cenderung stabil. Selain itu, emas juga merupakan investasi jangka panjang yang menguntungkan dan gak bakal tergerus oleh inflasi.

Sebagai contoh, misalnya kamu membeli emas batangan 20 gram di tahun 2011 seharga Rp 350 ribu per gram. Berarti, saat itu kamu mengeluarkan uang sebesar Rp 7 juta.

Di tahun 2018, harga emas mencapai Rp 600 ribu per gram. Kalau kamu menjual emas batanganmu sekarang, maka kamu bakal mendapatkan uang sebesar Rp 12 juta.

Berarti dalam kurun waktu 7 tahun, kamu mendapatkan keuntungan dari investasi emas batangan sebesar Rp 5 juta. Lumayan banget bukan?

Karena itulah, saat kamu mendapatkan rejeki nomplok, jangan dihabiskan buat bersenang-senang aja. Belilah beberapa gram emas batangan lagi biar uangmu semakin bertambah.

Sayangnya kalau waktu beli lagi kamu malah dapat emas palsu. Kalau seperti itu sih bukannya untung tapi malah buntung jadinya.

Karena itu, penting banget buat mengetahui ciri-ciri emas palsu biar impianmu meraup pundi-pundi Rupiah dengan cara mudah berjalan mulus. Gini nih caranya.

1. Perhatikan fisiknya

emas palsu
cek emas palsu dari bentuk fisiknya (bisnis)

Cara paling mudah membedakan emas palsu dan asli dengan melihat dari ciri fisiknya. Biasanya, emas murni itu terdapat cap yang menandakan kadar emas.

Nah, biasanya kadar emas menggunakan satuan fineness (1-999 atau 0.1-0.999). Yang lazim dikenal pakai satuan karat dalam angka 10K, 18K, atau 24K.

2. Cek perubahan warna

Cara selanjutnya buat mengetahui emas itu palsu atau asli adalah dengan menggosokkan jari ke area tertentu pada emas.

Bila saat digosok warnanya berubah seperti pudar atau gak seragam, bisa dipastikan itu emas palsu.

3. Gigit emas

emas-palsu
cek emas palsu juga bisa dengan cara di gigit (tokopedia)

Emas merupakan logam yang lembut, jadi mudah banget buat dibentuk. Semakin tinggi kadar karatnya, maka semakin lembut pula emasnya.

Ciri khas dari emas ini bisa kamu jadikan trik buat menentukan keaslian emas. Caranya dengan menggigit emas tersebut.

Bila ada bekas gigitan yang tertinggal, maka kemungkinan besar emas itu adalah asli. Sebaliknya kalau keras banget dan gak ada bekas apa-apa, bisa jadi itu palsu. Tapi mata kamu harus jeli lho ya waktu lihat bekas gigitan.

4. Magnet

Selain logam yang lembut, emas juga gak bisa ditarik dengan magnet. Hal itu bisa kamu jadikan cara mudah buat memastikan keaslian emas tersebut.

Jadi, kamu bisa menggunakkan magnet dengan kekuatan besar dan arahkan ke emas. Jika tertarik oleh magnet, udah pasti emas itu palsu.

Tapi, menguji pakai magnet ini juga bukan jaminan 100 persen mengingat banyak logam lain yang bersifat non-magnetik.

5. Goreskan pada keramik atau kertas

Cara lainnya adalah dengan menggoreskan emas pada keramik atau kertas.

Emas asli gak bakal meninggalkan jejak jika digoreskan di kertas atau keramik. Lain halnya logam lain yang bakal meninggalkan goresan.

Cara ini emang terbilang cukup berisiko karena dapat merusak emas. Tapi kalau kamu bersedia mengambil risiko, ya silakan dilakukan.

6. Cek kepadatan emas

emas-palsu
cara terakhir cek emas palsu yaitu dengan cek kepadatan emasnya (seriau)

Cara terakhir adalah dengan mengecek kepadatan emas tersebut. Cara ini bisa dibilang yang paling mendekati valid.

Kenapa gitu? Gini, emas kan logam yang memiliki kepadatan tinggi banget. Jadi, jarang banget ada logam lain yang mampu menyaingi kepadatan emas. Pendek kata, semakin tinggi kepadatan, maka semakin murni logam mulia itu.

Cara mengujinya terbilang cukup mudah kok. Gini caranya:

  • Pertama, isi air di gelas atau botol yang ada takaran ukuran millilite
  • Masukkan emas dengan cara digantung dengan benang
  • Lihat perbedaan air antara sebelum dan sesudah emas direndam

Gunakan rumus perhitungan kepadatan = massa dibagi volume. Jika angka mendekati 19 gram per millimeter, udah cukup yakin itu emas asli.

Biar bisa jadi panduan, berikut ini angka kepadatan emas tergantung karat. Emas 14 k = 12,9-14,6 gram/mililiter, 18K kuning = 15,2-15,9 g/ml, 18K putih = 14,7-16,9 g/ml dan 22K = 17,7-17,8 g/ml.

Itu dia cara mengetahui emas palsu atau asli. Gimana menurut kamu? Udah gak takut lagi kan buat terjun ke investasi emas?

Biar lebih aman dan terhindari dari emas palsu, ada baiknya kalau mau beli, belilah di Pegadaian atau Antam. Di sana emas-emas udah dipastikan keasliannya. Jadi kamu gak perlu melakukan enam hal di atas.