Saat Merasa Karier Mentok, Jangan Buru-buru Ambil Keputusan Pindah Kerja

Artikel DuitPintar.com ini pernah ditayangkan oleh partner content kami, Suara.com

Bagi orang bekerja terkadang kepentok sama banyak hal yang membuat ingin pindah kerja. Nah, salah satu alasan yang paling sering dipakai adalah karier mentok. Ini sih alasan yang terdengar lucu sebenarnya. Soalnya, bisa saja karier mentok itu hanya ungkapan emosi sesaat.

Hal kayak gitu bisa kejadian saat tiap hari merasa hasil kerja gak signifikan. Iya sih kerjaan selesai, tapi gak sesuai dengan kriteria atasan. Akhirnya kita hanya dinilai sebagai karyawan yang prestasinya rata-rata, gak outstanding alias luar biasa.

[Baca: Pengin Pindah Kerja Demi Karir dan Gaji Lebih Bagus Coba ke Job Fair Deh]

Walhasil, posisi ya bakal gitu-gitu saja, gak ada kenaikan. Bakalan beda ceritanya kalau kita sudah berkontribusi pada kemajuan perusahaan, tapi bos cuek-cuek saja.

Bahkan orang lain yang biasa-biasa saja malah diangkat lebih dulu. Berarti ada yang gak beres dengan manajemen perusahaan itu. Eits, tunggu dulu. Belum tentu kita bisa langsung ambil keputusan pindah kerja ya.

Pindah kerjaan itu bukan masalah yang sepele. Akan ada banyak perubahan dalam kehidupan. Jika gak siap akan perubahan itu, yang ada posisi malah tambah ambles.Gak mau dong mengalami penurunan karir.

Sebelum buru-buru ambil keputusan pindah kerja, kita patut berkontemplasi dulu. Coba tanyakan hal-hal ini ke diri sendiri dengan pikiran jernih biar gak menyesal.

1. Sudah buat rencana?

Saat akan melangkah ke hal yang baru, wajib punya rencana. Ada loh orang yang ngebet resign, tapi pikirannya, “Yang penting resign dulu.” Terus, kalau sudah resign, mau ngapain? Itu yang menjadi pertanyaan. Jadi, matangkan dulu rencana setelah resign. Apakah kerja di tempat lain? Atau mau buka usaha sendiri?

keputusan pindah kerja
Mikirin apa sih mas? Jangan galau ya hehehe

Jika masih mau jadi karyawan, sebaiknya sebelum resign sudah memastikan diterima dulu di tempat kerja itu. Bukan habis resign terus bingung dan galau cari kerja ke mana-mana.

Jika mau buka usaha, siapkan modal. Hitung sedetail mungkin untuk memilih usaha apa yang cocok. Jangan sampai usaha sudah buka, tapi usianya cuma sebulan-dua bulan. Atau malah mau buka gak jadi-jadi lantaran rencananya gak matang.

[Baca: 7 Hal yang Kamu Lakukan Biar Nyaman dan Makin Produktif di Tempat Kerja]

2. Sudah curhat?

Punya masalah jangan dipendam, apalagi di tempat kerja. Jika merasa perusahaan gak adil memperlakukan kita selaku karyawan, kita bisa kok menanyakan hal itu ke atasan. Atasan yang baik pasti akan menerima masukan.

Tanyakan dengan baik-baik soal karier yang kamu anggap mentok itu. Bisa jadi dari jawaban si bos ada pencerahan, juga motivasi agar kita bertahan di situ.

Namun sebaiknya sih jangan minta saran ke rekan kerja, apalagi yang sedivisi dan selevel. Bukan mau negative thinking ya, tapi bisa jadi kita malah dikompori. Kalau kita keluar, otomatis pesaingnya untuk naik karier berkurang, dong. Betul gak?

Akan lebih efektif meminta saran dari atasan. Bahkan dengan membicarakan soal karier dengan atasan bakal menunjukkan bahwa kita peduli akan pekerjaan dan perusahaan. Bos yang perhatian pasti akan menangkap sinyal ini dan lebih memperhitungkan keberadaan kita.

keputusan pindah kerja
Kalau sama bos curhatnya ya soal kerjaan ya, jangan soal pacar kamu hehehe

3. Jangan-jangan baper doang

Baper alias bawa perasaan memang bisa merugikan. Siapa tahu kita hanya baper saat memutuskan mau resign. Atau hanya ada godaan sesaat dari kantor lain. Ini berlaku khususnya buat mereka yang mendadak dihubungi kantor lain untuk diminta datang wawancara kerja.

Gak apa-apa sih kalau kantor itu lebih oke. Kalau sebaliknya? Dapat zonk deh kita.

[Baca: Ada Hal-hal yang Bisa Kamu Minta Dari Perusahaan Sebagai Upaya Meningkatkan Keahlian]

Intinya, gunakan akal sehat ketika akan memantapkan niat pindah kerjaan. Karier mentok saja bukan alasan yang kuat. Sebab, keputusan pindah kerja gak bisa diambil sembarangan. Kecuali kita diperbudak atasan alias hak-hak sebagai pekerja dilanggar begitu saja.

 

 

 

Image Credit:

  • http://tango.image-static.hipwee.com/wp-content/uploads/2015/08/bigstock-Young-Professional-Using-A-Com-7014710-750×500.jpg
  • http://www.cosmopolitan.co.id/newtest/vrgallery/teaser/5937e877d1d8a651c56d0e571c0dddf3.jpg