Saat Buka Bisnis Rumahan, Ini 5 Kesalahan yang Wajib Dihindari

Ketika mendengar soal bisnis rumahan, tentu saja yang terbersit di pikiranmu adalah bisnis bermodal minim yang mudah dikelola. Tapi jangan salah, bisnis tersebut bisa membuat modalmu terkuras sia-sia jika kamu melakukan lima kesalahan sepele ini.

Kesalahan ini sejatinya bisa dihindari jauh-jauh hari sebelum bisnismu berjalan. Hanya saja, banyak pemilik bisnis yang gak waspada, hingga akhirnya mereka gak mendapat keuntungan manis dari bisnisnya.

Kalau dipikir-pikir, banyak waralaba makanan dan minuman murah yang modal awalnya cuma Rp 2 jutaan. Simulasi keuntungan yang diberikan oleh waralaba tersebut juga menjanjikan. Tapi kenapa bisnisnya dijalankan malah gak rame sama sekali? Boro-boro rame, ada satu atau dua orang pembeli dalam sehari aja udah lumayan.

[Baca: Ini 8 Waralaba Minuman dan Makanan Seharga Rp 2-3 Jutaan Aja]

Sebagai pemilik bisnis, kamu tentu gak mau kan mengalami hal seperti ini? Oleh karena itu, ketahui yuk lima kesalahan bisnis yang dimaksud.

1. Menganggap remeh bisnis rumahan

bisnis rumahan
Walaupun judulnya rumahan, bukan berarti gampang dilakukan (Kompas)

Walaupun modalnya kecil, bisa disambi, dan gak butuh karyawan banyak, tapi bisnis tetaplah bisnis. Ketika kamu gak serius dalam menggarapnya, maka jangan berharap kamu bakal bisa mengeruk keuntungan.

Mungkin saja, modalnya cuma Rp 2 jutaan. Tapi kalau kamu kurang bergairah mengurus pemasaran, cuma asal buka toko online, dan berinteraksi seadanya ke calon pelanggan, bisnismu tentu jadi stagnan. Modal yang sudah kamu keluarkan gak bakal bisa berputar dalam waktu yang kamu rencanakan.

Coba deh untuk lebih serius dalam hal yang satu ini. Yang dulu cuma buka toko online, sekarang cobalah untuk mengiklankan bisnismu. Gak apa-apalah keluar duit dikit, yang penting proses pemasaran lancar dagangan jadi laris.

2. Semangat lesu karena gak didukung orang rumah

Yang namanya bisnis rumahan tentu pusat usahanya ada di rumah dong. Jika bisnisnya adalah pakaian, ya mau gak mau rumah jadi gudang penyimpanan barang. Apabila bisnisnya adalah kuliner, kulkasmu bakal penuh bahan makanan dan dapur ngebul mulu.

Ketika beberapa anggota keluarga mulai terganggu sama aktivitas ini, maka gak nutup kemungkinan bisnismu bakal mengalami guncangan.

Mereka yang gak mendukung usahamu bisa saja menjadi hambatan untuk berbisnis. Alhasil semangatmu menurun, dan modal yang sudah kamu keluarkan jadi sia-sia.

Kesalahan ini sejatinya bisa diantisipasi sebelum kamu membuka usaha. Caranya adalah dengan meminta pengertian mereka. Jika mereka gak setuju, coba pikirkan solusinya dulu.

Misalnya kamu bisa tawarkan pembagian 20 persen keuntungan dari jualanmu selama tiga bulan. Atau mungkin kamu ada solusi lain, ya monggo diajukan.

3. Cepat bosan sama bisnis yang digeluti

bisnis rumahan
Kalau baru jalan aja udah bosen sama bisnisnya, kayak apa mau ngembangin (Liputan6)

Sah-sah saja mendirikan bisnis yang sedang ngetren pada waktunya, tapi kalau baru jalan beberapa bulan berubah pikiran ganti model bisnis lain ya sama aja bohong. Kapan mau untungnya?

Kalau kejadiannya seperti ini, kamu sama saja dengan menghambur-hamburkan uang modal. Belum juga balik modal udah keluar duit lagi buat modal usaha lain.

Gimana kalau multitasking saja? Misalnya kamu jual vape, jadi reseller biji kopi, sekaligus durian kupas. Untungnya lebih gede dong?

4. Gak mau belajar dari kompetitor

Ketika kamu memutuskan untuk buka usaha di rumah, maka udah pasti kamu bakal melakukan  riset soal keberadaan kompetitor di sekitarmu. Bila memang ada, belajarlah dari mereka.

Cobalah main dan bertanya-tanya, seperti apa proyeksi bisnis yang mereka geluti saat ini. Bagaimana proyeksinya sekaligus perkara balik modalnya.

Jika kamu malas melakukan hal ini, maka kemalasan itu bakal jadi bumerang untukmu. Sampai kapanpun kamu gak akan tahu gimana caranya mengembangkan bisnismu ke arah yang lebih baik.

5. Lamban dalam menangani calon pelanggan

bisnis rumahan
Mau gimana juga, pelangganlah yang bikin bisnismu maju (Kompas)

Lamban ini cukup beragam dan salah satunya adalah lamban dalam hal membalas chat ke calon pelanggan. Alasan-alasan mengapa penjual sulit dihubungi atau gak pernah balas chat adalah karena sibuk urus pesanan atau yang lain.

Jika kamu sibuk dalam ngobrol dengan calon pelanggan ya jangan cantumkan nomor ponselmu di lapak. Minta saja orang rumahmu yang lain untuk jadi contact person.

Sebagai pengusaha, kamu mestinya jemput bola dengan mendekati calon-calon pelanggan. Walaupun mereka cuma nanya-nanya doang dan gak beli, jangan bete atau kesal.

Jalin saja komunikasi yang baik dan tetap berikan penawaran. Barangkali suatu saat dia bakal beli.

Itulah lima kesalahan yang umum dalam mengelola bisnis rumahan. Kalau dilakukan, jelas ini bakal membuat modal usaha jadi terbuang sia-sia. Mau gimana juga, yang namanya usaha tentu harus untung dan modal usaha harus balik.

[Baca: 5 Usaha Rumahan yang Menjanjikan dengan Modal Maksimal Rp 7 Juta]

So, selain patut mewaspadai lima kesalahan ini, kamu harus memiliki target pencapaian laba di masa depan. Karena dengan itulah kamu gak bakal menyia-nyiakan modal dan menjadi semakin fokus dalam berbisnis.