Rumah Tangga Bisa Berabe Jika 8 Kebohongan Finansial Ini Dipelihara

Topik pelakor dan perselingkuhan bisa jadi momok paling menakutkan sebagai penyebab perceraian rumah tangga. Namun, faktanya, ada faktor lain yang lebih sering jadi penyebab senyap pertengkaran dan bahkan perceraian.

Salah satunya adalah kebohongan soal uang.

Forbes.com dan situs-situs tepercaya lain seperti Time bahkan merilis persentase kebohongan apa aja soal uang yang sering terjadi di rumah tangga. Survei tersebut mewawancari pasangan yang ada di Amerika Serikat. Namun, persentase ini bisa jadi gambaran pula di Indonesia.

Berikut kebohongan yang sering terjadi di rumah tangga terkait keuangan.

[Baca: Pengantin Baru, Pahami 5 Hal Ini Agar Keuangan Rumah Tangga Sehat]

1. Menyembunyikan uang tunai

Rumah tangga
Sampe-sampe disembunyikan di bawah kasur (Dream)

Jumlah uang tunai yang sedang dipegang jadi kebohongan paling sering terjadi. Terbukti dalam survei Forbes, menyembunyikan uang tunai berada di urutan teratas.

Sebanyak 58 persen responden mengakui bahwa mereka menyembunyikan uang tunai yang mereka miliki.

Berbohong soal jumlah uang tunai yang sedang dipegang emang terlihat sepele. Namun, jika hal kecil aja, kamu dan pasangan gak bisa jujur apalagi hal besar nantinya.

2. Belanja sembunyi-sembunyi

belanja sembunyi sembunyi
Menyamar biar bisa belanja diam-diam (CBSLocal)

Belanja sembunyi-sembunyi menempati urutan kedua dengan persentase 54 persen responden.

Sementara itu, versi Time.com menyatakan 22 persen orang belanja tanpa sepengetahuan pasangan. Barang-barang yang paling sering dibeli sembunyi-sembunyi adalah pakaian, sepatu, barang-barang hobi dan elektronik.

Hampir sama dengan menyembunyikan uang tunai, belanja sembunyi-sembunyi terlihat sepele. Terlebih bila nominal belanja yang dilakukan oleh salah satu pasangan bernilai kecil.

Meski terlihat sepele, belanja sembunyi-sembunyi bisa menyebabkan permasalahan lebih besar. Contohnya, tagihan kartu kredit bisa jadi membengkak bila belanja dilakukan dengan kartu kredit.

Di lain pihak, kamu dan pasangan malah gak bisa menyelesaikan utang karena terus-menerus merasa kekurangan uang. Padahal kesalahan dilakukan salah satu pihak.

Oleh karena itu, ada baiknya bicarakan pada pasangan bila pengin beli sesuatu. Bisa jadi emang pasangan gak bakal setuju karena alasan tertentu.

Namun, jika kamu bisa meyakinkan bahwa apa yang kamu belanjakan emang bermanfaat, kenapa gak?

Jika pada akhirnya gak ada persetujuan, bisa jadi hal tersebut merupakan keputusan terbaik yang menyelamatkan kondisi keuangan kamu dan pasangan kelak.

[Baca: 8 Cara Hidup Hemat dengan Mengontrol Belanja Impulsif]

3. Berbohong mengenai tagihan bulanan

rumah tangga - 2
Tagihan bulanan gak ditunjukkan pada pasangan (Shutterstock)

Berbohong mengenai jumlah tagihan bulanan masuk urutan ketiga dengan persentase 30 persen responden.

Kebohongan satu ini terjadi biasanya terjadi akibat belanja sembunyi-sembunyi.

Awalnya kamu merasa bisa melunasi utang kartu kredit buat belanja barang tertentu. Namun, sering kali yang terjadi adalah kamu malah gak pernah puas dengan satu barang.

Kamu berhasil buat melunasi utang kartu kredit buat belanja satu barang maka di bulan depan bisa jadi kamu tergoda buat belanja lagi. Apalagi kalau belum ketahuan oleh pasangan.

Waspadalah! Kebohongan satu ini bakal jadi bom waktu kalau-kalau pasangan kamu lihat tagihan tersebut.

Kamu mungkin bisa lunasi utang tersebut namun gak ada komunikasi dengan pasangan bakal mengurangi kepercayaannya di masa mendatang.

4. Menyembunyikan tagihan berjumlah besar

rumah tangga - 3
Beli smartphone baru gak bilang-bilang (BusinessInsider)

Dimuai dari hal kecil kemudian kamu merambah ke jumlah besar. Demikian soal tagihan yang disembunyikan yang awalnya berjumlah kecil, sekarang malah berani belanja dalam nominal besar.

Pikirkan lagi deh kalau pengin belanja apalagi nominal besar.

Pertama, kamu bisa jadi gak bisa lunasi utang tersebut sendirian. Kedua, uang yang kamu gunakan buat lunasi tagihan tersebut mungkin berguna buat kebutuhan lainnya. Ketiga, tentu saja kamu merusak kepercayaan pasangan.

Mirisnya, sebanyak 16 persen responden mengakui mereka pernah melakukannya.

5. Punya rekening bank lain yang gak diketahui pasangan

buka rekening diam diam
Buka rekening diam-diam (Mpchristianity)

Kebohongan ini cukup sering terjadi di rumah tangga. Sebanyak 15 persen responden mengakui bahwa mereka punya rekening bank rahasia.

Bila ketahuan, pasangan bisa lebih curiga dan bertanya-tanya apakah kamu punya rekening lainnya.

Jadi daripada bikin pasangan kurang percaya pada kamu, akan lebih baik kamu gak perlu sembunyi-sembunyi bila pengin menabung.

Nanti dikira kamu punya ‘simpanan’ dalam tanpa kutip, lho. Jadi, daripada bikin kondisi rumah tangga makin keruh, lebih baik gak perlu tertutup soal uang.

6. Berbohong soal utang

rumah tangga - 5
Kalau ditanya kebanyakan bohong (Mic)

Sebanyak 11 persen responden mengakui mereka pernah berbohong soal utang.

Mengambil pinjaman dari bank misalnya, bukan sesuatu yang salah. Namun, kamu sebaiknya berbicara terlebih dahulu pada pasangan.

Situs IndiaTimes.com bahkan menyatakan hal yang sama. Survei yang mereka peroleh dari situs perbandingan harga dari Inggris di tahun 2013 yang gak disebutkan namanya, terdapat 1 dari 10 orang yang menyembunyikan tagihan kartu kredit. Survei tersebut menggunakan sample 1.000 orang.

Masalahnya kebohongan dalam rumah tangga terkait utang ini bisa jadi disebabkan oleh utang kartu kredit yang menumpuk. Kamu akhirnya ambil keputusan buat menutupinya dengan KTA.

Gimana penyelesaiannya? Jika emang udah terlanjur, jalan satu-satunya jujur pada pasangan bahwa kamu telah bikin kesalahan.

Mungkin awalnya bakal sukar buat pasangan menerima kenyataan tersebut. Namun, pilihan ini lebih baik daripada kamu berbohong lagi demi menutup kebohongan sebelumnya.

[Baca: Pacar Gak Bisa Mengatur Uang, Salah Gak Diputusin]

7. Berbohong soal pendapatan

rumah tangga - 6
Dapat uang tambahan malah gak kasih tahu (Lowcards)

11 persen responden mengakui bahwa mereka cukup sering berbohong soal pendapatan yang mereka terima.

Urusan gaji emang bisa jadi gak mungkin kamu tutupi. Namun, gimana dengan uang yang kamu terima dari tunjangan, THR ataupun pekerjaan sampingan?

Dengan kamu jujur soal pendapatan yang kamu peroleh, kalian bakal bisa menyusun anggaran dengan lebih baik lagi. Terlebih jika kalian emang sedang punya utang maka dengan adanya uang tambahan tersebut tentu bakal membantu banget.

Lagian, emang kamu tega biarkan pasangan mengambil porsi yang sangat besar buat melunasi utang sementara sebenarnya kamu punya lebih?

Beberapa kebohongan soal uang yang udah disebutkan di artikel ini kemungkinan terlihat sangat sepele. Namun, membiasakan terjadinya bohong kecil-kecilan bakal jadi pemantik buat kebohongan lainnya.

Jadi, daripada mengurangi dan menghilangkan rasa percaya yang udah ditanamkan pasangan pada kamu, mending jujur aja deh.

Sempatkan waktu kamu dan pasangan buat membahas soal kondisi finansial kalian. Dengan gitu, hubungan pun makin harmonis.