Putus Cinta Bukan Akhir Dunia, Jadiin Ini Motivasi Buat Lebih Baik di Karir dan Keuangan

“Dunia belum berakhir, bila kau putuskan aku…masih banyak teman-temanku di sini menemaniku…”

Pernah dengar lirik lagu di atas gak? Itu lirik lagu dari grup musik Indonesia bernama Shaden. Sudah ketebak dong dari liriknya, lagu itu bercerita tentang apa? Yup, putus cinta.

Jangan sedih kalau diputusin pacar atau terpaksa harus mutusin pacar. Langit masih biru, bunga-bunga juga gak layu kok.

Intinya dunia gak berakhir dengan putus cinta, justru jadikan kesedihan akibat putus cinta buat ngelakuin hal-hal besar dan bermanfaat. Seperti yang di bawah ini.

1. Fokus di karir

Siapa sih yang gak sedih dan gundah gulana saat putus dari kekasih tercinta? Tapi daripada berkubang dalam kesedihan tak berujung yang hanya buang-buang waktu, kenapa gak lakukan hal-hal positif?

karir dan keuangan
Ayo dong masa kalah sama semut hehehe (kerja keras / halogensoftware)

Salah satu hikmah yang bisa diambil adalah kita jadi punya banyak waktu buat fokus di karir. Masih usia produktif gak ada salahnya kok jadi workaholic selama masih tetap bisa menyeimbangkan hidup.

Tapi jangan karena ingin mengalihkan pikiran yang kacau, lantas kamu kerja terlalu keras dan jadi stres. Sebaliknya, bekerja dengan lebih baik, bertanggung jawab, dan fokus buat peningkatan karir.

2. Makin rajin kembangkan skill kerja

Salah satu cara buat fokus di karir adalah dengan meningkatkan skill. Misalnya, tingkatkan lagi kemampuan berbahasa inggris. Atau kalau perlu belajar bahasa asing lainnya. Bisa juga mengikuti seminar dan workshop yang sudah lama pengin kamu ikuti. Semisal mau jadi penulis, ya rajin ikut pelatihan menulis atau gabung di komunitas yang berkaitan.

Kalau gak punya pacar, kita jadi punya banyak waktu buat baca buku lebih banyak tanpa harus pusing mikirin pasangan yang ngambek karena merasa dicuekin. Kamu bebas menghabiskan waktu buat menambah wawasan dengan sering browsing, research, dan membaca.

3. Aktif di grup sosial atau komunitas

Saat baru saja putus dari pacar, pasti merasa sedih kalau sendirian dan jadi malas ngapa-ngapain. Daripada kayak gitu nanti malah kesambet, mendingan gabung deh di grup sosial atau komunitas yang sesuai dengan hobi kamu.

karir dan keuangan
Ayo pak, mas, yang bersih ya, kalau gak bersih istrinya brewokan loh, heheh! (kerja bakti / griajkt08)

Dengan aktif bergabung di komunitas tertentu, banyak manfaat yang bisa didapat. Dari mulai banyak teman, nambah wawasan, networking kerja atau bisnis, sampai potensi menemukan calon pacar baru. Yang pasti, ini lebih positif lah dibandingkan bengong dan bermalas-malasan.

4. Nabung dan investasi

Nabung selalu dianggap hal yang sepele, tapi nyatanya banyak yang gak berhasil tuh punya tabungan walau sudah kerja dan punya penghasilan gede. Padahal, nabung kalau dilakukan secara konsisten hasilnya bisa mengejutkan loh!

Kalau investasi sih sudah jelas, menjanjikan imbal hasil yang lumayan besar apalagi kalau dilakukan sedini mungkin dan tepat sasaran. Apalagi zaman sekarang jenis-jenis investasi semakin beragam dan caranya pun kian mudah, karena bakal ada yang membantu investasi kita.

5. Memikirkan usaha

Bersedih atau galau sih boleh-boleh aja, tapi gak mungkin terus-terusan dong. Hidup gak berhenti berputar cuma karena kamu lagi sedih. Tagihan-tagihan harus tetap dibayar, kita harus kembali beraktivitas.

karir dan keuangan
Buat aa sih susah, susah itu tak ada gunanya loh! (fokus / cappucinocincaujakarta)

Coba alihkan perasaan sedih, kecewa, dan marah ke gimana caranya supaya bisa mulai punya usaha sendiri. Buat apa sih? Ya siapa tahu bisa jadi modal di hari tua nanti saat sudah gak jadi karyawan.

Selain menghasilkan uang, cari ide soal usaha ini pastinya lebih bermanfaat dan bisa bikin kita lupa dengan masalah yang sedang dialami. Otak dibuat mikirin hal-hal penting, bukannya dimanja karena perihal putus cinta.

Putus cinta memang sanggup bikin seribu satu perasaan campur aduk gak karuan. Normal kok sedih. Tapi, ngapain sih sedih lama-lama? Waktu berjalan terus loh, gak bisa diputar balik.

Jangan sia-siakan waktu buat meratapi hal yang sudah terjadi. Lebih baik ambil hikmahnya dan dijadikan motivasi buat melakukan hal-hal lain yang lebih bermanfaat. Menyiapkan masa depan dalam segi keuangan misalnya, pasti lebih bermanfaat buat hari ini dan masa depan.

 

 

Yang terkait artikel ini:

[Baca: Kunci Sukses yang Bisa Diteladani dari Orang Jepang]

[Baca: Kejar Karir Baru Cinta Sah-sah Aja Kok]

[Baca: Cinta Buta Gak Cuma Bikin Hati Merana Tapi Juga Menganiaya Dompet Kamu]