Punya Teman Hobi Utang, Hadapi dengan Cara-cara Ini

“Wi please banget, gue lagi butuh duit nih, nanti gue ganti bulan depan pas gajian.” Pernah dengar kalimat mengiba kayak gini gak? Yup, gak lain gak bukan kalimat sejenis ini bakalan keluar dari mulut teman kita yang lagi butuh pinjaman duit.

Iya sih, emang penting hukumnya menjaga hubungan baik sama teman. Tapi, ada hal-hal yang harus kamu pegang loh sebagai prinsip dan etika dalam berteman masbro, mbaksis. Nah, salah satunya kalau sudah menyangkut soal pinjam-meminjam duit.

Eits ingat ya, ini bukan masalah pelit atau gak berperikemanusiaan loh. Coba deh kamu telusuri, berapa banyak sih pertemanan bahkan persahabatan jadi rusak gara-gara utang? Banyak masbro, mbaksis!

Dalam hal yang satu ini sesekali jadi peran antagonis kayak di sinetron gak apa-apa deh demi keamanan dan stabilitas keuangan kamu, setdah bahasanya! Ngutangin teman bukannya gak boleh kok, tapi sebaiknya pertimbangkan dulu deh hal-hal berikut ini.

Kalau sudah mendapat jawaban, baru kamu bisa ambil keputusan untuk meminimalisir kekecewaan di masa mendatang akibat ngutangin teman.

[Baca: Menutup Utang dengan Utang Memang Bahaya Tapi Perhatikan Dulu 5 Hal Ini]

teman hobi utang
Ketimbun tumpukan kertas sih gak papa, kalau ketumpuk utang baru kerasa bro

1. Cek kondisi keuangan

Ini yang maha penting. Sebelum ngasih utang ke teman pastikan keuangan kita sedang stabil dan semua kewajiban sudah terpenuhi. Emang kenapa gitu? Ya kaleee kita aja gagal memenuhi kewajiban sendiri, eh malah udah ngasi utang ke teman.

Gak mau kan ujung-ujungnya jadi pusing karena gak bisa melunasi tagihan rutin bulan ini gara-gara mau sok jadi pahlawan kesiangan. Peduli sama teman yang lagi kepepet dan emang butuh itu emang mulia bro. Tapi ya gak lantas kita jadi lalai sama kewajiban sendiri ya.

Intinya sih gak usah sok kaya, lihat kondisi keuangan kita sendiri dulu deh sebelum memutuskan kasih utangan ke teman. Daripada menyesal dan misuh-misuh.

2. Pertimbangkan profil teman

Mereview profile teman yang minta utangan ke kamu tuh bukan tindakan lebay loh. Apa harus kayak detektif ala CSI gitu? Gak gitu juga sih. Pastikan teman yang dikasi utangan kamu kenal baik, rumahnya di mana, kerjanya apa, keluarganya dan sejenisnya.

Ini masalah uang ya, hasil kerja keras kita loh. Jadi wajar kok kalau kita bersikap lebih waspada. Bukan berarti negative thinking dan mencurigai teman kita maling. Intinya, teman yang bakal kita beri pinjaman bisa menjaga kepercayaan yang sudah kita kasih.

3. Buat kesepakatan atau perjanjian

Iya tahu ini teman, sahabat, best pren atau apalah itu sebutannya. But utang is utang bro! Biar sama-sama enak, gak ada omongan di belakang saat ditagih lebih baik lagi kalau siapin yang namanya perjanjian hitam di atas putih.

teman hobi utang 2
Kalimat sakti nih!

Utang itu seringkali menyulut konflik loh. Ciyusan? Yaelah, emang gak pernah baca berita ya di koran-koran. Cuma gara-gara utang sekian perak seorang pemuda ditemukan sudah tak bernyawa. Hiiiy serem amat!

Amit-amit sih kita jangan sampai deh hilang akal sehat kayak gitu ya hanya karena soal utang. Urusan menyangkut uang itu jangan cuma berdasarkan omongan. Harus jelas A sampai Z-nya.

[Baca: Gak Punya Dana Darurat Siap-siap Deh Menumpuk Utang]

4. Latar belakang ngutang

Ada lagi gak yang harus dicek selain profile teman yang mau ngutang? Ada dong! Lagi-lagi ini bukan masalah kita pamrih atau ada embel-embel dalam memberi utangan ya. Tanya dulu deh teman yang mau ngutang sama kita itu buat apa.

Mungkin gak sedikit orang yang suka berbohong mengatakan alasan berhutang, walau dia teman terdekat kita sekalipun kemungkinan berbohong tetap ada. Jadi ajak bicara baik-baik dulu akan digunakan untuk apa utang tersebut.

Kalau ternyata alasannya berutang kurang kuat, kurang menyakinkan, kita berhak loh untuk menolak secara halus. Bagian penolakan memag biasanya akan membuat hubungan pertemanan kalian renggang bahkan bukan gak mungkin rusak. Tapi kalau kamu merasa teman kamu berutang untuk hal-hal yang gak jelas ya sah-sah aja menolak. 

5. Kemampuan melunasi utang

Saat kamu sudah melakukan semua langkah-langkah di atas, satu hal lagi yang gak boleh dilewatkan yaitu melihat kemampuan teman dalam melunasi utang. Kalau di awal memang meminjam uang, ya harus dilunasi dong.

Pastikan teman kamu itu punya kemampuan untuk melunasi kembali utangnya. Lain halnya kalau kamu tahu betul kemampuan teman kamu melunasi utang gak terjamin ya semua dikembalikan lagi ke kamu deh. Mau mengikhlaskan saja atau memilih untuk tidak meminjamkan.

teman hobi utang 3
Melompong….

Pinjam uang dan meminjamkan dalam pertemanan pasti sesuatu yang gak terelakkan ya. Apalagi kalau emang sedang butuh, pasti yang ada di benak adalah orang-orang terdekat. Sah-sah aja, selama gak ada unsur memanfaatkan di situ.

Gak salah kok kalau kita bersikap selektif. Ya tahu dong kalau cari duit itu susah, harus pergi pagi pulang petang. Malahan ada yang kayak bang Toyib tuh, gak pulang-pulang hehehe.

[Baca: Surat Terbuka untuk Temanku yang Punya Utang Sama Aku]

Yang namanya utang ya harus dibayar kembali, lain halnya kalau meminta atau menang hadiah ya. Intinya, jangan sembarangan meminjamkan uang kalau gak mau berakhir dengan penyesalan atau merusak hubungan.

 

Image credit:

  • http://bebashutang.org/wp-content/uploads/2016/02/hutang1.jpg
  • http://s.kaskus.id/images/2016/02/25/7339576_20160225111830.jpg
  • https://kreditgogo.com/img/u/Keuangan-dan-Anda/utang22.123140874.png