Punya Rumah Terbaik dengan Gaji Rp 7 Juta, Gini Caranya

Siapa aja bisa punya rumah terbaik, meski baru bergaji Rp 7 juta per bulan. Tapi, bagi mereka yang gajinya segini, tentu definisi rumah terbaiknya beda dengan misalnya yang bergaji Rp 10 juta atau di atas itu.

Sebetulnya dengan gaji sebesar itu artinya pendapatanmu udah ada di atas upah minimum Provinsi DKI Jakarta. Cukup buat kamu yang masih lajang.

Jadi, jangan jadikan alasan kalau kamu belum punya duit yang cukup buat beli hunian via Kredit Pemilikan Rumah (KPR) ya. Beban finansialmu gak bakal berat asalkan cicilan KPR-nya gak melebihi 30 persen gaji.

Jika gajimu Rp 7 juta, maka 30 persennya adalah Rp 2,1 juta. Apakah ada cicilan rumah sebesar Rp 2,1 juta per bulan? Jelas ada, tapi semua tergantung dengan harga, tenor, dan besarnya uang muka alias DP yang harus dibayarkan.

Biar gampangnya, lakukan aja enam hal ini demi mewujudkan punya rumah terbaik. Ingat lho, yang bergaji Rp 5 juta aja bisa punya rumah dengan KPR. Kamu yang bergaji Rp 7 juta tentunya punya kemampuan yang lebih besar dong.

1. Tentukan harga rumah yang ideal sesuai gaji di situs-situs bank

Mengajukan KPR emang gak seperti mengajukan kredit mobil. Harga rumah itu makin mahal seiring dengan berjalannya waktu. So, harus cepet-cepetan juga dalam urusan ini. Meski gitu tetap gak boleh sembarangan ya. Karena bunga KPR itu sifatnya float buat tahun selanjutnya!

Bicara soal beli rumah via KPR, ada baiknya buat gak berasumsi. Itung dulu, berapa rupiah harga rumah ideal yang pas buat orang bergaji Rp 7 juta.

Kalau bingung di mana menentukannya, mampir aja ke situs Bank BCA. Mereka punya kalkulator buat menghitung berapa ideal harga rumah, sesuai dengan usia, profesi, gaji bulanan, perkiraan bunga, dan tenor KPR.

Sebut aja, kamu berusia 27 tahun dengan status lajang, dan saat ini kamu tercatat sebagai karyawan PT XYZ. Kamu berniat buat mengajukan KPR dengan tenor 20 tahun biar cicilan kreditnya ringan dan memilih bunga 9 persen fix buat lima tahun. Maka menurut kalkulator Bank BCA perhitungannya seperti ini:

rumah terbaik
Simulasi harga rumah ideal (BCA)

Daya beli rumah ideal: Rp 305.103.797

Perkiraan plafon pinjaman: Rp 259.338.227

DP: Rp 45.765.570

[Baca: Buat Lajang, UMP Jakarta 2018 Sih Cukup Banget. Ini Buktinya]

2. Hitung cicilan rumah

Jangan sampai cicilan rumah terbaik yang kamu impikan lebih di atas 30 persen. Besar kecilnya cicilan masih bisa disiati dengan bayar DP. Semakin besar DP, maka pokok utangnya makin kecil. Cicilan juga bisa lebih ringan kalau tenornya lebih panjang.

Masih di situs yang sama, bila kamu bayar DP sebesar Rp 45 jutaan, maka hasil cicilannya adalah Rp 2,3 juta per bulan alias di atas 30 persen pendapatanmu. Kalau kondisinya seperti ini maka sebaiknya nabung sebentar biar bisa bayar DP lebih besar. Misalnya Rp 75 juta.

rumah terbaik
Simulasi KPR (BCA)

Apa Rp 75 juta bisa kamu dapatkan dalam setahun? Tentu aja, wong gajimu aja Rp 7 juta per bulan alias Rp 84 juta per tahun. Belum lagi kan ada tunjangan hari raya.

rumah terbaik
Simulasi KPR (BCA)

Dengan bayar DP Rp 75 juta, cicilan fix-nya tentu lebih ringan, yaitu ada di angka Rp 2.070.000. Ketika cicilannya fix sebesar itu selama lima tahun, kamu gak bakal pusing lagi deh. Masih bisa nabung juga buat cicilan ke depannya. Dan masih bisa liburan juga.

3. Pilih lokasi rumah di pinggiran Jakarta

Oke deh, berarti rumah terbaik yang ideal buat kamu adalah yang seharga Rp 300 jutaan. Tapi ngomong-ngomong, apa ada rumah seharga itu sekarang? Masih ada, tapi di pinggiran Jakarta sih.

Wilayah-wilayah itu ada di Depok, Bekasi, Citayam, Rawalumbu, dan sekitarnya. Coba cari di OLX deh. Pasti ketemu.

Biar kata di pinggiran Jakarta, bukan berarti itu lokasi terpencil yang susah akses ya. Coba pilih yang lokasinya gak jauh dari stasiun kereta. Aman deh kalau ada stasiun di situ. Dan kalau bisa, kamu tinggal jalan kaki ke stasiun alias gak perlu naik angkot atau pesan ojek online. Kan lumayan buat irit ongkos.  

[Baca: Yuk Over Kredit Rumah Secara Aman dengan 6 Langkah Ini]

4. Pilih rumah sitaan bank yang dilelang

rumah terbaik
Hati-hati, rumah bekas gak selamanya kondisi bagus (Liputan 6)

Pilihan lain, kamu beli aja rumah lelang. Soalnya harganya pasti lebih murah. Kalau beruntung, lokasinya kadang lebih strategis.

Tapi hati-hati juga karena kondisi rumah lelang kadang memperihatinkan. Kalau kondisinya aja jelek, pastinya bakal keluar duit gak sedikit buat renovasi. Setuju gak?

Bila emang tertarik beli rumah dalam kondisi ini, maka kunjungi aja situs Bank BTN. Di sana kamu bisa hunting rumah sekaligus properti yang dilelang. Tapi ingat lho, lelang itu penawarannya makin lama makin tinggi, bukan makin rendah ya.

5. Cari rumah over kredit

rumah terbaik
Over kredit juga boleh, siapa tahu yang jual rumah lagi BU (Kompas)

Nah, cara beli rumah yang satu ini juga bisa kamu lakukan buat mencari rumah terbaik dengan harga terjangkau. Gak sedikit orang yang menjual rumah dengan cara over kredit.

Kalau si penjual emang lagi butuh duit, maka bisa jadi rumahnya dijual dengan harga yang murah. Tapi wajib diingat, over kredit rumah gak bisa sembarangan dan gak bisa dilakukan lewat bawah tangan. Proses ini harus melibatkan bank terkait.

6. Demi rumah terbaik, upgrade kariermu

rumah terbaik
Pindah kerja terus dapat gaji yang lebih oke, tentunya cicilan bisa gak terasa berat (Kompas)

Bila kamu karyawan, salah satu persyaratan buat mengajukan KPR adalah udah bekerja di perusahaan yang bersangkutan paling gak setahun. Nah, dengan riwayat kerja satu tahun, itu adalah waktu ideal buat cari kerja baru yang gajinya lebih besar.

Bukan ngajarin buat jadi kutu loncat nih, tapi peluang naik gaji itu cukup besar bila kamu pindah kerja. Bisa jadi 30 persen naik atau mungkin juga bisa dua kali lipat loh.

Tapi dalam hal yang satu ini, jangan buru-buru ya. Pikirkan dulu secara matang.

[Baca: 5 Kerugian Finansial Jika Jadi Kutu Loncat di Dunia Kerja]

Ketika pindah kerja, maka otomatis kamu belum bisa dapat tunjangan THR full sekali gaji lho. Dan kamu harus melewati masa percobaan alias probation paling gak tiga bulan.

Itulah enam saran yang bisa dilakukan oleh karyawan bergaji Rp 7 juta jika pengin memiliki rumah terbaik. Intinya, masih ada banyak cara jika pengin memenuhi kebutuhan yang satu ini.