Praktisnya Apply Kartu Kredit Online

Penerbit kartu kredit senantiasa menawarkan kemudahan dalam pengajuan aplikasi uang plastik. Sekarang tak perlu lagi susah payah ke bank atau mencari marketing kartu kredit. Cukup bermodalkan koneksi internet, aplikasi kartu kredit sudah bisa dilakukan.

 

Istilah kerennya, apply kartu kredit online. Ini sangat menguntungkan mereka yang tak pernah punya waktu mampir ke bank. [Baca: Ingin Punya Kartu Kredit Tapi Gak Ada Waktu? Apply Online Saja]

 

Tinggal buka saja situs penerbit kartu kredit dan ikuti panduan berikutnya saat itu juga. Petunjuk yang disajikan biasanya mudah diikuti.

 

Meski begitu, sebelum memulai pengajuan aplikasi kartu kredit, alangkah baiknya memahami dulu syarat-syarat pengajuannya. Misalnya saja sudah berusia di atas 21 tahun atau menikah, memiliki identitas yang berlaku, punya penghasilan minimum sesuai dengan aturan yang digariskan Bank Indonesia.

 

Apply Kartu Kredit Online

 

Aturan soal ini disebut dalam surat edaran No.14/27/DASP tentang Mekanisme Penyesuaian Kepemilikan Kartu Kredit mengatur kepemilikan kartu bagi pemegang berpenghasilan Rp3 juta sampai Rp10 juta.

 

Setelah itu siapkan data-data yang diminta dalam pengajuan aplikasi kartu kredit. Mulai dari nama pemohon, tanggal lahir, nomor identitas yang berlaku, telepon rumah, alamat, dan lain sebagainya. Cantumkan semua data-data itu dalam kolom yang tersedia.

 

Setelah semua kolom terisi, maka tinggal menunggu Praktisnya Apply Kartu Kredit Onlinerespons dari penerbit kartu kredit. Biasanya dalam waktu cepat pihak bank akan menghubungi untuk mengkonfirmasi semua data-data itu. Nah, sangat mudah bukan?

 

Hanya yang perlu ditekankan di sini, sebelum mengisi form kartu kredit secara online, sejak awal mesti memilih dulu jenis kartu kredit yang mau diajukan. Ada beberapa jenis kartu kredit yang ditawarkan.

 

Perhatikan dulu jenis-jenis kartu kredit itu dan sesuaikan dengan manfaatnya. [Baca: Apa Saja Berbagai Macam Fasilitas Kartu Kredit yang Dapat Bermanfaat?]

 

Misalnya ketahui dengan cermat perbedaan kartu kredit jenis Gold maupun Platinum. Kemudian bandingan jenis-jenis kartu kredit tersebut. Sebelum memutuskan, sebaiknya perhatikan dengan seksama apakah kartu kredit itu sesuai dengan gaya hidup dan asas kemampuan diri sendiri.

 

Jika pendapatan bulanan hanya Rp 5 juta, sebaiknya jangan memilih jenis kartu kredit Platinum yang biasanya plafon kreditnya sangat besar. Lagi pula pihak bank juga akan menseleksi dengan ketat berdasarkan pendapatan si pemohon. [Baca: Apa Saja yang Menentukan Limit Kartu Kredit?]

 

Permohonan bisa saja ditolak penerbit kartu kredit jika data-data yang dicantumkan tak sesuai atau pun ada syarat yang tak terpenuhi. Keputusan itu biasanya final dan mengikat.