Pinjam Uang Online untuk Suami Istri, Ini 4 Hal yang Harus Diketahui

Pinjam uang online bisa dilakukan siapa saja, dari yang jomblo sampai pasangan suami istri. Tapi ada yang berbeda bagi pasangan suami istri kalau hendak pinjam uang.

Jangan malu kalau memang butuh pinjaman. Lha wong Indonesia saja punya utang. Amerika yang adidaya itu pun mesti bayar cicilan pinjaman juga lho.

Tapi pinjam uang gak bisa sembarangan. Apalagi buat pasangan suami istri. Terlebih sekarang pinjam uang online gampangnya bukan main.

Kemudahan itu bisa sangat menggoda. Bisa-bisa sebenarnya gak butuh pinjaman tapi memutuskan ambil utang. Itulah yang berbahaya.

Untuk melihat apa saja yang sebaiknya diketahui sebelum pinjam uang online untuk suami istri, bisa disimak tip berikut ini:

1. Harus tahu sama tahu

Namanya sudah jadi suami istri, mestinya gak ada hal yang dirahasiakan. Apalagi jika menyangkut keuangan.

pinjam uang online
Boleh saja kok pinjam uang tapi harus sama-sama tahu ya. Kalau salah satu gak tahu, ya keuangan keluarga jadi gak transparan kan (suami istri/Daily Guide Africa)

Finansial adalah perkara pelik dalam rumah tangga. Bahkan, Kepala Sub-Bagian Tata Usaha Kementerian Agama Tangerang Selatan pernah mengatakan keuangan adalah salah satu faktor krusial penyebab perceraian.

Jadi, jangan main kucing-kucingan jika memang mau pinjam uang. Semestinya duduk berdua bersama untuk mendiskusikan langkah penting dalam keluarga tersebut.

2. Bayarnya bagaimana

Diskusi dengan suami atau istri itu penting, antara lain untuk mencari tahu bagaimana melunasi utang tersebut. Tentunya gak mau lari kayak Bonnie dan Clyde pasangan kriminal legendaris itu kan?

Kalau berutang tanpa sepengetahuan pasangan, harta bersama gak akan bisa dipakai untuk melunasi utang. Berbeda kalau utang diambil atas persetujuan bersama.

Nantinya harta bersama juga bisa digunakan untuk membayarnya. Meski tentunya kita gak mau kondisi itu terjadi ya.

3. Lulus BI checking keduanya

Nah, ketika sudah setuju keduanya, berarti syarat juga mesti dipenuhi sama-sama. Salah satunya adalah soal kewajiban lulus pemeriksaan riwayat utang dari Bank Indonesia (BI checking).

BI checking adalah prosedur yang dilakukan ketika kita mau pinjam uang. Riwayat utang kita akan diperiksa. Apakah pernah punya utang dan bagaimana pembayarannya.

pinjam uang online
Tanpa skor kredit yang bagus, mana mungkin bisa dapat pinjaman (skor kredit/Shoutoutuk)

Bila diketahui kita atau pasangan masih punya tanggungan utang, bakal susah dapat pinjaman lain. Begitu juga kalau pembayaran cicilan pinjaman sebelumnya sering telat atau seret.

Ini terutama kalau mau pinjam uang online di tempat kredibel seperti bank atau penyedia jasa keuangan lainnya yang sudah punya nama. Kalau pinjamnya ke perusahaan abal-abal, gak ada soal BI checking. Apalagi ke rentenir.

Jangan salah lho, rentenir sekarang sudah keren, ngikuti perkembangan zaman. Mereka pun punya situs yang mengaku bisa kasih pinjaman online dengan syarat gampang. Bahkan beberapa jam bisa cair, meski bunganya mencekik.

4. Rencana bersama

Karena keputusan utang diambil bersama, rencana pembayaran pun mesti dibahas bersama. Artinya, penghasilan suami istri kudu dihitung untuk pelunasan.

Pinjam uang online boleh atas nama individu. Namun harus atas dasar kesepakatan bersama.

Pihak bank hanya akan melihat penghasilan orang yang namanya mengajukan pinjaman. Kitalah yang mesti menghitung sendiri dalam rencana bersama. Kecuali kalau mau ambil kredit pemilikan rumah (KPR) bersama suami istri, atau pinjaman lainnya yang membolehkan keduanya mengajukan bersama.

pinjam uang online
Apapun yang kamu lakukan, kamu harus punya tujuan (pasangan suami istri/Style Whack)

Ketika sudah bersuami/istri, semua langkah yang mempengaruhi keluarga seharusnya diambil atas persetujuan bersama. Terutama ketika pinjam uang online, kita gak pernah tahu apa yang bakal terjadi kelak.

Mungkin saja, misalnya, kita kena pemutusan hubungan kerja sehingga kas seret. Kalau sudah kejadian kayak gitu, pasangan tentu kena dampaknya.

Apalagi bila sudah punya anak. Jangan main-main deh kalau sudah berhubungan dengan urusan keuangan keluarga.

 

 

Yang terkait artikel ini:

[Baca: Suami-Istri: Jangan Ada Dusta di Antara Kita, Termasuk Soal Utang]

[Baca: Awas! Jebakan Pinjaman Rentenir Online, Jangan Cuma Asal Cepat Cair Saja]

[Baca: Mau Mengambil KPR Tapi Pasangan Masuk Blacklist BI? Apa yang Harus Dilakukan?]

[Baca: Apa Pantas Suami Mengatur Keuangan Keluarga?]