Perusahaan Microsoft Punya Nilai Rp 12.807 Triliun, Ini Lho para Pemilik Sahamnya

Harga saham Microsoft sekarang udah menyentuh US$ 117 atau sekitar Rp 1,6 jutaan baru-baru ini. Gak heran kalau saham perusahaan teknologi dunia yang satu ini dikategorikan sebagai saham yang mahal.

Bukan kabar yang mengejutkan kalau saham Microsoft bisa semahal itu. Mengingat perusahaan yang didirikan Bill Gates dan Paul Allen tahun 1975 ini berkembang dengan pesat serta menjadi salah satu perusahaan terkuat dan menguntungkan.

Asal tahu aja nih, karena harga sahamnya yang udah mahal, nilai Microsoft juga ikutan mahal. Tercatat kapitalisasi Microsoft telah mencapai US$ 902,64 miliar atau sekitar Rp 12.807 triliun.

Microsoft sendiri mulai IPO sejak 13 Maret 1986. Saat itu harga sahamnya per lembar masih murah banget, yaitu US$ 21 atau sekitar Rp 290 ribuan.

Di balik mahalnya harga saham Microsoft, ada beberapa orang yang diketahui menjadi pemegang saham ini. Siapa aja mereka? Dikutip dari Investopedia, ini dia daftarnya.

Baca juga: Kamu Hobi Beli Oleh-Oleh? Ini Dia 7 Tempat Belanja Murah di Kuala Lumpur

1. Steve Ballmer

Steve Ballmer (Shutterstock).

Nama Steve Ballmer emang gak tercatat sebagai salah satu pendiri Microsoft. Namun, ia memiliki saham Microsoft dalam jumlah besar.

Ballmer memiliki saham Microsoft sebanyak lebih dari 300 juta lembar. Ceritanya nih Ballmer bisa menjadi pemegang saham karena ia masuk 30 karyawan pertama yang direkrut Bill Gates. Saat itu ia menerima saham perusahaan sebesar 8 persen.

Mengawali karier posisi sebagai manajer bisnis, Ballmer mendapat promosi posisi baru. Ia diangkat menjadi CEO Microsoft pada Januari 2000, menggantikan Bill Gates.

2. Bill Gates

Bill Gates
Bill Gates

Sempat menjadi pemegang saham mayoritas lalu menjual saham yang dipegangnya, Bill Gates dilaporkan masih memiliki saham Microsoft sebanyak 103 juta lembar. Bill Gates merelakan sahamnya dijual karena pengin mendanai Bill and Melinda Gates Foundation.

Seperti yang kamu tahu, Bill Gates aktif terlibat dalam banyak kegiatan kemanusiaan dan amal. Bahkan, ia pernah menggelontorkan dana US$ 76 juta atau Rp 1,07 triliun buat membayar utang Nigeria kepada Jepang.

Menariknya nih, sekalipun Bill Gates gemar beramal dengan berdonasi dalam jumlah besar, ia masih tetap berada di urutan teratas sebagai salah satu orang terkaya di dunia.

Baca juga: Visit the Heart of Borneo Menjadi Momentum Kebangkitan Pariwisata Kalimantan

3. Mason Morfit

Mason Morfit

Sosok yang satu ini punya saham Microsoft sebanyak 9,01 juta lembar. Mason Morfit bisa memiliki saham tersebut lewat ValueAct. Di perusahaan tersebut ia menjabat sebagai Chief Investment Officer pada Mei 2017.

Sebelumnya, Morfit pernah bekerja di Microsoft. Ia pernah menjabat sebagai anggota Dewan Direksi Microsoft dari Maret 2014. Ia pun mengakhiri kariernya di Microsoft pada 29 November 2017.

4. Satya Nadella

Satya Nadella (Shutterstock).

Selanjutnya, ada Satya Nadella sebagai pemilik saham Microsoft dalam jumlah besar. Ia diketahui memegang saham sebanyak 938.992 lembar saham.

Di Microsoft Satya Nadella menempati posisi sebagai CEO Microsoft. Ia menggantikan Steve Ballmer yang menjabat dari 2000 – 2014.

Selama kepemimpinannya, harga saham Microsoft terus naik. Ditambah lagi sejumlah proyek dikerjakan Microsoft, mulai dari sistem operasi Windows 10 dan Surface Book.

Baca juga: Buat Pemula, Ini Panduan Investasi Saham dari Ahlinya

5. Bradford Smith

Bradford Smith (Fortune).

Sosok yang satu ini disebut-sebut memegang saham Microsoft sebanyak 937.658 lembar saham. Bradford Smith tercatat sebagai Presiden dan Chief Legal Officer di Microsoft.

Gak cuma kerja di Microsoft, Smith juga diketahui bekerja di Netflix sebagai dewan direksi. Ia juga memimpin beberapa organisasi nirlaba.

Nah, itu tadi beberapa nama yang menjadi pemegang saham Microsoft. Gak usah heran kalau mereka bisa punya kekayaan hingga triliunan rupiah. Semakin meningkatnya harga saham, kekayaan mereka pun makin bertambah nantinya. (Editor: Winda Destiana Putri).