Perbaikan Rumah di Musim Hujan

Musim hujan akhirnya datang juga. Curah hujan yang normal biasanya tak menimbulkan masalah. Beda ceritanya bila curah hujan jauh lebih tinggi dari biasanya, disertai angin kencang, dan tingkat kelembapan yang tinggi. Rumah tak lagi mampu bertahan dari cuaca ekstrim. Kayu yang melapuk, genting menjadi bocor, atau saluran pembuangan air meluap. Alhasil, penghuni rumah pun tak lagi nyaman dengan kerusakan di bagian rumah tersebut. Perbaikan rumah mutlak diperlukan.

Coba bayangkan bila kerusakan tak segera ditanggulangi. Kebocoran atap rumah membuat air mengaliri bagian dalam rumah. Bila air bisa merembes ke saluran listrik, bisa menimbulkan hubungan pendek yang merusak alat elektronik seperti televisi, mesin cuci, dan komputer. Kerusakan yang kecil bisa mengakibatkan kerusakan yang jauh lebih besar. Kerugian yang ditimbulkan bisa menguras kondisi keuangan dalam jangka pendek dan jangka panjang. Mau tak mau, harus ada dana darurat untuk memperbaiki rumah.

Sayangnya, banyak orang tak siap bila harus tiba-tiba mengeluarkan dana untuk perbaikan rumah. Bila kerusakannya termasuk kecil tentu biayanya tak begitu besar. Bila rusak parah tentunya membutuhkan biaya perbaikan yang tinggi. Tak peduli kecil atau besar kerusakannya, kerusakan harus diperbaiki secepatnya. Makin lama menunda, kerusakan bisa menjadi lebih besar.

Dana perbaikan rumah bisa diambil dari tabungan. Dengan catatan, bila tabungan mencukupi dan belum digunakan untuk kebutuhan di masa depan seperti memasukkan anak ke sekolah atau membeli kendaraan. Dana perbaikan bisa juga berasal dari pinjaman uang dari keluarga atau teman. Meminjam dari relasi tentu terasa risih. Tak semua orang merasa nyaman dengan itu. Bahkan seringkali keluarga atau teman pun juga sama-sama membutuhkan uang untuk keperluan mereka sendiri. Lalu, bagaimana solusinya?

Perbaikan rumah bisa menggunakan Kredit Tanpa Agunan dari bank atau badan pemberi pinjaman. Mengapa harus Kredit Tanpa Agunan dan bukannya layanan kredit biasa? Alasannya sederhana. Kredit Tanpa Agunan bisa cair dengan lebih mudah dan lebih cepat daripada layanan kredit biasa. Ditambah dengan tanpa adanya syarat agunan, Kredit Tanpa Agunan memudahkan calon peminjam uang. Asalkan peminjam memiliki minimal gaji yang disyaratkan, menggunakan kartu kredit dengan catatan yang bersih, dan memenuhi dokumen yang diperlukan, kredit bisa cair dengan proses yang tak berbelit.

Sebelum mengajukan kredit, ada baiknya bila calon peminjam melakukan beberapa hal seperti berikut.

Hitung biaya yang diperlukan dengan seksama

Calon peminjam perlu memperhatikan kerusakan apa saja yang ada. Daftar kerusakan tersebut bisa dibicarakan dengan kontraktor yang mengurusi perbaikan rumah sehingga anggaran bisa dibuat dan diketahui berapa uang yang benar-benar diperlukan.

Membandingkan Layanan Kredit Tanpa Agunan

Masih banyak orang yang bingung bagaimana caranya mendapatkan dana dari Kredit Tanpa Agunan. Tak perlu khawatir karena sekarang calon peminjam bisa mendapatkan informasi sekaligus membandingkan layanan kredit dari berbagai bank dan penyedia jasa peminjaman uang. Bahkan sekarang calon peminjam bisa mengajukan kredit dari beberapa bank sekaligus melalui layanan KreditAja.com.

Rencanakan Pembayaran dengan bijak

Bila dana sudah didapat, peminjam bisa menggunakan dana tersebut untuk membayar perbaikan rumah. Rumah yang sudah tak lagi rusak tentu lebih nyaman untuk ditinggali. Namun peminjam harus ingat bahwa pinjaman yang sudah didapat harus dibayar tepat waktu sesuai perjanjian di awal. Rencanakan dana yang harus dikeluarkan untuk melakukan pembayaran secara reguler. Telat membayar bisa merugikan karena peminjam harus membayar denda yang sudah disepakati di awal.

Kerusakan yang ditimbulkan oleh musim hujan tak seharusnya membuat pusing dan panik. Teliti kerusakan, perbaiki dengan cepat, dan perasaan lega didapat setelah rumah tak lagi diterpa masalah.

Artikel ini dipersembahkan oleh KreditAja.com.