Pengin Investasi Emas buat Pendidikan Anak? Gini Caranya!

Investasi emas, selain buat diri kita sendiri, juga bisa dipakai untuk menjamin banyak hal bagi anak kita kelak.

Seperti kita tahu, menjadi orangtua itu bukanlah perkara gampang. Namun, seperti persoalan-persoalan lain, selalu ada jalan yang bisa ditempuh. Dan investasi emas untuk anak ini bisa kita usahakan lho, bahkan meski anak kita belum lahir.

Kenapa mesti dari awal? Sebab kita gak bisa menjamin kondisi keuangan kita selalu dalam keadaan baik. Persiapan dari jauh-jauh hari mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

Sebelum berinvestasi emas, kamu sebaiknya juga memproyeksikan dulu kebutuhan biaya sekolah anak.

Misalnya tiga tahun lagi anak masuk SD dengan biaya Rp 10 juta. Dengan asumsi harga emas kira-kira Rp 600 ribu per gram, berarti diperlukan sekitar 17 gram emas buat membiayainya.

Artinya, tiap tahun kita mesti beli 5 gram emas pada dua tahun pertama. Pada tahun terakhir, diperlukan 7 gram emas. Dengan demikian, total 17 gram emas terkumpul gitu anak pengin masuk sekolah. Tinggal kamu jual deh kalau udah waktunya.

Kenapa Investasi emas?

investasi-emas
investasi emas cocok untuk pendidikan anak (moneysmart)

Sebetulnya kita bisa aja mengandalkan tabungan. Dan ini modal yang bagus.

Namun, tabungan bukanlah instrumen investasi yang direkomendasikan. Soalnya, keuntungannya amatlah kecil. Berapa bunga tabungan saat ini? Dua persen? Tiga persen? Atau malah cuma satu persen?

Inflasi bulanan aja selalu lebih dari tiga persen. Bahkan pernah sampai tujuh persen. Artinya, bunga tabungan itu gak sanggup membantu kita “melawan” inflasi.

Beda dengan emas. Emas itu harganya selalu naik dari tahun ke tahun. Emang sih, angka kenaikannya gak gitu tinggi dibandingkan dengan, misalnya, reksadana dan saham. Tapi risikonya kecil banget. Jadi, kita gak perlu terlalu waswas menghadapi kemungkinan anak susah sekolah kelak gara-gara duit investasi lenyap dengan seketika atau harganya anjlok. Mustahil deh harga emas itu malah turun.

Selain harganya relatif stabil dan naik terus, keuntungan lain investasi emas adalah bisa sambil buat menunjang penampilan. Ini bisa kalau emas yang kamu beli bentuknya perhiasan.

Perhatikan Ini

investasi-emas
cara kerja investasi emas (orori)

Investasi emas juga gak ribet. Cara kerjanya sederhana aja: beli saat harganya murah, jual ketika harga melambung.

Tapi harus tetap ada yang diperhatikan nih. Kita perlu menyimpan emas dalam waktu lebih lama. Gak sebentar-sebentar jual, sebentar-sebentar beli. Kalau gitu sih untungnya gak seberapa.

Kamu, para calon orangtua, juga sebaiknya menabung emas di banyak tempat. Bank syariah punya layanan tabungan emas. Gitu juga Pegadaian.

Selain itu, kalau kamu udah punya emas, sebaiknya jangan simpan di rumah ya. Sebab bakal lebih rawan dicuri ketimbang disimpan di bank atau Pegadaian. Lembaga ini kan punya keamanan yang lebih oke ketimbang rumah kamu.

Terakhir, jika gak ada uang tunai pun kita tetap bisa beli emas lho. Kita bisa kredit di Pegadaian.

Namun jika kita memutuskan kredit, ada prosedur yang mesti ditaati. Termasuk juga memperhatikan kondisi keuangan. Kamu harus bisa pastikan ada uang sampai cicilan lunas.

Jangan sampai malah masa depan anak tergadaikan lantaran kitanya yang ceroboh. Anak adalah pembawa masa depan bagi keluarga. Tentunya gak ada orang tua yang pengin anaknya putus sekolah gara-gara biaya dong.

Demikianlah pilihan yang bisa kamu tempuh sebagai orangtua. Gimana? Tertarik investasi emas?