Pengin Dapatkan Uang dari Olahan Daging Ayam? Ini 4 Pilihan Usahanya

Menurunnya harga daging ayam menjadi salah satu faktor yang memengaruhi penurunan inflasi. Seperti yang diinformasikan BI, inflasi turun menjadi 2,88 persen pada September 2018. Murahnya harga daging ayam tentunya menjadi peluang buat jalankan usaha dari olahan ayam.

Soal keuntungan gak perlu diragukan. Hampir semua orang suka dengan makanan dari olahan daging ayam. Dari sini aja udah kelihatan potensi dari usaha olahan daging ayam ini.

Terus apa aja nih ide usaha olahan daging ayam yang bisa dijalankan? Buat menjawabnya, cari tahu yuk dalam ulasan berikut ini.

1. Ayam geprek

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Geprek Bensu (@geprekbensu) on

Usaha olahan ayam yang satu ini lagi ramai belakangan ini. Gak cuma orang biasa, kalangan selebriti pun melirik usaha ayam ini. Seperti Ruben Onsu yang membuka usaha ayam geprek yang diberi nama Geprek Bensu.

Usaha ayam geprek belakangan ini emang lagi menjamur. Banyak yang udah sukses dari usaha ini. Salah satunya adalah Ayam Gepuk Pak Gembus. Kabarnya Ridho Nurul Adityawan, pemilik dari Ayam Gepuk Pak Gembus, bisa mencetak omzet hingga Rp 14 miliar per bulan.

Kepengin juga kecipratan untung dari usaha ayam geprek? Ditaksir modal buat merintis usaha ayam geprek mencapai Rp 15 juta hingga Rp 20 juta. Itu kalau kamu merintis sendiri.

Kalau pengin gampang, kamu bisa ikut kemitraan atau investasi. Seperti yang ditawarkan Ayam Gepuk Pak Gembus yang menawarkan kemitraan dengan nilai investasi sekitar Rp 35-42 juta. Atau investasi di paket kemitraan Geprek Si Boss, mulai dari Rp 35-Rp 100 juta.

2. Ayam penyet

 

View this post on Instagram

 

A post shared by AYAM KRIWIL 🐓 (@ayamkriwil) on

Usaha olahan ayam ini juga gak kalah menguntungkan. Diberitakan Jitunews, omzet usaha ayam penyet bisa mencapai Rp 1,8 juta per hari. Katakanlah omzet ini konsisten tiap harinya. Itu berarti per bulannya omzet yang didapat sekitar Rp 54 juta.

Ayam penyet sendiri berbeda dengan ayam geprek. Meski sama-sama menaburi sambal di atasnya, daging ayam penyet masih menempel pada tulang. Sementara daging ayam geprek udah lepas dari tulang karena tekanan ulekan ke ayam cukup kuat.

Berminat jalankan usaha ayam penyet? Kamu mesti siapkan modal mulai dari Rp 17-20 juta. Itu udah termasuk modal buat sewa tempat. Kamu juga bisa memilih paket kemitraan yang ditawarkan Ayam Kriwil dengan nilai investasi mulai dari Rp 170 juta.

Cukup besar emang, tapi dengan nilai investasi yang segitu besarnya, Ayam Kriwil memproyeksikan raihan omzet dari Rp 300-400 juta tiap bulan.

3. Ayam goreng krispi

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Sabana Fried Chicken (@sabanaku) on

Siapa coba yang gak pernah mencicipi lezatnya ayam goreng krispi? Pastinya kamu pernah makan kuliner olahan ayam yang satu ini. Entah itu KFC ataupun McDonald’s.

Nyatanya, gak cuma di gerai-gerai besar itu kamu bisa merasakan nikmatnya ayam goreng krispi. Sekarang ini usaha ayam goreng krispi udah cukup menjamur. Malahan di pinggir jalan kamu bisa menemukannya.

Asal tahu aja nih. Dikutip dari Kontan, omzet ayam goreng krispi di pinggir jalan itu bisa tembus Rp 33,7 juta per bulan.

Kalau kamu mau buka usaha ayam goreng krispi, cukup sediakan modal sekitar Rp 16 juta. Itu udah mencakup modal investasi awal dan biaya operasional. Dan modal itu buat kamu yang merintis usaha dari awal.

Sementara kalau melalui franchise, ada merek yang terkenal, yaitu Sabana. Menjalin kemitraan dengan Sabana, kamu harus keluarkan modal sekitar Rp 22,5 juta.

4. Ayam bakar

Ayam bakar (Ilustrasi).

Di balik gurihnya ayam bakar, ternyata usaha olahan ayam ini bisa menghasilkan omzet hingga Rp 120 juta per bulan lho. Inilah yang dialami Okki Indiyanto dengan menjalankan usaha Ayam Bakar Bekasi (Ababe) sejak 2015.

Dengan menawarkan paket kemitraan mulai dari Rp 45 juta hingga Rp 75 juta, Okki menargetkan gerai Ababe bisa cetak omzet Rp 4 juta hingga Rp 6 juta per hari. Dengan nilai omzet tersebut, balik modalnya cuma memerlukan waktu delapan hingga sepuluh bulan.

Jadi, mau pilih usaha olahan ayam yang mana nih? Satu hal lagi nih yang perlu kamu ingat. Dalam jalankan usaha, butuh kesabaran dan strategi pemasaran yang tepat. Kalau gak gitu, mustahil deh usaha bisa sukses.

Semoga informasi yang disampaikan barusan bermanfaat ya!