Pengin Beli Apartemen Tapi Gak Punya Tunai Keras, Coba Pertimbangkan Kredit Pemilikan Apartemen (KPA)

Tampang Billy kusut banget saat tiba di kantor. “Kusut banget muka lo Bill,” seorang rekan kerja Billy menyapanya. “Iya nih, gilaaa macetnya bro!’”

 

Well, isu kemacetan di kota besar macam Jakarta memang bukan hal baru ya guys! Semua cara dilakukan pemerintah untuk mengatasi kemacetan mulai dari membenahi sarana transportasi hingga membangun apartemen.

 

Apartemen saat ini memang tengah naik daun. Meskipun harga tergolong mahal, animo masyarakat gak pernah surut.

 

[Baca : Beli Apartemen Bersubsidi di Jakarta Cuma Bisa Dikabulkan dengan 6 Syarat Ini]

 

Alasan Memilih Apartemen Sebagai Hunian

Tinggal di apartemen bagi sebagian orang sudah menjadi gaya hidup di kota besar. Penunjang prestige! Selain itu, tinggal di apartemen dinilai lebih efisien karena lebih dekat dengan tempat kerja.  Ujung-ujungnya jadi hemat biaya, waktu dan tenaga dong ya!

 

Fasilitas yang lengkap juga jadi alasan kuat lain kenapa apartemen menjadi hunian idaman. Luas unit apartemen yang terbatas bikin penghuninya gak terlalu repot membersihkan ruangan. Sistem keamanan 24 jam dari CCTV yang diterapkan apartemen, bikin penghuni merasa lebih aman dan terjaga.

 

Syarat Mengajukan KPA (Kredit Pemilikan Apartemen)

 

kredit pemilikan apartemen

 Punya apartemen hanya mimpi? Gak ada yang gak mungkin selama mau berusaha kok!

 

 

Sudah bukan rahasia umum kalau memiliki apartemen itu masih merupakan sebuah kemewahan. Itulah kenapa apartemen masih terbatas untuk kalangan tertentu saja.

 

Harga yang lumayan selangit, buat kalangan berduit mungkin gak jadi masalah. Tapi apa iya mereka mau membeli properti modern tersebut secara tunai keras? Realitanya kebanyakan dari mereka lebih memilih membeli apartemen dengan sistem kredit.

 

[Baca : Ada yang Menjual Apartemen dengan PPJB Saya Ingin Beli Tapi Apakah Sah]

 

 

Di jaman yang serba kredit ini, bukan gak mungkin memiliki apartemen dengan sistem kredit. Bagi yang serius berencana memiliki apartemen bisa mulai mempertimbangkan fasilitas KPA (Kredit Pemilikan Apartemen) dari bank. Tapi ingat, gak semua bank menyediakan fasilitas ini ya!

 

Ada prosedur permohonan KPA yang berlaku ya pastinya. Persyaratan yang dibutuhkan bank dalam tahap pengajuan KPA secara formal, antara lain:

 

– Fotokopi KTP suami/istri lengkap dengan pas foto 3×4 cm

– Fotokopi Kartu Keluarga dan Surat Nikah

– Fotokopi NPWP

– Surat keterangan kerja asli untuk karyawan dan SIUP untuk pengusaha

– Fotokopi buku tabungan / rekening koran 3 bulan terakhir

– Melampirkan laporan keuangan usaha untuk pengusaha

– Melampirkan slip gaji asli, lengkap dengan stempel perusahaan

 

Apakah dokumen-dokumen di atas sudah cukup? Ada hal-hal lain yang harus diketahui nih oleh calon nasabah agar pengajuan KPA-nya mulus: 

 

– Usahakan untuk gak masuk dalam blacklist Bank Indonesia

– Menjaga performa kredit

– Akan lebih baik kalau nasabah memiliki rekening aktif di bank yang menawarkan fasilitas KPA.

– Target nasabah bagi pihak bank adalah yang masih dalam usia produktif. Penghasilan yang mengalami peningkatan           secara konsisten juga menjadi perhatian bank.

– Jadilah calon debitur yang kooperatif

 

kredit pemilikan apartemen

 Salah satu syarat Kredit Pemilikan Apartemen kamu diterima, pastiin kamu punya rekam jejak utang yang baik

 

 Apartemen Sebagai Investasi

Iming-iming keuntungan yang menggiurkan, membuat apartemen juga semakin dilirik sebagai investasi loh! Pastinya untuk tujuan yang satu ini, banyak hal yang harus diperhatikan untuk meminimalisir potensi merugi.

 

– Pilih apartemen yang memiliki nilai capital gain

– Perhatikan lokasi, gak hanya harus strategis namun juga memiliki pasar sewa

– Mengincar apartemen yang baru akan dibangun dengan timing harga terbaik

– Pastikan lokasi apartemen dekat dengan pusat pelayanan publik dan kebutuhan lainnya

– Apartemen dengan banyak fasilitas bisa menjadi daya tarik

– Periksa status tanah di mana apartemen dibangun, jangan sampai terlibat kasus sengketa

 

Emang berapa sih kira-kira keuntungan yang bisa didapat dengan menyewakan apartemen? Kalikan saja nilai beli dengan nilai yield. Yield itu sendiri merupakan keuntungan yang diperoleh dari nilai sewa per tahun dibandingkan dengan harga properti.

 

Setiap properti memiliki nilai yield yang berbeda, untuk apartemen nilai yield berkisar mulai dari 7% – 10%. Semisal, membeli apartemen dengan harga Rp 700 juta di kawasan Sudirman, sewa apartemen didapat dari rumusan nilai beli x nilai yield sebesar 9%. 

 

= Rp 700 juta x 9% = Rp 63 juta per tahun atau kira-kira 5 – 6 juta per bulan

 

kredit pemilikan apartemen

 Saat memutuskan untuk investasi apartemen, banyak hal yang harus diperhatikan kalau mau untung

 

 

[Baca : Buat yang Mau Investasi Apartemen di Jakarta Dilarang Nyuekin 5 Faktor Penting Ini]

 

 

So, gimana nih? Masih tertarik mengajukan permohonan KPA? Kalau masih memiliki tekad segunung untuk memiliki apartemen dengan sistem KPA, harus ikutin aturannya ya! Kumpulin informasi sebanyak-banyaknya deh!

 

 

Pilih bank secara tepat yang bisa membantu kamu memiliki apartemen yang sesuai dengan keinginanmu. Itulah kenapa kamu harus benar-benar paham apartemen seperti apa yang kamu butuhkan dan untuk tujuan apa.

 

 

 

Image Credit :

  • http://rumahminimalis.co/wp-content/uploads/2015/05/kredit-apartemen.jpg
  • http://workablewealth.com/wp-content/uploads/2014/02/what-is-a-good-credit-score.jpg
  • http://assets.kompas.com/data/photo/2014/05/22/1422084shutterstock-921003591780×390.jpg