Pengajuan Kartu Kredit Ditolak Karena Bukan Karyawan Tetap? Coba Secured Credit Card Dong!

Saat banyak orang yang berstatus karyawan tetap bisa berleha-leha mengambil manfaat maksimal dari kartu kredit, ada sejumlah orang lain yang gigit jari. Orang-orang ini sebenarnya punya kemampuan finansial buat punya kartu kredit, tapi ada syarat yang gak bisa dipenuhi.

 

Mereka gak perlu ngiler kartu kredit seandainya tahu apa itu secured credit card. Udah pada tahu apa itu jenis kartu kredit yang satu ini?

 

Secured credit card adalah jawaban buat mereka yang pengin punya kartu kredit tapi gak punya penghasilan tetap atau gak berstatus karyawan tetap. Sebab kebanyakan bank mensyaratkan adanya penghasilan sekian selama sebulan atau setahun dan status pekerja tetap buat yang mau apply kartu kredit.

 

Tapi kan gak semua orang pekerjaan dan penghasilannya tetap. Contohnya pekerja freelance. Mungkin pada suatu waktu dia dapat mengumpulkan Rp 100 juta dalam setahun.

 

[Baca: 5 Profesi yang Kerja Tanpa Harus ke Kantor]

 

Mungkin juga dalam setahun pendapatannya gak sampai Rp 50 juta. Sebab banyak faktor yang mempengaruhi pendapatan pekerja freelance, misalnya sakit keras sampai berbulan-bulan jadi gak bisa ambil order.

 

Buat orang-orang semacam itulah secured credit card ada. Tapi, ada satu syarat utama yang harus dipenuhi kalau mereka mau mereguk manfaat secured credit card: punya duit!

 

Ya, sebetulnya bank gak terlalu memikirkan apa pendapatan kita tetap atau enggak. Yang penting, kita punya duit.

 

Kalau kamu termasuk golongan yang disebutkan di atas dan merasa memerlukan kartu kredit plus sanggup bertanggung jawab, secured credit card jawabannya. Manfaat secured credit card mirip dengan kartu kredit biasa.

 

Dalam segepok manfaatnya, kita bisa memperoleh antara lain:

  • Rewards
  • Cashback
  • Cicilan 0 persen
  • Diskon
  • Fasilitas di bandara

 

secured cc 1

 

 

Udah disebutkan sebelumnya bahwa satu-satunya syarat utama untuk apply secured credit card adalah punya duit. Maksudnya, yang mengajukan harus punya duit dalam jumlah tertentu. Duit ini akan digunakan sebagai agunan alias jaminan.

 

Mekanismenya, nasabah memiliki tabungan/deposito di bank dalam jumlah tertentu (minimal Rp 2 juta) lalu mengajukan kartu kredit dengan jaminan dana itu. Limit kartu kredit biasanya 80 persen dari jumlah dana yang dijaminkan.

Misalnya deposito  yang dijaminkan Rp 10 juta. Kalau limit ditetapkan 80 persen, artinya batas kartu kredit itu Rp 8 juta. Namun dana Rp 10 juta itu gak bisa diutak-atik oleh nasabah.

 

Meski gak bisa diutak-atik, nasabah tetep dapat bunga dari dana deposito yang dikunci tersebut. Tapi kalau sampai tagihan tertunggak, dana itu akan diambil alih bank.  [Baca: Deposito Bank Menguntungkan, Kok! Coba Kenalan Dulu..]

 

Jadi, gak perlu lagi gaji minimal, udah punya kartu kredit, dan syarat konvensional lain buat dapetin secured credit card. Skor kredit di Bank Indonesia pun gak jadi syarat, jadi gak perlu khawatir masih masuk blacklist BI.

 

Tapi catet ya! Buruan keluar dari daftar itu kalau kamu mau gampang dapet kredit lain. [Baca: Aplikasi Kredit Sering Ditolak? Coba Cek Status Blacklist BI Kamu]

 

14328620471237092749

 

 

Pada prinsipnya, semua bank bisa membuka layanan secured credit card. Tapi, saat ini di Indonesia gak semua bank punya layanan ini. Yang diketahui bisa memberikan secured credit card di antaranya Bank Sinarmas dan BCA.

 

Untuk mencari tahu apakah bank tempat kamu menyimpan tabungan punya layanan secured credit card, hubungi saja langsung bank itu. Proses dapetin secured credit card lebih simpel ketimbang kartu kredit biasa dan bisa digunakan sebagai kartu kredit pertama.

 

[Baca: Deg-degan Mau Membuat Kartu Kredit Pertama Kali? Jangan Khawatir, Ini Tata Caranya]

 

Jadi, abis menyatakan niat punya kartu kredit dan menyerahkan syarat, tinggal nunggu dihubungi pihak bank apakah disetujui atau tidak. Gak ada survei-surveian ke rumah atau kantor. Karena yang penting: punya duit!

 

 

 

DuitPintar.com memberi berbagai pilihan produk kartu kredit di Indonesia. Anda dapat membandingkan untuk mendapatkan kartu kredit yang paling tepat untuk Anda. Setelah itu, Anda dapat mengajukan aplikasi online untuk produk pilihan Anda.

 

 

 

Image credit:

  • http://assets.kompasiana.com/statics/files/14328620471237092749.jpg?t=o&v=700