Pencairan Dana BPJS Ketenagakerjaan Lebih Baik Manual atau Online?

Salah satu tujuan BPJS Ketenagakerjaan adalah untuk memberikan jaminan hari tua untuk para pekerja, di mana saldo JHT (Jaminan Hari Tua) bisa di cairkan dengan syarat yang udah ditetapkan salah satunya adalah harus berstatus sedang tidak bekerja.

Karena itulah, mencairkan dana BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) Ketenagakerjaan menjadi salah satu pilihan banyak orang setelah mereka tidak memiliki pekerjaan.

Dana tersebut umumnya digunakan untuk keperluan sehari-hari sembari menunggu panggilan kerja.

Berbeda dengan jaman dulu, kini kamu bisa mencairkan dana BPJS Ketenagakerjaanmu hingga 100 persen.

Hal itu berdasarkan Peraturan Pemerintah No 60 tahun 2015 yang mulai berlaku sejak 1 September 2015 menyebutkan,

“Bahwa saldo JHT (Jaminan Hari Tua) bisa diambil mulai 10 persen hingga 100 persen tanpa harus menunggu usia 10 tahun kepesertaan.”

[Baca: Dana JHT BPJS Ketenagakerjaan Belum Jamin Bebas Finansial di Usia Pensiun]

Untuk mencairkan dana BPJS Ketenagakerjaanmu, ada dua cara yang bisa dilakukan yaitu klaim manual dan online.

Kedua sistem pencairan dana ini memiliki plus minus yang berbeda. Nah, buat kamu yang masih bingung mau mencairkan dana BPJS Ketenagakerjaan secara manual atau online mending simak selengkapnya berikut ini:

Mencairkan dana BPJS Ketenagakerjaan secara manual:

BPJS Ketenagakerjaan
Mencairkan dana BPJS Ketenagakerjaan secara manual (tribunnews)
  • Datang langsung ke kantor BPJS Ketenagakerjaan
  • Harus rela antri dan mengikuti kebijakan lokal kantor BPJS seperti hanya diberi formulir isian yang telah dilegalisir dan harus datang lagi setelah mendapatkan pesan untuk datang dari pihak BPJS.
  • Ada kuota formulir pencairan karena banyaknya orang yang mengantri. Jika melebihi kuota, kamu harus rela datang lagi di hari berikutnya.
  • Jika data yang kamu bawa gak lengkap, kamu akan diminta untuk datang lagi di hari berikutnya.

Mencairkan dana BPJS Ketenagakerjaan secara online:

BPJS Ketenagakerjaan
Mencairkan dana BPJS Ketenagakerjaan secara online (kaskus)
  • Mengisi data dari rumah, jadi kamu gak perlu antri lama
  • Proses lebih cepat dan mudah. Kalau ada data yang kurang, bisa langsung kamu lengkapi. Jadi kamu gak perlu bolak-balik datang ke kantor BPJS.
  • Pihak BPJS akan memberikanmu jadwal, waktu dan kapan kamu harus datang ke kantor BPJS.

Meski mencairkan dana BPJS Ketenagakerjaan secara online lebih praktis, tapi tetap aja masih banyak orang yang memilih untuk mencairkannya secara manual.

Alasannya karena mereka gak paham jadi dianggap ribet dan lebih rela untuk datang pagi dan mengantri selama berjam-jam.

Padahal untuk mencairkan dana BPJS, kamu hanya perlu melakukan pendaftaran di website resmi BPJS Ketenagakerjaan https://es.bpjsketenagakerjaan.go.id/eklaim/ dan mengikuti step by step-nya.

Jangan lupa juga untuk menyiapkan beberapa dokumen yang dibutuhkan sebelum kamu mengajukan pencairan dana, seperti:

  • Fotocopy dan Asli KTP
  • Fotocopy dan Asli kartu peserta BPJS Ketenagakerjaan/Kartu JAMSOSTEK
  • Fotocopy dan Asli Kartu Keluarga (KK)
  • Fotocopy dan Asli Paklaring (surat keterangan berhenti bekerja)
  • Fotocopy dan Asli buku tabungan bank

Scan semua dokumen tersebut dalam bentuk .jpeg, .jpg, .png, .bmp, atau .pdf agar bisa dilampirkan dalam formulir online dengan minimal size 100KB dan maksimal 1,8MB.

Setelah kamu sudah mengisi lengkap data diri kamu serta mengunggah dokumen yang dibutuhkan, kamu tinggal tunggu kabar dari pihak BPJS perihal kapan kamu harus datang ke kantor BPJS dengan membawa beberapa dokumen di atas.

Nah, kelebihan klaim secara online dibanding manual adalah kamu gak perlu antri lama. Setelah itu kamu hanya tinggal menunggu transferan dana BPJS Ketenagakerjaan masuk ke rekeningmu. Mudah bukan?

[Baca: Dana BPJS Ketenagakerjaan Bisa Dicairkan Secara Online, Ini 7 Langkahnya]

Nah, itu dia kelebihan dan kekurangan mencairkan dana BPJS Ketenagakerjaan secara manual dan online. Jadi kamu mau mencairkannya dengan cara yang mana?

[Baca: Tiap Bulan Bayar Iuran Kan? Ini Cara Mengecek Saldo JHT BPJS Ketenagakerjaan]