Pelat Nomor Jokowi Sampai Selandia Baru, Begini Cara Punya Pelat Nomor Cantik

Jokowi sebagai pemimpin nomor satu di Indonesia memiliki pesona yang luar biasa besar. Terbukti, saking mengagumi Presiden ke-7 RI ini, salah seorang warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Selandia Baru memakai pelat nomor mobil bertuliskan nama Jokowi.

Adalah pasangan suami istri Dedy Muardi dan Lisye, pengusaha asal Yogyakarta yang memiliki pelat nomor khusus bertuliskan “Jokowi” untuk tunggangan mereka.

Keduanya telah menetap di Auckland, Selandia Baru, sejak 2001. Mereka pun memakai pelat nomor khusus bertuliskan nama presiden RI di salah satu koleksi mobilnya, Mercedes-Benz.

Kendaraan bernomor polisi unik ini diungkapkan Addie MS saat dia bersama sang istri, Memes, bertandang ke Selandia Baru.

Konduktor musik itu dan sang istri langsung berfoto di depan minivan Mercedes-Benz dan mengunggahnya di Instagram @addiems999 diserta keterangan mengapa pasangan Dedy Muardi dan Lisye memilih mengusung pelat nomor nama Presiden Indonesia.

Mereka mengungkapkan, hal tersebut dilakukan keduanya karena kecintaan kepada Tanah Air serta presidennya.

“Meski sudah 18 tahun menetap di Selandia Baru, kecintaan Mas Dedy dan banyak warga negara RI lainnya terhadap tanah airnya tak pernah luntur. Termasuk kecintaanya pada Pak Jokowi,” bunyi caption foto yang diunggah Addie di Instagramnya, @addiems999.

Lantas, siapa saja sih yang bisa memakai pelat nomor khusus dan bagaimana prosedur membuatnya? Untuk mengetahuinya, yuk simak di sini:

Pelat nomor khusus menunjukkan kebanggaan

Jokowi
Pelat nomor khusus Jokowi menunjukkan kebanggaan (Shutterstock)

Pelat nomor khusus dipilih karena ingin memperingati suatu hal yang istimewa. Jadi lain dari biasa, pelat nomor khusus biasanya digunakan sebagai penunjuk suatu kebanggaan.

Untuk kamu yang ingin memiliki pelat nomor khusus atau cantik dapat mengetahuinya dari PP Nomor 60 tahun 2016 yang merupakan pengganti dari PP Nomor 50 tahun 2010.

PP tersebut menjelaskan seluruh aturannya, termasuk biaya yang harus dikeluarkan untuk membuat pelat nomor khusus.

Baca juga: Jokowi Hingga Donald Trump! 5 Presiden Dunia Ini Punya Hobi Otomotif

Biaya membuat pelat nomor khusus

Jokowi
Biaya membuat pelat khusus mobil, termasuk yang bertuliskan Jokowi (Shutterstock)

Kasubdit Regident Dilantas Polda Metro Jaya AKBP Surmadji mengungkapkan kenaikan tarif yang diatur dalam PP No 60 Tahun 2016 tersebut.

“Salah satu tujuan PP itu adalah mengurangi ruang pungli. Jadi tidak bisa lagi main tembak untuk mendapatkan nomor cantik,” kata Kasubdit Regident Dilantas Polda Metro Jaya AKBP Surmadji, seperti dilansir dari Suara.com jaringan MoneySmart.

Tarifnya pun dibedakan ke dalam beberapa kategori, mulai dari hanya yang terdiri dari satu, dua, tiga dan empat angka, serta pilihan lain yang memakai huruf pada bagian belakang pelat nomor cantik tersebut.

Biaya yang harus disiapkan

Kebebasan dalam penggantian nomor polisi ini tentu menjadi kabar baik bagi pencinta otomotif.

Namun, persiapan budget juga mesti dilakukan. Pasalnya, jasa pembuatan pelat nomor cantik ini biayanya berkisar dari Rp 5 juta hingga Rp 20 juta sesuai Peraturan Pemerintah (PP) yang baru.

Tarif pelat nomor polisi pesanan ini dibagi dalam empat golongan yakni satu, dua, tiga dan empat angka. Tiap kelas itu dibagi lagi, tanpa dan pakai kode huruf di belakang angka.

Sebagai contoh, pelat nomor polisi dengan satu angka yang memang cukup spesial karena biasanya hanya digunakan kendaraan dinas atau pejabat negara seperti presiden dan wakilnya, gubernur, kepala DPRD dan kepala kejaksaan.

Baca juga: Anggota Dewan, Jamal Mirdad Pilih Pakai Mobil Jadul Buatan Jepang Ini

Namun, kini masyarakat pun bisa menggunakan nomor serupa di kendaraan pribadi mereka. Karena pelat nomor polisi yang hanya terdiri dari satu angka sangat istimewa maka tarifnya pun paling mahal.

Untuk mendapatkan pelat nomor polisi satu angka tanpa huruf, biaya yang harus dikeluarkan mencapai Rp 20.000.000.

Namun, selain satu angka tanpa huruf, banyak juga yang suka mengkombinasi satu angka itu dengan huruf.

Sehingga membentuk kode tertentu atau terbaca jadi satu kata, untuk mendapatkannya biaya yang dibutuhkan sebesar Rp 15.000.000.

Dalam aturan tersebut juga dijelaskan bahwa masa belakunya hanya lima tahun.

Setelah itu, jika ingin menggunakan nomor tersebut, sang pemilik harus membayar ulang sesuai dengan ketentuan PP 60 tahun 2016. Aturan terkait besaran tarif nomor polisi cantik itu sudah diberlakukan.

Itulah pelat nomor khusus kendaraan yang bisa digunakan masyarakat, baik untuk kendaraan pribadi maupun kendaraan dinas.

Kalau pasangan suami istri Dedy Muardi dan Lisye memakai pelat khusus bertuliskan Jokowi, kamu mau yang bertuliskan apa?