Pasang Instalasi Listrik Baru Bisa Rampung Kurang dari Sebulan, Gimana Caranya Tuh?

Hari gini yang namanya birokrasi udah kayak produk usang. Selain bikin capek, kantong juga jadi cepet bolong. Gimana gak, birokrasi itu udah kayak bersinonim dengan pungli.

Untungnya pemerintah sekarang terus berbenah. Birokrasi yang udah kayak benang kusut pelan-pelan mulai diurai. Gak terkecuali birokrasi di Perusahaan Listrik Negara (PLN).

Nah sekarang, Dirjen Kelistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sudah bikin kebijakan baru buat PLN: Calon pelanggan baru dapat menikmati listrik dalam 25 hari. Wew, cepet juga ya!

Kalau dalam 25 hari listrik gak tersambung? Tenang saja, Kementerian ESDM bakal mengenakan denda kepada PLN. Dan  bagi pelanggan dapat menikmati diskon 35% dari tarif di bulan pertama.

Sayangnya, kebijakan ini baru bisa dilaksanakan di Jakarta dan Surabaya. Tapi tahun ini Kementerian ESDM menjamin program ini bisa terlaksana di seluruh kota Indonesia.

[Baca: Listrik Prabayar atau Pascabayar, Mana yang Lebih Bikin Untung?]

Lantas gimana sih prosedur pasang instalasi listrik baru? Simak terus yuk sampai selesai.

Sekarang calon pelanggan udah gak perlu repot-repot lagi. Cukup klik www.pln.co.id atau telepon ke 123 untuk info. Pelanggan juga bisa mendaftar secara online di situs tersebut.

  • Setelah masuk ke situs, pada tab Pelanggan pilih Layanan Online
  • Pilih Permohonan Pasang Baru
  • Baca semua Syarat dan Ketentuan dan klik setuju
  • Isi semua data yang diperlukan. Pastikan benar
  • Klik simpan data
  • Kamu akan mendapat kode transaksi
  • Buka halaman entri kode konfirmasi dan masukkan kode transaksi
  • Kamu akan mendapat kode bayar
  • Transfer sesuai jumlah pengajuan ke bank yang ditunjuk

Setelah melakukan transfer, prosedur selanjutnya adalah mendatangi kantor PLN terdekat untuk pemberkasan administrasi permohonan sambungan baru dan menandatangani Surat Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (SPJBTL). Kemudian petugas akan melakukan survei lapangan untuk mengecek kondisi teknis.

slo instalasi listrik

Kalau bisa kelar dalam 25 hari, kenapa mesti ditunda-tunda?

Setelah semua selesai, petugas PLN akan mendatangi rumahmu untuk pemasangan. Biasanya petugas akan memasang listrik dalam kurun maksimal 5 hari kerja.

Sudah selesai? Belum. Setiap pelanggan baru juga wajib mendapatkan sertifikat laik operasi (SLO). Fungsinya untuk menjamin bahwa instalasi yang terpasang sudah sesuai prosedur dan aman dari bahaya kebakaran.

[Baca: Mau Hidup Aman Tanpa Takut Kebakaran? Makanya Ajukan SLO Instalasi Listrik]

Untuk mengajukan SLO bisa dengan mendatangi kantor PPILN terdekat dengan membawa KTP dan bukti bayar pemasangan listrik. Biayanya bervariasi tergantung daya dan peruntukannya (rumah, industri, kantor).

Untuk lebih jelasnya soal SLO ini, hubungi saja PLN di 123. Soalnya, sudah banyak instalatir swasta yang menawarkan jasa penerbitan SLO dengan biaya yang gak masuk akal.

Lebih enak pakai listrik prabayar

Setiap pemasangan listrik baru bakal memakai sistem listrik pintar alias listrik prabayar. Kalau jaman dulu mungkin kita lebih akrab dengan sistem pascabayar, dimana pelanggan menikmati listrik dulu baru membayar tagihannya pada bulan berikutnya. Sistem ini gak praktis dan kurang efisien.

pemadaman listrik pln

Pakai listrik prabayar dijamin lebih efisien. Tapi jangan lupa buat berhemat terus yaa

Gimana gak, petugas PLN harus mendatangi pelanggan untuk mencatat meter, menghitung dan menerbitkan rekening yang harus dibayar. Kemudian PLN masih harus menagih lagi kalau ada pelanggan yang terlambat. Kalau masih ada yang ngeyel, PLN juga kudu mencabut aliran listrik.

Dengan listrik prabayar, pelanggan membeli terlebih dulu listrik yang akan dikonsumsi dalam bentuk token. Mirip-mirip kalau beli pulsa smartphone lah.

Daya listrik yang udah dibeli pelanggan nantinya dimasukkan ke dalam Meter Prabayar (MPB) yang terpasang di lokasi pelanggan. Jangan khawatir pemakaian bakal gak terkontrol, MPB menyediakan informasi jumlah energi listrik (kWh) yang masih bisa dikonsumsi.

Kalau sisa kWh gak mencukupi atau mepet, kamu bisa menambahnya kapan saja dan berapa saja sesuai kebutuhan. Dengan cara ini, pelanggan diharapkan makin cerdas dalam mengelola konsumsi listrik.

[Baca: 5 Cara Menghemat Listrik Rumah yang Bukan Sekedar Tips Doang!]

Image credit:

  • http://cdn.klimg.com/merdeka.com/i/w/news/2012/09/26/94684/670×335/petugas-sweeping-instalasi-listrik-di-rusun-angke.jpg
  • http://cdn0-a.production.liputan6.static6.com/medias/81411/big/listrik-pln121208b.jpg