Pantau Harga Sembako Lewat 4 Situs Ini Aja Pas Ramadan

Sembako alias sembilan bahan pokok adalah komoditas penting buat segala kalangan, dari direktur perusahaan sampai penganggur. Makanya pemerintah sering dibikin pusing oleh harga sembako.

Apalagi saat Ramadan, harga sembako kerap melonjak naik tak mau turun seperti diktator pemerintahan yang tak mau lengser. Untung saat ini sudah zamannya teknologi.

Segala hal bisa diatur dan dipantau lewat kecanggihan teknologi, termasuk harga sembako. Pemerintah sudah bikin aturan berupa harga eceran tertinggi (HET) untuk sejumlah komoditas penting, dari minyak sampai beras dan daging.

HET wajib dipatuhi oleh semua pedagang dan distributor. Untuk tahun 2018, misalnya, harga daging dipatok Rp 80 ribu per kilogram.

Tapi ini harga daging beku ya, bukan yang fresh. Kalau melihat pedagang di pasar jual daging Rp 100 ribu, jangan marah-marah dulu. Yang dijual daging segar kali, bukan yang beku.

Beda ceritanya kalau yang dijual daging beku. Sebagai konsumen, kita mesti cerdas. Terlebih ini menyangkut duit.

Pemerintah menetapkan HET buat bantu masyarakat agar tidak berat di ongkos saat belanja, apalagi saat bulan puasa. Kita selaku konsumen mesti turut mengawasi.

harga-sembako
Gak hanya di pasar, di minimarket pun wajib patuh HET lho (merdeka.com)

Sebelum belanja, coba cek dulu harga sembako yang lagi berlaku. Berikut ini empat situs untuk pantau harga sembako. Catat ya.

1. Info Pangan

Alamat lengkapnya di InfoPangan.Jakarta.go.id. Lho kok Jakarta? Iya, sayangnya situs untuk pantau harga sembako ini baru berlaku buat yang ada di Jakarta.

Harga sembako yang ditampilkan adalah yang berlaku di pasar-pasar besar. Misalnya Pasar Kramat Jati dan Pasar Induk Cipinang.

Harga di-update tiap hari dan diterangkan berapa naik atau turunnya. Misalnya cabai rawit kemarin Rp 35.000 per kilogram, sekarang Rp 34.000 per kg. Di situ diberitahukan bahwa penurunannya Rp 1.000.

Begitu juga harga-harga yang naik. Info harga yang turun berlatar warna hijau, sementara yang naik berwarna merah.

Di situs itu sebenarnya juga ada tempat buat belanja sembako online. Tapi ketika diakses, halamannya tak bisa terbuka. Mungkin ada gangguan atau tidak dirawat dengan baik.

Yang pasti, harga sembako di situs ini hanya berlaku di seluruh Jakarta. Semoga saja daerah lain mau mengikuti, sehingga warganya terbantu untuk pantau harga sembako di pasar setempat.

2. Harga Pangan

harga-sembako
Kebijakan operasi pasar bisa jadi solusi atas naiknya harga sembako (thejak.co)

Mirip-mirip dengan situs sebelumnya kalau melihat namanya. Tapi, situs yang bisa diakses di HargaPangan.id ini lebih komplet menampilkan harga sembako di seluruh Indonesia.

Sembako yang harganya bisa dipantau antara lain beras kualitas bawah I hingga kualitas super. Juga daging ayam, daging sapi, sampai gula pasir lokal dan premium.

Bagusnya lagi, ada tiga jenis pasar yang harganya bisa dipantau, yakni pasar tradisional, pasar modern, dan pedagang besar. Selain itu, ada fitur perbandingan hari per hari, minggu per minggu, dan bulan per bulan.

Jadi kita bisa melihat perbandingan harga beras bulan lalu dan bulan sekarang. Harga-harga sembako itu pun bisa disajikan dalam bentuk tabel, sehingga lebih mudah dicermati.

Yang lebih keren, ada aplikasinya buat ponsel pintar. Aplikasi Harga Pangan bisa diunduh di Google Play buat smartphone Android dan App Store buat smartphone iOS.

3. Bappebti

Bappebti atau Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi adalah lembaga di bawah Kementerian Perdagangan yang bertugas mengawasi komoditas di Indonesia, termasuk harganya.

Situs InfoHarga.Bappebti.go.id menerangkan, harga-harga komoditas di seluruh Nusantara dari level terbawah sampai teratas bisa dipantau di sini. Tapi harga tersebut berasal dari perwakilan tiap level penjualan yang punya kerja sama dengan lembaga itu.

Perwakilan itu disebut sebagai kontributor. Mereka mengirim SMS dua kali sehari yang berisi pemberitahuan tentang harga komoditas di wilayah setempat.

Dengan demikian, Bappebti bisa melihat bila ada pihak yang mencoba mempermainkan harga. Misalnya harga dari perwakilan di Yogya mengatakan harga beras medium Rp 8.000 per kilo.

Ternyata di lapangan ditemukan ada yang menjual seharga Rp 11.000. Temuan ini bisa menjadi kasus yang ditindaklanjuti Bappebti, bahkan kepolisian kalau ada indikasi penyelewengan, seperti penimbunan komoditas.

4. Panel Harga

harga-sembako
Harga sembako naik menjelang Ramadan sudah biasa, tapi seharusnya bisa dicegah ya (rri.co.id)

Satu lagi situs pemerintah yang memberi info harga sembako secara langsung dari seluruh Indonesia. Panel Harga adalah program dari Badan Ketahanan Pangan.

Situsnya bisa diakses dari Panelhargabkp.pertanian.go.id, juga lewat aplikasi Android. Di situsnya diterangkan, program ini diadakan untuk membantu menjaga stabilitas harga pangan.

Meski tiap kali Ramadan harga sembako naik, diharapkan peningkatanya tak terlalu drastis. Itulah kenapa program ini penting buat seluruh warga Indonesia.

Di sini kita bisa melihat harga termurah yang sedang ada di tiap pasar. Kita pun bisa melihat harga di pedagangan eceran ataupun pedagang besar.

Harga-harga yang ada di situs-situs di atas bisa menjadi patokan buat kita sebelum belanja. Diharapkan sih harga di pasar tak jauh beda, atau mungkin bisa sama persis.

Ketika mendapati harga sembako jauh lebih mahal, kita bisa melapor ke polisi lho. Kepolisian aktif membantu pengendalian harga lewat pembentukan satuan tugas pangan (satgas pangan).

Saat ada laporan mengenai harga sembako yang tak wajar, mereka bakal menindaklanjuti. Bisa saja ada praktik penimbunan di sana.

Makanya, buat pedagang, jangan coba-coba menimbun atau mempermainkan harga. Konsumen sudah pintar-pintar lho. Sudah ada situs untuk pantau harga sembako lagi. Yuk, jujur.