Orang yang Punya Banyak Utang Bakal Kayak Gini Nih di Kantor

Artikel DuitPintar.com ini pernah ditayangkan oleh partner content kami, Suara.com.

Masih banyak yang punya mindest salah soal utang. Menganggap utang kayak setan dan aib. Ingat ya, utang itu bukan sesuatu yang dipantang kok. Tapi, saat hidup jadi tergantung sama utang, itu baru masalah besar.

Kebutuhan hidup makin banyak dan mendesak. Terkadang utang bisa jadi solusi untuk hal-hal tertentu.

Sayangnya, banyak orang yang menyalahgunakan utang. Dengan kaa lain, ereka sebenarnya gak terdesak tapi malah mendekatkan diri ke utang. Waduh, cilaka bro!

Orang-orang inilah yang menjadikan hidupnya tergantung sama utang dan mengundang masalah.

Gimana gak mengundang masalah. Harus selalu mengenakan pakaian dan barang bermerek. Plus suka nongkrong di kafe kelas wahid. Gadget juga harus up to date.

[Baca: Apakah Kamu Orang yang Punya Banyak Utang Tapi Gaya]

Hidup serba wah bak kalangan elit, padahal faktanya itu semua hanya di permukaan belaka. Yang sebenarnya terjadi adalah semua gaya hidup kelas elit tersebut diperoleh dari utang. Ini sih tinggal tunggu waktu saja. Seumpama ada virus yang siap menggerogoti tubuhnya pelan-pelan.

Apakah kamu termasuk di antaranya? Atau mungkin orang-orang di sekitar ada yang kayak gitu? Semoga gak ada ya. Kalau mau tahu, orang yang punya banyak utang bakal kayak gini nih di kantor.

1. Sering “menyepi” pas jam makan siang

punya banyak utang
Kok sendirian aja sih mbak (Karyawati / ruangpegawai)

Makan siang tuh enaknya ramai-ramai ya, namun beda halnya nih sama si doi yang punya banyak utang. Saat rekan sekerja makan siang bareng, eh si doi malah menghilang entah ke mana. Pas udah ketemu, ditanya udah makan atau belum, “Udah,” jawabnya.

Anehnya lagi pas ditanya makan di mana, jawabnya kurang jelas, “Warung sana” atau “Padang situ.” Ternyata eh ternyata, dia mencari tempat sepi di kantor, misalnya pantry atau bahkan toilet.

Selama 10-20 menit, barulah dia kembali ke meja kerja. Usut punya usut, dia sengaja gak makan karena terpaksa ngirit buat bayar cicilan barang-barangnya. Duh ngenes benar sih masbro!

2. Masih kenyang

Oke, masih seputar soal jam makan siang nih. Kalau pun gak menghilang, pas diajak makan siang bareng, dia mengaku masih kenyang. Karena itulah dia sengaja bertahan di meja kerjanya. Atau bilang masih banyak kerjaan.

Kalau cuma sesekali sih mungkin gak mencurigakan ya. Tapi kalau hal ini berlangsung hampir tiap hari patut dipertanyakan dong. Udah gitu, nanti sekitar pukul 2 siang, dia akan bikin minuman sereal dua ribuan. Lumayan buat ganjel perut, mungkin begitu pikirannya.

[Baca: 5 Kebiasaan Kecil yang Bikin Kamu Susah Keluar dari Jerat Utang]

3. Sering waswas di jalan

Semua orang juga tahu saat kita berada di jalan, kewaspadaan kita dituntut. Apalagi kalau ketemu pengendara yang ugal-ugalan. Lah kalau soal yang satu ini, waswas kok terus-menerus.

punya banyak utang
Lagi main petak umpet ya mas hehehe (Bersembunyi / wowkeren)

Was was ketemu debt collector. Matanya selalu berkelana ke sana-kemari gak tenang. Begitu melihat ada orang yang bertampang garang, langsung ambil langkah seribu. Ngacir memacu kendaraannya secepat mungkin.

4. Malas jawab telepon

Begitu ringtone hapenya berbunyi langsung dimatiin. Atau dibikin silent. Bisa jadi itu karena dia sedang menghindar dari tagihan pihak yang memberi dia utang.

Gak tertutup kemungkinan dia lagi menghindari orang yang lagi mengemis cintanya, sih, eyaaaa. Tapi kalau dia sudah berkeluarga, kok hampir tiap hari diteleponin ya? Ditambah lagi dengan ekspresi yang panik setiap hapenya berbunyi.

5. Suka numpang nginap

Teman biasanya suka numpang nginap ya. Gak apa-apa sih kalau sesekali saja, toh kamu juga pasti pernah nginap. Tapi kalau terus-terusan numpang, pasti ada apa-apanya deh.

Ada kemungkinan dia takut didatangi debt collector karena saking banyak utangnya. Mulai dari kartu kredit sampai leasing kendaraan.

Untuk alasan itulah bukan gak mungkin dia akan membiarkan rumah atau tempat kosnya gak berpenghuni dan gak terurus. Kamu harus hati-hati, bisa jadi debt collector yang datang ke rumahmu karena ada si doi yang lagi dikejar.

punya banyak utang
Ini kok tdurnya udah kayak ikan sarden hehehe (Tidur / malesbanget)

Gimana? Ngeri ya kalau gak bisa bertanggungjawab sama utang. Hidup jadi serba gak tenang. Belum terlambat untuk bertobat kok. Utang itu seperti pisau bermata dua. Kalau salah menggunakannya, bisa-bisa kita yang terluka sendiri.

[Baca: Hadapi Teman yang Hobi Utang dengan Cara Ini]

Karena itulah diperlukan rencana yang matang sebelum berutang. Pikirkan dulu, kira-kira berapa utang yang bisa kita tanggung. Sesuaikan dengan penghasilan.

Gak usah maksain deh hidup penuh gaya kalau ternyata harus utang sana-sini. Mau utang sampai ratusan juta juga gak akan cukup. Jangan sampai ciri orang banyak utang di atas menghinggapi kehidupan kita, ya.