Orang Ekstrovert Lebih Cepat Sukses? Gak Juga

Apakah benar orang ekstrovert yang terbuka, mudah bergaul atau beradaptasi, percaya diri, dan berjiwa petualang itu pasti cepat sukses? Gak juga.

Justru upaya mereka untuk menuju kesuksesan bisa terjegal karena sikap dan kepribadian mereka. Jadi jangan senang dulu nih buat yang punya pribadi ekstrovert.

Berikut adalah kebiasaan buruk orang ekstrovert yang bisa menghambatnya dalam menggapai kesuksesan. Yuk kita simak lebih lanjut.

1. Berlebihan dalam bergaul

Bergaul atau bersosialisasi itu baik, terutama dalam urusan membangun jaringan bisnis. Tapi bersosialisasi secara berlebihan jelas gak baik.

Surganya orang ekstrovert itu adalah ketika ia berada di sekeliling orang. Urusan hangout kadang jadi nomor satu. Sampai pengeluaran pun susah direm.

lebih cepat sukses
Sungguh terlalu kalau gaji habis buat hura-hura (Party / playbuzz)

Gak wajar dong pastinya kalau gaji sebulan ludes gara-gara kebanyakan hangout. Belum tentu juga hangout-nya mendatangkan hasil positif berupa peluang bisnis atau kerja sama lainnya.

Prioritas seseorang adalah kerja untuk bertahan hidup. Hangout hanyalah sarana untuk melepas kepenatan dan bersosialisasi.

2. Sulit menjadi pendengar yang baik

Pribadi ekstrovert terkenal dengan sikapnya yang terlalu banyak bicara hingga membahas hal yang gak penting. Kadang, kecenderungan inilah yang membuat mereka sulit menjadi pendengar yang baik.

Padahal, ada segudang manfaat yang bisa didapat oleh seorang pendengar yang baik. Bisa jadi informasi yang disampaikan orang lain berguna untuk kita.

Ketika menduduki jabatan tinggi di sebuah organisasi atau perusahaan, kamu juga harus menjadi pendengar yang baik. Mau mendengar keluhan atau saran yang diberikan bawahan.

Tanpa kompetensi ini, kamu bisa dipandang egois atau bossy. Oleh karena itu, belajarlah untuk menerima saran atau mendengarkan keluhan orang lain.

3. Percaya diri berlebihan

lebih cepat sukses
Percaya diri boleh tapi kalau kaya begini bisa gawat bro! (Overconfidence / photobucket)

Ini juga gak baik lho. Memiliki sifat percaya diri yang berlebihan dan merasa bisa melakukan apa saja.

Kadang hal ini sering diutarakan seorang ekstrovert waktu interview kerja. Ketika ditanya “Kamu bisa apa?” Jawabannya panjang lebar dan memang meyakinkan banget. Pokoknya percaya diri bisa mengemban semua tugas itu.

Tapi apa ya benar bisa? Atau hanya mengatakan bisa karena ingin dapat pujian saja?

Hati-hati, kamu justru bisa dicap sebagai orang arogan. Percaya diri berlebihan dan arogan memang memang beda tipis.

Sudah pasti gak ada yang suka sama orang arogan. Kalau kamu adalah seorang ekstrovert, jagalah egomu karena percaya diri bukan berarti membuatmu superior di antara orang lain.

4. Terlalu ambisius untuk terlihat menonjol

Dalam sebuah forum diskusi, gak jarang seorang ekstrovert mendominasi pembicaraan. Mereka senang jika menjadi pusat perhatian dan memang memiliki tingkat kepercayaan diri yang tinggi.

lebih cepat sukses
Protes aja terus pak! Lalu solusinya apa dong? Gak ada, gubrak! (Interupsi / tribunnews)

Terlalu ambisius untuk terlihat menonjol gak selalu berujung positif. Kalau terlihat menonjol karena memberikan solusi, tentu hasilnya baik.

Tapi kalau terlihat menonjol karena selalu melontarkan kritik tanpa solusi, itu gak baik. Apalagi kalau merasa bahwa pendapatnya adalah yang paling sempurna.

Kalau kamu merasa pernah melakukan hal itu, segera introspeksi deh. Atau siap-siap dibenci banyak orang.

Jika kamu adalah orang ekstrovert, jangan lantas patah semangat setelah kamu membaca tulisan ini. Ingat lho, gak semua orang ekstrovert melakukan 4 hal di atas..

Jadilah seorang ekstrovert yang baik, yang pandai bersosialisasi, luwes, dan percaya diri. Pastinya yang juga bisa menginspirasi banyak orang.

 

 

Yang terkait artikel ini:

[Baca: Punya Sifat Penyendiri dan Kurang Gaul Jangan Takut Gak Bisa Sukses]

[Baca: Kerja Tim atau Sendiri, Siapa Takut! Simak yang Ini Deh]

[Baca: Sukses Itu Milik Siapa Saja, Lihat Tuh Bu Susi Pudjiastuti, Asalkan…]