Musim Hujan Tiba, 4 Bagian Rumahmu Ini Bisa Picu Bocor dan Banjir

Musim hujan sudah tiba nih. Beberapa di antara kamu juga pasti udah mulai sering bawa payung atau jas hujan saat bepergian kan? Tapi, apakah kamu juga sudah memeriksa empat bagian rumah yang bisa memicu bocor dan banjir?

Meskipun rumahmu ada di kawasan yang aman banjir, bukan berarti rumahmu bakal bebas dari banjir atau bocor ya. Potensi itu bakal tetap ada kalau kamu cuek alias gak peduli sama kondisi rumah.

Gak mau kan tiba-tiba apes karena musibah yang satu ini? Kalau sudah banjir atau bocor, rumah jadi kotor, belum lagi perabotan bisa rusak.

Oleh karena itu, ketahui dulu empat bagian rumahmu yang berpotensi memicu kebocoran dan banjir saat musim hujan tiba. Ini di antaranya:

1. Atap

musim hujan
Cek dulu atap rumahnya, ada yang bocor gak tuh (atap rumah/dekorrumah)

Atap yang bocor, lama kelamaan akan membuat bangunan rumah rusak. Bekas bocoran pun tampak seperti flek yang benar-benar gak enak dilihat.

Penyebab kebocoran di atap adalah karena adanya celah. Air pun jadi mudah masuk dan merembes ke bawah.

Untuk mewaspadai kebocoran di bagian rumah yang satu ini, rajin-rajinlah memeriksa langit-langit rumah. Bila ada yang rembes, maka segera perbaiki tanpa mengulur waktu. Dan bila ada genteng yang rusak, segera ganti dengan yang baru.

[Baca: Jangan Malas Ngerawat Rumah Kalau Gak Mau Mengalami 6 Masalah Ini]

2. Talang air

musim hujan
Itu lho yang namanya talang air (Talang air/mitra renov)

Jangan sepelekan juga talang air di rumahmu. Talang air akan sangat berguna untuk mengalirkan air hujan dari atap ke sumur resapan atau saluran lain. Intinya, komponen ini ada agar cucuran air hujan gak jatuh ke tempat yang gak semestinya.

Bila talangnya bocor, air hujan bakal mengucur kemana-mana. Nah, kalau talang ini ada di garasi, maka cucuran air bakal menggenangi garasi rumah. Bahaya kan?

Oleh karena itu, segera lapisi talang air rumahmu dengan menggunakan cat anti-air. Selain mencegah bocor, cat itu pun bisa mencegah jamur di dinding. Harganya juga gak mahal kok.

[Baca: Dengan Uang Rp 5 Juta, Masih Bisa Kok Perbaiki 3 Hal Ini Setelah Kebanjiran]

3. Selokan rumah

musim hujan
Walau lokasinya di luar rumah, tapi kalau gak diperhatiin bisa membuat rumahmu banjir lho (selokan/mattanews)

Meskipun bagian yang satu ini gak ada di dalam rumah, tapi kamu harus tetap mewaspadainya. Bila air selokan meluap, hal itu berpotensi membuat rumah jadi kebanjiran.

Itu kenapa ada larangan membuang sampah di selokan. Karena selokan memiliki fungsi sebagai saluran air. Bila selokan terhambat karena tumpukan sampah, maka jangan protes kalau sewaktu-waktu wilayah rumahmu jadi kebanjiran.

Ada baiknya untuk selalu aktif dalam kegiatan bersih-bersih lingkungan komplek. Emang sih melelahkan, tapi manfaatnya juga buat keamanan rumahmu juga saat musim hujan.

4. Bagian rumah yang rendah

musim hujan
Kalau diperhatikan, garasi rumah ini pondasinya lebih rendah (rumah/tukangjualfurniturebandung)

Air mengalir dari tempat yang tinggi ke tempat yang rendah. Makanya, bagian rumahmu yang tergolong rendah akan jadi area yang rawan digenangi air.

Perhatikanlah bagian-bagian rumah yang rendah. Kalau memang wilayah itu mudah terkena banjir maka pertimbangkan untuk melakukan renovasi. Caranya dengan meninggikan lantai di bagian rumah tersebut.

Mumpung masih ada waktu, mulailah untuk memeriksa empat bagian rumah di atas sekarang juga. Kebanjiran umumnya terjadi ketika hujan turun tanpa henti di malam hari.

Hujan yang non-stop tentu bisa merusak beberapa komponen rumah. Kalau sudah rusak, maka ongkos perbaikan juga gak murah. Belum lagi, rumahmu jadi gak enak dilihat dan mau gak mau harus dicat ulang.

So, jangan biarkan rumahmu jadi bocor atau banjir karena empat komponen itu ya. Beli rumah mahal-mahal ya harus dirawat dengan baik dong.