Mumpung Masih Muda Komit Lakuin Lima Ini Buat Masa Depan Gilang Gemilang

Mau hidup kayak Susetyo? Anak muda yang sering disapa Bang Iyo ini kerjaan tiap harinya bikin senewen orang.

Masak melipir beli martabak di ujung jalan aja pake Ducati Scrambler. Tiap weekend, hobinya kelilingin Monas buat panasin mesin mobil Porsche.

Udah gitu, pas weekdays, kerjaannya nyeruput Green Tea Latte di Starbucks sambil pelototin layar MacBook cari-cari info jadwal film terbaru.

Enggak berapa lama lagi, si Bang Iyo ini mau lamar pacarnya yang baru-baru ini dikenalnya di jejaring Path lewat iPhone 7 Plus yang dibelinya online saat enggak sengaja buka situs Alibaba.

“Gue enggak mau lama-lama zina online. Wajib dihalalin secepatnya.” Gitu alasan Bang Iyo sambil siapin pesta resepsi di lapangan bola deket kampung halaman pakde budenya.

Bener-bener bikin senewen kan? Enggak usah dilawan dengan munculin sifat iri. Masak di dunia ini cuma Bang Iyo aja yang bikin orang senewen. Kita-kita juga bisa dong.

Jadi orang tajir di usia muda bukan lagi khayalan. Jangan lagi anggap mapan secara finansial di usia dini sekadar mimpi.

mumpung masih muda
Widih bro, itu minjem apa unya sendiri hehehe (Konglomerat / Dream)

Sekarang tinggal kemauan aja gimana predikat mapan secara finansial itu bisa didapat. Sayangnya yang buat anak muda, masalah ini bikin pening.

Enggak semua orang dikaruniai kemampuan kumpulin duit sebanyak-banyaknya. Baru aja punya penghasilan pas-pasan, mana mungkin kepikiran punya tabungan dan investasi.

Enggak usah inferior gitu. Anggapan kaya di usia muda itu cuma khayalan enggak selamanya bener. Asalkan kuasai ilmunya, kaya muda di usia di bawah 30 tahun menjadi keniscayaan.

Tenang, nuntut ilmunya enggak perlu meluncur ke Padepokan Dimas Kanjeng. Cukup baca di bawah ini aja.

1.Komit buang duit ke keranjang tabungan minimal 20 persen di awal gajian

Mumpung daftar kebutuhan belum segambreng, masak sisihkan buat tabungan susah. Sekilas sepele sih, tapi ngelakoninnya butuh kemauan keras.

Jauhin kesan potong gaji sendiri buat tabungan itu penderitaan. Coba pandang jauh ke depan. Ada banyak yang bisa dilakukan di masa depan ketika tabungan udah segunung. Terserah mau dihabisin buat apa itu tabungan nantinya.

mumpung masih muda
Hayoo habis gajian jangan kalap loh! (Anak Muda / Blogspot)

2. Geser tabungan ke aset yang hidup

Nabung harus tapi itu sekadar cara aja. Lebih baik tabungan itu digeser ke aset-aset yang hidup, bukan aset yang mati.

Maksudnya aset mati itu sesuatu yang enggak bisa bikin duit beranak pinak dari waktu ke waktu. Enggak ada keuntungan finansialnya.

Kebalikannya aset mati adalah aset hidup. Itu lho aset yang bisa bikin duit terus-terusan bertambah atau nilainya enggak berkurang.

Misalnya nih beli emas. Coba deh hasil tabungan sekian bulan dikonversikan ke emas. Jadi jangka panjang bakal berasa nilainya akan naik terus.

Atau bisa juga ke instrumen investasi lain seperti reksa dana, saham, atau properti. Tinggal disesuaikan aja sama kebutuhan.

3.Perbesar pendapatan

Hidup ngandelin gaji namanya enggak kreatif. Ketika hidup hemat sudah bukan lagi solusi memperbesar kekayaan, pilihan paling rasional adalah menambah besar pendapatan.

Mumpung masih muda, tenaga masih melimpah. So, carilah pendapatan tambahan dengan kerja sampingan. Syukur-syukur kerja sampingan itu berupa bisnis yang dirintis.

mumpung masih muda
Boleh sis, mampir aja, ada size loh hehehe (Toko Fashion / Hipwee)

Pasti konsekuensinya tenaga terkuras dan gampang banget capek. Dinikmati aja semuanya sekarang. Toh, hasilnya nanti baru kelihatan dalam waktu dekat.

4. Smart spending alias jangan lihat barang dari segi harganya tapi juga long life dan kegunaan

Sering kali suka terjebak beli barang dengan harga miring tapi kegunaannya kurang penting. Parahnya lagi rentan rusak.

Misalnya aja beli barang display yang harganya miring banget. Padahal barang display kualitasnya sudah pasti kurang sempurna. Lagian juga sudah dijamah banyak orang.

Awalnya kepengen berhemat tapi kalau rusak dan kemudan putuskan beli yang lain lagi sama aja keluarin duit lebih gede.

Contoh lainnya adalah beli motor. Sejak awal diniatkan beli motor lebih pada fungsinya sebagai mobilitas. Hindari dulu beli motor buat ngecengin anak tetangga. Udah enggak mempan lagi.

5. Limitasi aktivitas buat bersenang-senang

Foya-foya enggak dilarang kok. Justru dalam banyak kasus, foya-foya itu bagus buat lepas penat dan hiburan. Cuma jangan keseringan.

Kasih limit baik dari segi frekuensi maupun pengeluarannya. Silakan aja bikin pengeluaran buat foya-foya tapi jangan sampai pengeluaran itu mengambil porsi alokasi tabungan.

mumpung masih muda
Awas kalau udah party lupa pulang (Pesta / Elmannacafeandbakery)

Lebih baik menunda dulu kesenangan. Ingat umur masih panjang. Di masa depan, pasti butuh juga kesenangan kan.

Kelima hal itu terkesan sepele. Padahal enggak gampang ngelakuinnya. Tinggal terapkan secara konsisten, maka jangan kaget kalau aset yang dimiliki ternyata bisa kalahin si Bang Iyo tadi.

 

 

Yang terkait artikel ini:

Ini Dia Trik Nabung buat yang Merasa Hidupnya Boros

10 Penyesalan yang Wajib Dihindari Mumpung Masih Muda

Manfaatin Usia Muda Buat Buka Usaha Sendiri